POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Edukasi

Krisis Nalar ?

Redaksi by Redaksi
Juni 30, 2022
in Edukasi, Literasi
0

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Krisis Nalar ? - D26F44F7 1D0C 4026 A94B 543F255A249A | Edukasi | Potret Online
Baca Juga
Bedah buku
DPKA Bedah Buku Prof. Hasbi Amiruddin: Tengku Daud Zamzani Ulama Karismatik dan Visioner
07 Agu 2022

“Opo maneh iki…” pasti itulah komen suheng saya almukarom al Hajj Losuhu Satria Dharma ketika membaca judul posting ini. Dan itu wajar, karena beliau sudah kelamaan siu lian dan hanya membaca Liam Keng di Lian Bu Thia, tidak ikuti geger dunia kang ouw.

Sesudah haqqul yaqin perkara rendahnya kompetensi numerasi murid (tentu karena gurunya) melalui TOT Tastaka guru SD/MI di 30 lebih Kab/Kota dan “sentra” Ponpes, kami memulai TOT Tastaba di DKI dan Rembang dan tak lama lagi di seluruh Kabupaten Muara Enim dengan sponsor PTBA Tbk. Akhirnya bermunculan testimoni para guru SD/MI sampai dengan SLTA rendahnya kemampuan membaca murid-murid mereka.

Krisis Nalar ? - BF7872B6 2C35 4C6D 94DA 5A00362A8F2C | Edukasi | Potret Online
Baca Juga
Artikel
JEBAKAN DISINTEGRASI
17 Apr 2022

Kami menjalankan Gernas Tastaba (Pemberantasan Buta Membaca) awalnya karena gundah gulana dengan kondisi “Functionally Illiterate” atau Buta Huruf Fungsional atau mampu membaca, namun tak memahami arti yang dibaca, sehingga kemampuan membacanya tidak berfungsi. Alamak ternyata, membacapun sebagian dari mereka tak mampu.

Saya langsung “kebelet ngising”, maaf, itu kondisi psikologis ketika saya cemas. “Lha laopo cemas dan sampek apene ngising sembarang…” itu pasti respon Suheng Locianpwe Satria, jika saya juga wadul. “Anak bukan, bojo opo maneh, ponakan ? Tetangga ? Putu ?…. semua juga bukan”. Itu mesti penekanan beliau dewa “setengah manusia” titisan Bu Kek Sian Su itu jika saya ngroweng terus.

Krisis Nalar ? - 99F88CCB 7987 430A 8115 BA42F83B56BD | Edukasi | Potret Online
Baca Juga
BIngkai Remaja
Tetap Jaga 3M Meski New Normal
03 Okt 2022

Lha bijimane suheng. 27 bayi lahir dari 100 kelahiran jelas KUNTHET, bukan hanya bodinya tetapi uteke yo melok kunthet atau bahasa krupuke “Bantat” yo wis emploken. Lantas sisanya yg 78 itu ndak diajari mikir (bernalar-bhs keren) dan yg mampu cuma 2 dari 10. Artinya, hanya kurleb 16 murid dari 100 murid yg nantinya menjadi lelaki/perempuan dewasa dari 100 kelahiran yg bisa mikir. Sisanya “ndlahom bin ngowoh”. Opo suheng ndak “kebelet ngising” ?

Bayangkan yang 16 % itu setengahnya mengabdi sebagai warga dunia, nggak mikiri Indonesia. Sisa 8 % dibagi ke perusahaan swasta bergaji besar, menjadi dosen, rektor, Menteri, Staf khusus, Dirjen dan ibu Rumah Tangga elit. Lantas, bagaimana nasib KAYPANG kita. Punahlah Ilmu Tongkat Pemukul Anjing kita Suheng…. karena nggak kebagian yang 16 % itu.

Jadi, ayo suheng keluar dari Lian Bu Thia, mulai lagi obrak abrik para Thaikam yang nggak bener itu dan kita “kebelet ngising” bersama. Ojok tencrem yo… ayahab iku.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Krisis Nalar ? - smasung | Edukasi | Potret Online

Prewel Ltd, Komunitas yang Masih Setia dengan Sepeda Ontel

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah