Dengarkan Artikel
Oleh Ansariah S.Pd,
Guru SDN 3 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh
Jalan kenanganku selalu berbau Basah,bahkan di musim kemarau
bukan karena air hujan ,melainkan karena setiap hari melangkah
Sepatu yang hitam pudar milikku,
sepatu itu sudah kumal
bagian solnya hampir terlepas
dan ikatan sepatu selalu kusut,
namun ia adalah saksi bisu
jejak sepatu adalah cetakan di tanah liat yang hangat menandakan langkah kaki yang tergesa,
tepian sedikit retak seperti kue kering yang baru dipanggang
karena sembaban tanah mulai menguap
pola soal karet bercetak jelas menunjukkan jenis sepatu hiling yang kasar,
bukan sepatu lari ringkas kecil yang sudah rusak
📚 Artikel Terkait
seolah olah menempel dirinya pada pergerakan
jejak itu tidak sendirian ia adalah bagian rangkaian langkah yang tak terputus di setiap hari
tiba tiba di balik semak terluka juga membeku
entah itu perlarian atau bukan
pagi pagi sepatu membawaku pergi
bukan mengejar waktu melainkan mengejar impian
namun tak putus asa
kini telah belasan tahun aku mengabdi
aku tidak melihat jejak kaki ayamku
tapi aku bisa merasakan jejaknya dulu hatiku
setiap langkah kuambil terus melangkah diatas debu
tawa yang pecah
tangisan yang meninggal impian
rahasia terucap saat ujan,
jejak sepatuku tidak terletak di tanah
tapi tertanam dalam ingatan
ia adalah peta menuju rumah impian yang belum tercapai
jujur diriku,besar harapanku…
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






