POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Branding Halu-Halu,  Cara Naik Kelas dan Pencucian Nama

RedaksiOleh Redaksi
October 4, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Novita Sari Yahya

Di negeri Konoha , cara tercepat untuk naik kelas, bukan lewat prestasi, apalagi kerja keras, melainkan lewat panggung pencitraan. Caranya sederhana: beli sponsor, panggil media, dan pastikan ada kamera yang merekam. Tidak peduli isi pidato ngawur, yang penting ada momen: jalan di sawah, naik perahu waktu banjir, atau pura-pura panen padi. Semua demi headline: “Pejabat dekat dengan rakyat.”

Setelah masa jabatan lewat, bau busuk biasanya terbongkar. Dari skandal proyek mangkrak, mark-up anggaran, sampai urusan “kebetulan” rekening tambun hasil rampokan. Itulah ironinya: pencitraan yang awalnya wangi kamera, berakhir amis berita.

Yang lebih lucu, teknik branding halu-halu ini menular ke dunia pageant. Gelar “empowerment” bisa dipakai siapa saja—asal ada sponsor, buzzer, dan dana segar. Bahkan ada yang menyandang gelar miss-miss an lalu terungkap di media justru dikenal sebagai PSK berkelas. Akhirnya gelar pun dicopot, publik ternganga, dan yayasan yang katanya membawa nama Indonesia ke panggung internasional malah dipertanyakan kredibilitasnya.

Fenomena buzzer pageant ini tidak kalah heboh dengan buzzer politik. Ada yang rela mati-matian memoles kandidat tak layak demi sorotan portal pecinta pageant. Semuanya penuh transaksi, lengkap dengan bumbu gosip ala emak-emak kompleks. Standar kriteria? Ah, itu nomor sekian. Yang penting ada branding, meski panggung jadi tempat cuci dosa.

📚 Artikel Terkait

HABA Si PATok

Teungku Abdurrahman Meunasah Meucap: Ulama Pendiri Madrasah Al-Muslim Peusangan.

Pustakawan Cilik

Framing Politik Penetapan Separatis Teroris di Papua oleh Pemerintah Sejak 2021: Antara Konflik, Ideologi, dan Keamanan Nasional (1)

Maka tak heran, muncul pertanyaan: “Apakah Indonesia diwakili ani-ani atau simpanan?” Persaingannya makin seru, sesama ani-ani berebut spotlight internasional. Padahal representasi bangsa mestinya bukan sekadar “hello girls smart” yang penuh tempelan brosur motivasi, melainkan pribadi yang benar-benar bersih. Bersih dari jual diri, pesta miras, dan pergaulan bebas.

Di negeri Konoha, branding halu-halu memang jadi tiket naik kelas instan. Tapi satu hal yang tak bisa dipoles oleh kamera: reputasi. Kamera bisa bohong, tapi rekam jejak pasti ada bekasnya.

Novita Sari Yahya

National Director Indonesia 2023-2024.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

KONFERENSI SPIRITUAL

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00