• Latest

Fenomena One Piece Simbol Perlawanan

Agustus 9, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Fenomena One Piece Simbol Perlawanan

Taufiq Abdul Rahim by Taufiq Abdul Rahim
Agustus 9, 2025
in Artikel, Politik Dinasti
Reading Time: 4 mins read
0

Ilustrasi

593
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dr. Taufiq Abdul Rahim

Perkembangan kreativitas dan olah pikir rakyat atau masyarakat semakin hebat, menggila serta menjadi-jadi, ini dikarenakan seluruh saluran pendapat, aktivitas serta kreasi yang tersumbat, seringkali diterjemahkan dengan  tidak menghargai antar kehidupan manusia. 

Hak yang paling mendasar dalam kehidupan manusia adalah, penghargaan terhadap hak azasi manusia, maka dalam kehidupan manusia merdeka sesungguhnya mengharapkan taraf kehidupan yang lebih baik, berkembang, meningkat, adil, makmur serta sejahtera dengan memenuhi seluruh kebutuhan dasar hidupnya yang minimal tercukupi.

Dalam kehidupan kemerdekaan, secara hakiki adanya kebebasan berpendapat, beropini, menyampaikan hasrat serta keinginan hidupnya tanpa adanya diskriminasi dan terlepas dari rasa ketidakadilan dalam kehidupan. Konon dalam bingkai negara merdeka menjelang 80 tahun masih tidak ideal serta realistis sesuia dengan cita-cita kemerdekaan. 

Dimana semestinya menghargai kemerdekaan, serta cita-cita kemerdekaan dari penjajahan, memiliki landasan pembukaan pada alinea pertama UUD 1945 dinilai sangat filosofis adalah; “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” 

Sehingga hal ini sangat jelas pada alinea ini menegaskan hakikat kemerdekaan sebagai hak segala bangsa dan menolak segala bentuk penjajahan. 

Namun demikian, kecerdasan masyarakat atau rakyat tidak mungkin diingkari dalam suasana perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, keinginan negara untuk mengelaborasikan kreativitas rakyat untuk ikut serta merayakan kemerdekaan bangsanya. Sehingga menjelang satu bulan menuju bulan kemerdekaan, yaitu Agustus 2025 beredar fenomena baru dimulai dari para supir truk angkutan barang dan jasa, mengibarkan bendera “One Piece” ini sebagai simbol perlawanan dan perjuangan terhadap hak-hak hidup mereka yang selama ini tidak adil, tidak merdeka serta tidak merasakan nikmatnya kemerdekaan. 

Meskipun dipaksakan untuk fenomena ini berhenti, ternyata karena kesadaran kemerdekaan yang tidak dirasakan rakyat, menjadikannnya semakin meluas dan dipergunakan serta berkembang sebagai kreativitas baru. Ini bukan saja perkembangan berfikir, namun dikembangkan dalam kreativitas seni yang beredar luas dalam berbagai bentuk bendera “One Piece” warna hitam dengan laki-laki memakai topi jerami ikat pita merah.

Hal ini semua berangkat dari simbol perlawanan bajak laut, dalam film animasi yang sejak tahun 1997. Secara realitas film animasi berseri ini sangat diminati sampai ke seantero dunia dengan, 1.100 lebih episode animasi serial ini. Akan tetapi kontribusinya aksinya di Arc Pulau Wano sudah cukup untuk mendapatkan rasa hormat dan pemujaan dari semua penggemar, menampilkan gaya animasi baru. Jauh lebih gesit, dan segar untuk seri yang mengikuti Monkey D. Luffy dan kru Topi Jeraminya, juga dalam perjalanan mereka untuk menjadi Raja Bajak Laut dengan menemukan harta karun paling terkenal di dunia, One Piece. 

Dalam serial yang berjalan lama seperti itu, penggemar di seluruh dunia telah mengakui sutradara muda Megumi Ishitani yang kreatif sebagai salah satu pendorong utama kesuksesan baru animasi tersebut.

Dalam serial film animasi tersebut, ceritanya mengisahkan petualangan Monkey D. Luffy, seorang anak laki-laki yang memiliki kemampuan tubuh elastis seperti karet setelah memakan “Buah Iblis” secara tidak disengaja. 

Selanjutnya Luffy bersama kru bajak lautnya, yang dinamakan “Bajak Laut Topi Jerami”, berpetualang serta menjelajahi Grand Line untuk mencari harta karun terbesar di dunia yang dikenal sebagai “One Piece” dalam rangka untuk menjadi Raja Bajak Laut yang berikutnya. Dengan ciri khas topi jerami, manusia karet, Luffy memiliki cita-cita menjadi“Raja Bajak Laut” setelah bertemu dengan Shanks Si RambutMerah yang singgah di pulau kelahirannya, Fusha. 

Karena topi jerami yang menjadi ciri khasnya adalah pemberian dari Shanks dan dia berjanji akan memberikan topi itu kembali kepadanya saat mereka bertemu kembali. Kemudian Luffy adalah pemakan buah iblis, sehingga ia menjadi manusia elastis seperti karet. Karena kemampuan ini membuat tubuhnya memiliki atribut yang sama dengan karet, seperti melar, peredam listrik, dan lain sebagainya. 

Hal ini menjadi ciri khas bertarungnya adalah menyerang dengan memanjangkan bagian tubuhnya sebagai kekuatan perlawana serta perjuangan hidupnya. 

Sehingga ilustrasi perjuangan rakyat yang berat di tengah ketidakpastian kehidupan bangsa Indonesia yang serba sulit dan tertekan, jika dapat disebut terjajah dalam negeranya sendiri. 

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026

Dengan tanpa sungkan dilakukan oleh para elite pemimpin negara, oligarki serta serta para pejabat Kabinet Negara Republik Indonesia, Merah Putih, atau para eksekutif, legislatif dan yudikatif (trias politica) yang berkuasa. Kemudian kebijakan politik dan ekonomi yang semakin menekan serta memberatkan seperti pengenaan pajak, janji-janji manis serba gratis yang tak kunjung nyata, kemiskinan yang meningkat sekitar 197 juta jiwa lebih, pengangguran terbuka yang meningkat dari janji politik menyediakan 19 juta lapangan kerja, data kependudukan dikuasai Amerika Serikat sebagai kompensasi impor perdagagan barang dan jasa. 

Kemudian ketidakadilan ekonomi, politik, hukum, sosial-budaya serta berbagai dimensi kehidupan yang semakin menjerat rakyat Indonesia, maka lengkaplah sudah kehidupan realitas semakin terjajah, semuanya untuk kepentingan elite politik, penguasa, partai politik dan koneksi keluarga serta kerabat, juga untuk membayar para buzzer dan pendukunghorenya. 

Dengan demikian, semua usaha serta upaya rakyat untuk memperbaiki hidupnya diserap, disedot, dinikmati serta dikuasai untuk kepentingan elite pejabat pemangku kekuasaan negara. Sementara itu, rakyat hidup dalam kesengasaraan, tertindas di negara sendiri, terdiskriminasi, terjajah, terzhalimi dengan berbagai kebijakan ekonomi-politik, hukum, politik, sosial-budaya dan lainnya. 

ADVERTISEMENT

Maka melakukan perlawanan dengan coba berkreasi untuk tidak menggunakan cara anarkhis serta menggunakan senjata. Karena hal ini dapat saja dikenakan yurisprudensi “makar”, sehingga negara dengan kekuasaan yang dimilikinya akan langsung memberikan stigma “makar atau pemberontak”. 

Dengan itu, dapat saja diselesaikan dengan cara sendiri yaitu, “tembak di tempat”.Maka perlawanan serta perjuangan paling terhormat, elegan, cerdas, intelektual adalah, mengibarkan bendera “One Piece” sebagai simbol perlawanan serta perjuangan terinspirasi dari film animasi Jepang yang cukup popular abad ke-20. Semoga….  

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 337x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 298x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 248x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 238x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare237Tweet148
Taufiq Abdul Rahim

Taufiq Abdul Rahim

Dosen FE Universitas Muhammadiyah Aceh dan Peneliti Senior PERC-Aceh

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

Yang Berhasil Dijalani, Tak Pernah ia Rencanakan

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com