POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

GEMURUH SAJAK DI LANGIT PERSADA

RedaksiOleh Redaksi
March 30, 2022
Hentak Syair Savitri Jumiati
🔊

Dengarkan Artikel

Savitri Jumiati

Wahai langit persada
Apakah kita telah melarikan dogma
ke rahim muara
Sedang banyak kalbu tertidur pulas
Membawa topeng keangkuhan kata

Mereka tak pernah dengar
Suara suara rindu setengah tergapah
Entah kemana pergi jiwa jiwa gagah perwira
Melupa ingatan hikayat tempo dulu
Lantas sembunyi di balik ketiak bumi

Wahai langit persada
Apakah kita mengakrabi
Desir angin merta udara
Yang lepas terbangkan ranting dedaun
hijau ke tanah basah
Sedangkan mata nurani telah terbuta

Apakah mereka cukup mengetahui
Isi akal kepalanya sendiri
Sedang otak itu mencengkram lantangnya kaprah
Sebuah pengakuan ternoda serapah

Wahai langit persada
Apakah kita telah mengenali
Teriak pedih rakyat jelata
Ketika menjadi segumpal darah
Lahir dari seorang perempuan senja tua

📚 Artikel Terkait

Pendidikan Islam: Membentuk Manusia Bernilai, Bukan Sekadar Mengejar Nilai

POTRET

Membuka Tabir Pemblokiran Rekening Tidak Aktif: Perlindungan Publik atau Ancaman terhadap Hak Konsumen?

Ketika Putusan Ulama Tidak Lagi Menjadi Pijakan: Peusijuk Wali Agama Terjadi Juga

Saat itu bendera merah putih
Telah berkibar tegak
Tanpa penghormatan dan tanpa tanda jasa
Kini ladang ladang sudah tandus merata
Tiada air mengalir dari sungai sungai
Tiada air mengalir dari percikan ngarai

Harum persada luput sudah
Dari hati di dada perkasa
Sudah pecah dengan tangan dan bibir penuji
Telah tercekal rakyat jelata mati tanpa suri tauladan
Tumpah bangkai bangkai simbol tercerca

Wahai langit persada
Tengoklah angkuh mendramatisir
Menyalaki prilaku sebuah peradaban bumi
Lihatlah sang congkak mengumbar tipu
daya muslihat

Lupakah tuan
Lupakah puan
Tentang hak kalbu suara suara jiwa
Bila kemerdekaan tanah negeri nusa bangsa telah punah

Apakah moral gerapahi seperiuk tembolok kemunafikan
Sedang yang termati tiada mengharap apa apa
Tidurlah di atas permadani kertas kertas tak bernyawa
Lelap dalam nepotisme acuan kuda liar

Wahai langit persada
Dengarlah ini
Ketika matahari terbit di ufuk barat
Aku datang hampiri sajak khatulistiwa
Tanpa senjata dengan pena kalimat

Liar melalang buana
Sebab aku ingin hidup seribu tahun lagi
Mengepak dalam sajak rindu
Menyebrangi laut samudera biru
Dapat duduk di gubuk jati
Dengan sajak rindu di langit persada

Bekasi 12 Maret 2022
Telaga Sastra Cinta “Savitri J (Saju)”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Puisi Halimah, S.Pd

Puisi Halimah, S.Pd

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00