• Latest
Semakin Islamiyahkah Kita atau Semakin Jahiliyahkah?

Semakin Islamiyahkah Kita atau Semakin Jahiliyahkah?

Agustus 9, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Semakin Islamiyahkah Kita atau Semakin Jahiliyahkah?

Redaksiby Redaksi
Agustus 9, 2025
Reading Time: 3 mins read
Semakin Islamiyahkah Kita atau Semakin Jahiliyahkah?
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: Zulkifli, S.Pd.I, M.Pd (Joel Buloh)

Kita sebagai manusia memiliki peran penting dalam kehidupan di dunia ini, karena kita sebagai satu-satunya makhluk yang Allah ciptakan yang memiliki akal dan nafsu.

Akal merupakan filter yang memfilter setiap hasrat nafsu yang muncul dalam qalbu, apakah hasrat itu baik menurut agama atau pun tidak, sehingga hasrat-hasrat itu kita aplikasikan dalam kehidupan yang bersifat bermanfaat bagi diri, orang lain dan lingkungan.

Akal yang sedikit eror tidak akan mampu membedakan mana yang bermanfaat atau yang mengganggu, sehingga kadang realita jauh api dari panggang, di mulut mengatakan bersyariat dan sebagai Islam sejati, tapi di perbuatan mengabaikan syariat dan seolah jauh dari tatanan Islam.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Dalam suatu hadits, Rasulullah Saw bersabda: “orang muslim adalah orang-orang yang selamat orang lain dari perkataan dan perbuatannya dan orang hijrah adalah orang yang meninggalkan larangan Allah”.

Jadi Islam menuntun kita menjadi muslim yang sejati dan sempurna, yaitu muslim yang tidak pernah menyakiti dan mengganggu orang lain, baik dengan perkataan atau perbuatan.

Allah Ciptakan Siang dan Malam Penuh Hikmah

Dalam menjalani kehidupan ini, manusia berada dalam dua kondisi alam yang telah Allah siapkan, yaitu waktu siang dan waktu malam.

Waktu siang dipergunakan untuk beraktifitas dan waktu malam untuk beristirahat.

“Berkat rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang agar kamu beristirahat pada malam hari, agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari), dan agar kamu bersyukur kepada-Nya”, (Q. S Al Qashash: 73).

Bekerjalah pada siang hari semaksimal mungkin, tentunya jangan pernah meninggalkan ibadah dan beristirahatlah pada malam hari agar dapat menyempurnakan kenikmatan yang telah Allah berikan.

Ayat di atas juga dapat difahami bahwa manusia wajib memberikan hak manusia lain pada waktu hari untuk beraktifitas dan pada malam hari untuk beristirahat.

Jangan pernah membuat kegiatan melalui lisan atau pekerjaan kita yang mengganggu waktu istirahat orang lain.

Berpijak dari kacamata Fiqih, mengganggu atau merenggut hak orang lain adalah dosa, karena setiap manusia memiliki kewajiban kepada orang lain dan orang lain pun memiiliki hak.

Muslim berkewajiban menunaikan hak kepada muslim lain, dan ini berlaku dalam setiap aspek kehidupan. Tetangga dan bermasyarakat juga mempunyai kewajiban yang harus ditunaikan kepada tetangga dan masyarakat lain.

Bila waktu malam yang telah Allah siapkan tidak dipergunakan untuk istirahat, sah-sah saja, tapi jangan sampai kegiatan yang kita lakukan dapat mengganggu orang yang sedang beristirahat.

Jangan mengeluarkan suara-suara bising atau perbuatan yang mengganggu kenyamanan dan kenikmatan waktu istirahat setiap orang.

Setiap kita, hidup di dunia ini adalah untuk mencari ridha Allah Swt, karena dengan keridhaan Nya lah kita mendapat tempat yang layak kelak, yaitu surga.

Hal yang ditakuti adalah ketika lidah dan perbuatan kita mengganggu kenyamanan orang lain dapat terhalang ridha Allah Swt kepada kita.

ADVERTISEMENT

Selalu berlaku baik, selalu bermanfaat kepada orang lain, jangan pernah berbuat dhalim dan maksiat, karena kita tidak tau kebaikan mana yang lebih Allah ridha walau sedikit dan kemaksiatan mana yang lebih Allah murkai walau kita anggap sepele.

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”, (QS Ani-Nisa : 36).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 334x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 250x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Ide Untuk Bermimpi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com