POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sepenggal Kenangan Di Bulan September

RedaksiOleh Redaksi
August 13, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Silvia

Siswa SMA Negeri 1 Bireun, Aceh

Kulangkahkan kaki, menyusuri setapak basah kenangan, yang tak pernah pupus dalam ingatan. Kenangan yang tetap abadi, terbongkar rapi di relung jiwa. Meski terkadang aku masih tergugu dalam nyeri. 

Kala itu, hari Senin pagi pukul  7.30 tepatnya pada tanggal 21 September 2022,aku kehilangan seorang sosok yang begitu berarti dalam hidupku. Sosok itu adalah kakak kandung ibuku, yang kupanggil dengan sebutan Uwa. 

Uwaku begitu menyayangi, mengasihi dan memanjakanku. Aku diperlakuukan layaknya seperti anak sendiri. Dari mulai Taman Kanak-Kanak (TK) hingga aku duduk di bangku SMP Kelas dua (2). Uwakulah yang membiayai sekolahku dan memfasilitasi semua kebutuhanku. 

📚 Artikel Terkait

Diperlukan BRR Baru Untuk Aceh,Sumut dan Sumbar

Prahara Rumah Tangga Akibat Putusan MK

Bangsa yang Jangan Sampai Ketiduran

Memimpin Bangsa dan Pendidikan Yang Tertinggal

Namun, sungguh aku tak pernah menyangka, Uwaku pergi tanpa isyarat. Menyisakan luka yang nyata. Kucoba untuk memendam sebak (sesak) di dada, tapi aku tak kuasa melawan takdir Sang Pencipta semesta. Seketika aku linang, menggenggam jemarinya yang tak bisa lagi bergerak. Dan kupandangi jasadnya yang terbujur kaku, diam, tanpa kata. 

Kepergiannya terlalu cepat, di saat aku masih membutuhkan bimbingan, perhatian dan nasihatnya. Terpaku aku dalam diam, seakan tak percaya. Rasanya separuh jiwaku sirna. Seperti ranting yang rapuh dan patah. 

Awan menggantung hitam di cakrawala. Seiring gerimis turun perlahan. Seakan turut merasakan, duka sekeping hatiku yang lara. Dengan deraian air mata, kuantar kepergiannya ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Rinai hujan semakin deras. Satu persatu orang orang mulai meninggalkan pemakaman. Tapi aku, ibuku dan keluarga lainya seakan enggan untuk beranjak. 

Aku masih tetap terpaku menatap gundukan tanah kuning yang mulai basah di guyur hujan. Hingga pada akhirnya aku pun memilih untuk pergi dan meninggalkan pemakaman. 

Uwa, engkau adalah larik jingga yang selalu ingin kulukis, ke dalam sisa hidupku. Kulepas engkau dengan ikhlas. Tidurlah dengan damai di sana.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Success: Yours to Define

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00