Dengarkan Artikel
Oleh : Hanif Arsyad
Al-Fatihah…
surah pembuka Kalam-Mu,
aku lantunkan di atas tanah negeri ini,
yang hijau oleh subur,
namun kering oleh nurani.
Tongkat kayu pun mampu bertunas,
air mengalir dari pegunungan,
sawah dan laut jadi anugerah,
tapi mengapa ketidakadilan ikut tumbuh,
lebih cepat dari padi yang kami tanam?
Korupsi menjelma bak jamur
di musim hujan,
hukum hanya tajam ke bawah,
tumpul ke atas,
seperti pedang yang kehilangan cahaya.
Al-Fatihah…
kubaca sebagai doa,
📚 Artikel Terkait
bukan hanya untuk ruh para syuhada,
tapi juga untuk negeri yang terluka,
agar Engkau, Ya Rabb,
menyembuhkan dengan rahmat-Mu.
Di setiap ayat-Mu,
ada obat bagi luka bangsa,
ada cahaya bagi gelap hati,
ada jalan lurus yang kami minta,
tapi sering kami abaikan.
Al-Fatihah untuk negeri,
semoga Engkau tuntun langkah kami,
menjadi umat yang amanah,
pemimpin yang jujur,
dan rakyat yang tidak lalai.
Al-Fatihah…
doa yang menyatukan lidah,
meski hati kami sering tercerai-berai.
Ya Rabb,
buka pintu rahmat-Mu bagi tanah air ini,
sebelum ia karam dalam dosa,
dan sebelum kami lupa jalan pulang
kepada-Mu.
KKJ,18/08.2025
By: HanifArsyad
Salam Merdeka, Dirgahayu Indonesia ke 80 tahun
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






