• Latest
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah

Mengejar Scopus, Melupakan Sufisme: Krisis Spiritualitas di Kalangan Cendekiawan Muslim

Mei 24, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Mengejar Scopus, Melupakan Sufisme: Krisis Spiritualitas di Kalangan Cendekiawan Muslim

Dayan Abdurrahman by Dayan Abdurrahman
Mei 24, 2025
in # Ironi, #Akademisi, Artikel
Reading Time: 2 mins read
0
Kuliah Tanpa Beban: Kritik Terhadap Klaim Kuliah yang Terlalu Mudah
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dayan Abdurrahman

Di ruang-ruang kuliah yang dingin oleh pendingin buatan, di antara dinding perpustakaan yang bisu dan mata laptop yang tak pernah tidur, para pemikir muslim modern menyusun kalimat demi kalimat—abstrak, metodologi, hasil, diskusi. Mereka kejar reputasi, indeksasi, akreditasi, dan apresiasi. Namun di sudut paling sunyi dalam dirinya, ada suara yang perlahan merintih: “Mengapa aku tidak lagi merasa damai meski telah menulis berjilid-jilid kebenaran?”

Zaman ini adalah zaman di mana sufisme dikebiri oleh sistem. Sebuah sistem yang mengukur kualitas intelektual dengan jumlah kutipan, bukan kedalaman makna. Sebuah ekosistem yang memuliakan skor SINTA tapi melupakan zikr, fikir, dan tadabbur. Ilmu menjelma jadi angka, bukan lagi lentera jiwa. Kita telah mengganti tasbih dengan turnitin, muraqabah dengan Google Scholar, dan ikhlaq dengan impact factor.

Kita sedang kehilangan keseimbangan itu.

Padahal, sejarah Islam bukan lahir dari laboratorium yang steril dari ruh. Ia tumbuh di taman sunyi para pemikir yang juga sufi—Ibnu Sina yang merenung di tengah malam, Al-Ghazali yang menulis “Ihya” setelah krisis eksistensialnya, bahkan Muhammad Iqbal yang mendamba kebangkitan Timur lewat pemurnian rohani. Mereka menulis tidak untuk ranking dunia, tapi karena mereka tahu bahwa kebenaran, bila disampaikan dengan jiwa yang bersih, akan menemukan jalannya sendiri.

Namun hari ini?
Kita hidup di dunia yang mencintai kecepatan, tapi kehilangan arah. Produktivitas intelektual dijadikan slogan dalam peradaban akademik yang keropos di dalam. Negara menggiring dosen dan peneliti untuk menghasilkan ratusan artikel, tetapi lupa bahwa satu zikir yang tulus bisa menenangkan dunia. Kita dibayar untuk berpikir, tapi tidak diajar untuk merasa. Kita diajari metodologi, tapi lupa adab. Kita dipaksa menulis, tapi tidak sempat membaca batin sendiri.

Spiritualitas itu bukan pelengkap, tapi pondasi.

Krisis ketenangan di kalangan cendekiawan muslim bukan sekadar masalah mental health. Ia adalah krisis epistemologi. Kita terjebak dalam positivisme sempit dan membuang epistemologi fitrah. Kita berpikir secara linear, padahal hakikat pengetahuan adalah spiral: dari Allah, oleh Allah, dan kembali kepada Allah. Tidak semua kebenaran dapat ditimbang dengan regresi. Tidak semua makna dapat diuji dengan uji-F. Ada yang hanya bisa dikecap lewat diam, tunduk, dan tawadhu.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026

Tradisi sufistik dalam dunia ilmu bukan nostalgia. Ia adalah pelampung bagi jiwa yang tenggelam.

Tentu, kita tidak anti publikasi. Kita tidak menolak modernitas. Tetapi kita menolak kesombongan ilmu yang kehilangan kemanusiaan. Kita menolak sistem yang menjadikan pengetahuan sebagai mesin industri. Kita menginginkan ruang bagi para pemikir muslim untuk bernapas dalam keheningan yang penuh makna, bukan hanya dalam kecepatan yang mematikan.

Sebab jika ilmu tak lagi menghadirkan kedamaian, untuk apa kita mengejarnya?

Mari kita renungkan kembali: Di tengah gemuruh kemajuan, apakah kita masih mengenali suara Tuhan di balik ayat-ayat akademik kita?

Jika tidak, mungkin sudah waktunya kita kembali.
Kembali ke sunyi. Kembali ke dzikir. Kembali ke diri.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 329x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 289x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 245x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 234x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 188x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet148
Dayan Abdurrahman

Dayan Abdurrahman

Bio narasi Saya adalah lulusan pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman sebagai pendidik, penulis akademik, dan pengembang konten literasi. Saya menyelesaikan studi magister di salah satu universitas ternama di Australia, dan aktif menulis di bidang filsafat pendidikan Islam, pengembangan SDM, serta studi sosial. Saya juga terlibat dalam riset dan penulisan terkait Skill Development Framework dari Australia. Berpengalaman sebagai dosen dan pelatih pendidik, saya memiliki keahlian dalam penulisan ilmiah, editing, serta pendampingan riset. Saat ini, saya terus mengembangkan karya dan membangun jejaring profesional lintas bidang, generasi, serta komunitas akademik global.

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post
Fenomena Politik Simbolik:Pergeseran Politik Ke Arah Panggung Performatif Dan Post-Truth

Fenomena Politik Simbolik:Pergeseran Politik Ke Arah Panggung Performatif Dan Post-Truth

HABA Mangat

Responden Terpilih

Maret 14, 2025

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oktober 7, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com