Dengarkan Artikel
Oleh : Ansariah,S.Pd
Guru SDN 3 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh
Hari itu berbeda dari hari biasanya. Hari itu merupakan salah satu hari yang kami tunggu-tunggu hari di mana 100 hari mertuaku. Kami mengadakan khanduri di rumah dan semua berjalan dengan lancar tanpa kendala bahagia rasanya bisa melakukan itu untuk orang tuaku.
Namun tak dapat dipungkiri rasa lelah menyelimutiku kuputuskan untuk merebahkan badan di kamar mungilku ini untuk menghilangkan rasa lelahku, baru saja kupejamkan mataku terdengar suara deringan handphon dari sudut ruang itu yang tembus di telingaku. Dalam hatiku berkata “Oh tuhan siapa lagi …..itu, kaki cukup lelah untuk melangkah… namun,” sudahlah aku tetap putuskan bangun dari tempat rebahanku untuk menjawab panggilan itu. Ternyata, ternyata kepala sekolahku menelpon dengan rasa penasaran. Aku langsung bertanya mengapa menelpon saya. Beliau langsung memberitahu untuk dapat mengikuti Kegiatan Bedah Buku di perpustakaan Pidie Jaya.
Alhamdulillah ..Dengan senang hati saya mengiakan permitaan beliau, karena ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi saya untuk menambah ilmu dan pengalaman dalam hidup.
📚 Artikel Terkait
Paginya matahari begitu garang menyambut hariku, perjalananku mulai dari Glp Tiga menuju ke Pidie jaya, sekitar 40 menit perjalanannya, harus kutempuh untuk dapat menuju tempat tujuanku, ditambah lagi matahari terus membakar kulit kuning langsatku. Keringat bercucuran dari dahi sedikit membasahi pakaianku. Debu jalanan berhamburan menempel di pakaianku. Sesekali masuk ke dalam mataku, membuat segalanya terasa gerah.
Namun hati dan pikiran ingin selalu maju ingin terus belajar dan selalu punya perubahan baru.
Sesampainya di tempat tujuan langsung kubergegas masuk ke dalam ruangan yang telah di sediakan. Dalam hatiku berkata” huffffffff akhirnya adem juga…. jauh dari kobaran matahari itu waktunya aku upgrate diri”.
Focusku tertuju pada narasumber yang berdiri di depanku. Sederhana penampilanya namun tak sederhana penjelasanya, paparan yang beliau berikan sangatlah interesting , memotivasiku dalam menulis untuk melahirkan karya-karya sendiri.
Bagaimana tidak, beliau merupakan salah satu orang yang andal dan berbakat di bidang sastra. terbukti dari ribuan karya artikel yang telah beliau terbitkan dari hasil tangan dan pikiranya sangat sayang dilewatkan moment ini. Beliau begitu luar biasa.
Kegiatan bedah buku ini bagi saya merupakan ajang pembelajaran mencari jati diri dalam menulis. Menjadi pengalaman berharga untuk saya, bisa mengupgrade diri. Saya ucapkan terimaksih kepada bapak Tabrani Yunis . Telah memberikan ilmunya kepada kami semua, semoga Allah balas berlipat ganda. Amin
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






