POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Catatan Seorang Guru Bakti untuk Mas Menteri

RedaksiOleh Redaksi
July 5, 2025
Menembus Sunyi, Menyalakan Cita
šŸ”Š

Dengarkan Artikel

Oleh RAHAYULISNA, S. Pd

Guru SD NEGERI 11 BANDAR BARU, Pidie Jaya, Aceh

Saya mengajar di sebuah desa, jauh di balik bukit. Jauh dari keramaian . Saya adalah seorang guru bakti—julukan yang disematkan pada kami yang mengabdi dengan tulus, pahlawan tanpa pamrih, meski digaji tak seberapa. Setiap pagi, saya menyalakan motor tua says yang mesinnya sering terbatuk, lalu menempuh jalan pegunungan yang tidak rata.

Di tengah perjalanan, saya sering bertanya dalam hati:”Masih kuat sampai kapan?” Bukan hanya tubuh saya yang lelah, tapi juga harapan saya juga. Karena bertahun-tahun menjadi guru bakti,  saya seperti hidup dalam ruang tunggu yang tak pernah ada panggilan, tak ada honor tetap. 

Kadang sebulan, kadang dua bulan baru datang. Dan jika datang pun, tak jarang hanya cukup untuk membeli minyak motor.  Namun saya bertahan dan tetap pergi mengajar. Bukan karena tak punya pilihan, tetapi karena yang saya hadapi setiap hari bukan angka-angka,tapi wajah-wajah kecil yang penuh harapan. 

Anak-anak yang masih percaya bahwa sekolah bisa mengubah masa depan mereka dan saya ingin menjadi bagian dari jalan menuju masa depan mereka.

šŸ“š Artikel Terkait

Puisi Nurdin F. Joes : Hujan dan Air Mata

Aspirasi Para Bunda Indonesia Dapat Menjadi Pusat Pengendali Sekaligus Pemberi Arah Bersatunya Gerakan Perlawanan Budaya Bersama di Indonesia

Tsunami 2004: Mengenang Tragedi, Meniti Masa Depan

Passive Income Bukan Hanya ā€œMilikā€ MLM

Satu hal yang selalu menjadi mimpi bagi saya adalah PPG(Pendidikan Profesi Guru). Di situ ada harapan untuk diakui sebagai pendidik sejati dan mendapatkan tunjangan. Tapi dari tahun ke tahun, nama kami para guru bakti seperti tak pernah dianggap. 

Syaratnya terlalu banyak, aksesnya terlalu jauh, dan peluangnya begitu sempit. Karena lebih diutamakan untuk PNS. Namun semua itu berubah di tahun 2024. Di tengah lesunya harapan, tiba-tiba saya menerima kabar baik dan kali ini bukan sekadar angin lalu. PPG dibuka kembali dengan kebijakan baru. Tidak serumit dulu. Tidak seberat dulu. Dan untuk pertama kalinya, guru bakti seperti saya dipanggil juga dan semua biayanya gratis. Kesempatan itu datang dengan wajah baru berkat kebijakan dari Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan saat itu.

Air mata bahagia tak terasa mengalir di pipi saat melihat di aplikasi PMM saya menjadi salah satu peserta PPGnya. Dan semua kegiatannya PPG dilakukan secara daring selama kurang lebih 3 bulan. Sehingga saya tidak perlu meninggalkan keluarga untuk mengikuti kegiatan PPG ini. Saya mengikuti semua prosesnya. Memang tidak mudah, saya belajar di malam hari, menyelesaikan tugas di sela waktu mengajar, dan tetap hadir untuk murid-murid saya setiap pagi. 

Tapi di setiap langkah, semangat saya tumbuh. Karena saya tahu, kali ini perjuangan saya tidak akan berakhir sia-sia dan sertifikasi menanti di depan mata. 

Dan benar. Di akhir perjuangan itu, Saya menerima kabar kelulusan. Sertifikat pendidik itu kini ada di tangan saya. Bukan hanya selembar kertas. Tapi sebuah pengakuan yang selama ini hanya bisa saya lihat dari jauh. Bukti bahwa perjuangan saya selama ini tidak sia-sia.

Mas Menteri, terima kasih. Engkau mungkin tak sempat bertemu kami satu per satu. Tapi kebijakanmu menyentuh kami sampai ke desa-desa yang tak pernah masuk peta. Di akhir masa baktimu, engkau membuka pintu besar bagi ribuan guru yang selama ini diam-diam mengabdi

šŸ”„ 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
šŸ“
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
What is Scholasticide?

Public Statement on the Destruction of theĀ ā€œJeju Treeā€Ā in Banda Aceh

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

Ā© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ā© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00