Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
Cara Mudah Merawat Logika
–‐————‐————————————
Sabtu, 10/1/2026 (Edisi 1615)
"Akhirnya doa Umat Islam sudah Allah kabulkan Bib!"
"Doa apa itu..?"
"Pejabat yang mempersulit orang Islam menunaikan Rukun Islam ke lima hanya untuk mendapat keuntungan pribadi telah berjumpa dengan karmanya."
"Karma apa..?"
"Tidak baca koran kau apa..?"
"Tentang mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK bukan..?"
"Itu kau tau!"
"Nebak aja karena KPK tiba-tiba menjadikan hari Jum'at sebagai hari kiamat bagi para koruptor."
"Untuk apa kawan itu merusak nama baik dirinya dan nama besar NU kalau pada akhirnya apa yang ia lakukan hanya menyisakan kehinaan saja."
"Setan hanya menjanjikan hal-hal yang manis dan indah ketika menggoda iman seseorang Bang. Setelah Gus Yaqut terhina mereka tertawa menang."
"Hal apa yang menjadi catatan pribadi kau dari kasus korupsi kuota haji itu?"
"KPK kembali mengingatkan aku pada penggalan bait lagu Melayu Deli yang dulu paling digemari oleh almarhum Abahku!"
"Lagu apa itu? Tanjung Katung bukan..?"
"Jenaka sekali kata-katanya sejenaka kinerja KPK edisi terakhi ini!"
"Coba nyanyikan aku mau dengar apanya yang jenaka..?"
…..tunang-tunang saja
…..kapan pula kawainnya..?
“Hubungan dengan KPK apa..?”
….”tersangka-tersangka saja
…..kapan pula ditahannya..?
“Oo. Tapi yang aku baca di koran-koran KPK berjanji akan segera menahannya. Entah kapan itu wallahu alam!”
“Maka itu kubilang sama dengan bait lagu Melayu Deli tadi, janji-janji saja. Berapa banyak sudah koruptor yang ditetapkan sebagai tersang tapi hanya untuk koleksi supaya dianggap ada yang ditindak.”
“Benar juga kata kata kau, percuma jadi tersangka kalau tanpa penahanan. Semua orang siap menjadi koruptor asal tidak ditahan!”
“Mereka lupa kalau kebijakan itu sama saja membiarkan fitnah berkembang di masyarakat.”
“Fitnah apa..?”
“Orang-orang di luar sana curiga para koruptor itu sengaja tidak ditahan karena dijadikan ATM dulu.”
“Kalau itu aku juga sering mendengarnya. Mungkin tidak mereka bercontoh pada Polisi..?”
“Contoh apa..?”
“Walau sudah menyandang status tersangka dari kapan-kapan namun sampai saat ini Polisi belum juga menahan Roy Suryo cs. Apa biar mereka minta maaf seperti Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis..?”
“Kalau itu tidak tahu aku. Yang pasti korupsi merupakan kejahatan yang bisa menghancurkan sebuah negara. Mestinya mereka dihukum mati, bukan malah dibiarkan bebas menikmati hasil kejahatannya dengan hanya diberi lebel tersangka doang..!”
🙏Heri Iskandar
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





