• Latest
Rindu (Tanpa) Perang di Aceh

Rindu (Tanpa) Perang di Aceh

Juli 25, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Rindu (Tanpa) Perang di Aceh

Rivaldiby Rivaldi
Juli 25, 2025
in Artikel
Reading Time: 2 mins read
Rindu (Tanpa) Perang di Aceh
591
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rivaldi

Rindu itu aneh. Ia bisa hadir pada hal yang seharusnya tidak patut dirindukan. Di ujung barat Indonesia, tepatnya di provinsi Nanggroe Aceh Darusallam, kadang-kadang, rindu itu datang pada perang. Bukan karena senapan, bukan karena darah, bukan karena desing peluru yang menyayat pagi dan tak bertuan. Tapi karena dalam sebuah perang, Aceh berdiri tegak. Ada keberanian, ada solidaritas, ada harga diri. Sesuatu yang mulai pudar di masa damai.

Hari ini, tak ada lagi suara tembakan tak bertuan, Tak ada patroli malam, Tak ada tapol yang digiring ke sel tanpa sidang. Tapi justru di tengah damai, kita kehilangan arah. Kita damai, tapi kehilangan keberanian. Kita damai, tapi tak lagi lantang. Kita damai, tapi diam ketika tanah dirampas, laut dikeruk, dan suara rakyat dikubur oleh proyek.

Di masa perang, musuh jelas. Di masa damai, musuh menyamar, hingga membuat kita hari ini, tak tau lagi yang mana musuh dan yang mana lagi kawan. Ia bisa datang dalam bentuk investor, politisi, atau bahkan sesama anak bangsa yang menjual Aceh demi kekuasaan dan kursi. Maka wajar jika ada yang diam-diam rindu perang. Bukan karena ingin konflik, tapi karena di masa perang, ada nyali dan ada semangat untuk melawan.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 30, 2026

Namun rindu perang bukanlah sebuah solusi. Kita harus belajar merindukan damai yang bermartabat. Damai yang tidak sekadar absen tembakan, tapi hadirnya sebuah keadilan. Damai yang membuat anak-anak Aceh bisa sekolah tanpa takut lapar, bisa bermimpi tanpa takut mimpi itu tidak bisa tergapai karna segala macam ketimpangan yang ada di Aceh. Damai yang membuat rakyat bisa bersuara tanpa diintimidasi. Damai yang menegakkan isi MoU, bukan memanipulasinya demi segelintir elite.

Rindu itu boleh. Tapi (jangan) rindu perang. Rindulah pada semangatnya: semangat perlawanan, keberanian, dan solidaritas. Lalu wujudkan semua itu dalam damai. Karena Aceh (tak) butuh peluru untuk bangkit. Aceh hanya butuh kejujuran, keberanian, dan rakyat yang tak lagi mau diam.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Tinjau Ulang Menelaah Tulisan Latin Tegak Berdiri Atas Karya Peserta Lomba

Tinjau Ulang Menelaah Tulisan Latin Tegak Berdiri Atas Karya Peserta Lomba

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com