• Latest
Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta

Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta

Juni 25, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si by Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Juni 25, 2025
in #Sumbangan Aceh, Aceh, Artikel, jakarta, Sejarah
Reading Time: 3 mins read
0
Sumbangan Rakyat Aceh untuk Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
Dosen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh

Rakyat Aceh memiliki sejarah yang panjang dan kontribusi yang signifikan dalam perjuangan serta pembangunan Indonesia, termasuk dalam pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta. Keikutsertaan Aceh dalam pembangunan masjid megah ini adalah bukti dari semangat kebersamaan dan persatuan bangsa.


Meskipun seringkali tidak secara spesifik disebutkan jumlah nominal atau bentuk sumbangan secara rinci dalam catatan sejarah publik, yang jelas adalah dana pembangunan Masjid Istiqlal sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia dari seluruh penjuru negeri. Aceh, sebagai salah satu provinsi dengan mayoritas penduduk Muslim dan sejarah Islam yang kuat, tentu turut serta dalam gerakan penggalangan dana nasional ini.


Peran Aceh dalam sejarah Indonesia tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik, tetapi juga dalam mendukung kemerdekaan dan menjaga keutuhan Republik Indonesia. Sejak awal kemerdekaan, rakyat Aceh dikenal sangat mendukung perjuangan nasional, termasuk dengan menyumbangkan pesawat terbang untuk perjuangan kemerdekaan.

Semangat “patungan” untuk kepentingan bangsa ini juga meluas hingga pembangunan Masjid Istiqlal yang menjadi kebanggaan bersama. Masjid Istiqlal sendiri dibangun sebagai simbol kemerdekaan Indonesia dan wujud rasa syukur atas rahmat Tuhan. Ide pembangunannya dicetuskan oleh Presiden Soekarno dan dirancang oleh Frederich Silaban. Pembangunannya memakan waktu bertahun-tahun dan melibatkan partisipasi seluruh rakyat Indonesia.


Bisa dipastikan bahwa rakyat Aceh merupakan bagian integral dari sumbangan kolektif bangsa Indonesia dalam mewujudkan Masjid Istiqlal yang kita kenal sekarang. Ini adalah cerminan dari semangat gotong royong dan keikhlasan rakyat Indonesia, termasuk Aceh, dalam membangun fasilitas keagamaan dan simbol persatuan bangsa.


Pembangunan Masjid Istiqlal dimulai dengan peletakan batu pertama pada 24 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno. Proses pembangunan ini berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 17 tahun, dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978.


Sumbangan dari rakyat Indonesia, termasuk Aceh, untuk pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan selama periode pembangunan tersebut, terutama sejak awal inisiasi dan peletakan batu pertama pada tahun 1961 hingga peresmiannya di tahun 1978. Meskipun ada kendala politik dan ekonomi yang sempat memperlambat pembangunan, penggalangan dana dari masyarakat tetap menjadi bagian penting dari pembiayaan masjid ini.


Ada berita dari kantor berita Antara yang menyebutkan tentang sumbangan emas dari rakyat Aceh untuk pembangunan Masjid Istiqlal. Berita yang saya maksud adalah artikel berjudul “Masjid Istiqlal Dibangun, Rakyat Aceh Sumbang 1,5 Kg Emas Murni” yang diterbitkan oleh Komparatif.ID, sebuah portal berita yang mengutip dari arsip berita atau laporan lama, termasuk yang mungkin berasal dari Antara.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026


Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa Sumbangan Emas 1,5 Kg dari Rakyat Aceh untuk Masjid Istiqlal. Pada tahun 1961, ketika Presiden Sukarno berkunjung ke Kotaraja, dikabarkan bahwa rakyat Aceh secara kolektif spontan menyumbangkan 1,5 kilogram emas murni kepada Masjid Istiqlal.


Sumbangan ini menunjukkan komitmen dan dukungan kuat rakyat Aceh terhadap pembangunan masjid kebanggaan bangsa tersebut. Selain sumbangan kolektif ini, artikel tersebut juga menyebutkan bahwa ada sumbangan lain dari berbagai pihak, termasuk perusahaan dan perkumpulan pegawai, seperti PT Murida dari Langsa yang menyumbangkan Rp 500.000. Duit sebanyak itu sangat bernilai ketika itu.


Ini melengkapi informasi sebelumnya bahwa pembangunan Masjid Istiqlal memang didukung oleh berbagai pihak di seluruh Indonesia, baik dalam bentuk uang tunai maupun material, sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan dan persatuan bangsa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 332x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 291x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 246x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 236x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 189x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet147
Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si

Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si., adalah seorang akademisi dan peneliti yang memiliki keahlian di bidang antropologi, dengan fokus utama pada antropologi politik dan agama. Beliau saat ini aktif sebagai dosen di Universitas Malikussaleh, yang berlokasi di Lhokseumawe, Aceh. Selain mengajar, Dr. Al Chaidar juga aktif melakukan penelitian dan seringkali diundang sebagai narasumber atau pengamat untuk berbagai isu sosial, politik, dan keagamaan, terutama yang berkaitan dengan konteks Aceh dan Indonesia secara luas. Kontribusinya dalam pengembangan ilmu antropologi dan pemahaman isu-isu kontemporer di Indonesia sangat signifikan melalui karya-karya ilmiah dan keterlibatannya dalam diskusi publik.

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Bangsa Unggul: Antara Kontroversi, Kepemimpinan, dan Perlawanan

HABA Mangat

Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Tema Lomba Menulis Maret 2025

Maret 22, 2025

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Desember 5, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com