Sepenggal Kenangan Di Bulan September

Sepenggal Kenangan Di Bulan September - 2025 08 13 12 05 22 | Artikel | Potret Online
Ilustrasi: Sepenggal Kenangan Di Bulan September

Oleh Silvia

Siswa SMA Negeri 1 Bireun, Aceh

Kulangkahkan kaki, menyusuri setapak basah kenangan, yang tak pernah pupus dalam ingatan. Kenangan yang tetap abadi, terbongkar rapi di relung jiwa. Meski terkadang aku masih tergugu dalam nyeri. 

Kala itu, hari Senin pagi pukul  7.30 tepatnya pada tanggal 21 September 2022,aku kehilangan seorang sosok yang begitu berarti dalam hidupku. Sosok itu adalah kakak kandung ibuku, yang kupanggil dengan sebutan Uwa. 

Uwaku begitu menyayangi, mengasihi dan memanjakanku. Aku diperlakuukan layaknya seperti anak sendiri. Dari mulai Taman Kanak-Kanak (TK) hingga aku duduk di bangku SMP Kelas dua (2). Uwakulah yang membiayai sekolahku dan memfasilitasi semua kebutuhanku. 

Namun, sungguh aku tak pernah menyangka, Uwaku pergi tanpa isyarat. Menyisakan luka yang nyata. Kucoba untuk memendam sebak (sesak) di dada, tapi aku tak kuasa melawan takdir Sang Pencipta semesta. Seketika aku linang, menggenggam jemarinya yang tak bisa lagi bergerak. Dan kupandangi jasadnya yang terbujur kaku, diam, tanpa kata. 

Kepergiannya terlalu cepat, di saat aku masih membutuhkan bimbingan, perhatian dan nasihatnya. Terpaku aku dalam diam, seakan tak percaya. Rasanya separuh jiwaku sirna. Seperti ranting yang rapuh dan patah. 

Awan menggantung hitam di cakrawala. Seiring gerimis turun perlahan. Seakan turut merasakan, duka sekeping hatiku yang lara. Dengan deraian air mata, kuantar kepergiannya ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Rinai hujan semakin deras. Satu persatu orang orang mulai meninggalkan pemakaman. Tapi aku, ibuku dan keluarga lainya seakan enggan untuk beranjak. 

Aku masih tetap terpaku menatap gundukan tanah kuning yang mulai basah di guyur hujan. Hingga pada akhirnya aku pun memilih untuk pergi dan meninggalkan pemakaman. 

Uwa, engkau adalah larik jingga yang selalu ingin kulukis, ke dalam sisa hidupku. Kulepas engkau dengan ikhlas. Tidurlah dengan damai di sana.

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.