POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Kompetisi

Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Mei 16, 2025
in Kompetisi, komsumsi, Komunitas, makanan
0
Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - IMG_4764 | Kompetisi | Potret Online

Oleh: Tabrani Yunis

Bhoi Morica merupakan inovasi pangan fungsional berbasis kue tradisional Aceh yang dikembangkan sebagai solusi lokal untuk mengatasi dua masalah kesehatan yang krusial, yaitu stunting dan infeksi cacing parasit. Produk ini menggabungkan nilai budaya dan potensi nutrisi dari bahan-bahan lokal seperti tepung biji pepaya, tepung daun kelor, dan gula aren, menjadikannya sebagai camilan bergizi dengan manfaat kesehatan yang telah didukung oleh kajian teoretis dan potensi terapeutik yang menjanjikan.

Di balik tampilan Bhoi Morica yang sederhana dan tradisional, tersimpan misi besar yang melampaui sekadar kenikmatan rasa. Produk ini lahir dari inisiatif tiga mahasiswa Universitas Syiah Kuala, yaitu Nelli Desianti, Sarah Salsabil, dan Putri Salsabila Rinaldi yang ingin membuktikan bahwa pangan lokal dapat menjadi suatu agen perubahan. Bagi tim ini, setiap potong Bhoi Morica bukan hanya sekadar makanan, melainkan simbol harapan, harapan seorang ibu untuk melihat anaknya tumbuh sehat, cerdas, dan tangguh, meskipun di tengah keterbatasan.

Baca Juga
  • Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - IMG_7618 | Kompetisi | Potret Online
    Artikel
    Makanan Gratis dan Generasi yang Diuji: Antara Niat Baik, Kelalaian, dan Kecurigaan Global
    07 Okt 2025
  • 02
    Artikel
    Keseruan bersepeda dan sejuta manfaatnya
    15 Mar 2023

Ketiga mahasiswa ini memegang peran penting dalam mengembangkan Bhoi Morica, tidak hanya sebagai pencetus ide, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam setiap tahap proses dari riset ilmiah, formulasi resep yang kaya gizi, hingga penyusunan strategi pemasaran sosial. Mereka aktif mengikuti kompetisi inovasi dan meraih berbagai penghargaan, menjalin kerja sama dengan komunitas ibu-ibu lokal, serta mempresentasikan produk ini dalam berbagai forum nasional. Komitmen mereka membawa Bhoi Morica dari sebuah ide sederhana menjadi representasi Aceh di panggung global, sekaligus memperkuat posisi generasi muda sebagai agen perubahan berbasis sains dan budaya.

Bhoi Morica diciptakan secara cermat, bukan hanya untuk memuaskan selera, tetapi juga untuk memberikan manfaat fungsional yang nyata. Kombinasi bahan-bahan aktif dalam produk ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi, mendukung sistem imun, serta membantu mencegah stunting dan infeksi cacing. Visi ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting nasional, yang masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga
  • 01
    Aceh
    Terapkan Pola Makan Sehat, MIN 11 Banda Aceh Adakan Kegiatan Edukasi Gizi Seimbang
    01 Nov 2024
  • Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - 87DE655F B0EA 4CC7 BF65 652D8FF37C1C scaled | Kompetisi | Potret Online
    Artikel
    CCDE Lembaga Peduli Anak Fakir Miskin
    14 Feb 2023

Lebih dari sekadar inovasi pangan, Bhoi Morica juga mengusung semangat pemberdayaan ekonomi dan sosial. Dalam proses produksinya, ibu-ibu lokal dilibatkan secara aktif, mulai dari pelatihan pengolahan bahan, produksi, hingga pengemasan produk secara mandiri. Dari dapur-dapur sederhana, lahirlah produk lokal yang kini siap tampil di kancah internasional, membawa semangat kemandirian dan keberlanjutan.

Inovasi ini secara konkret mendukung pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

Baca Juga
  • Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - F35BBC61 A412 4F30 92F5 B943A4601A96 scaled | Kompetisi | Potret Online
    Artikel
    ALIRAN DARAH LANCAR PERINGKAT KELAS KU MENINGKAT DENGAN GOWESAN KU
    24 Mar 2023
  • Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - IMG_7099 | Kompetisi | Potret Online
    Artikel
    Ketika Lidah Dipisahkan dari Tanahnya
    07 Sep 2025

SDG 2: Tanpa Kelaparan,

SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera

SDG 5: Kesetaraan Gender,

SDG 9: Inovasi dan Infrastruktur Berkelanjutan, serta

SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Dengan tujuan-tujuan tersebut, Bhoi Morica siap diusungkan sebagai solusi stunting dan cacingan global di kegiatan Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025. Menurut data WHO tahun 2022, terdapat sekitar 149 juta anak balita di dunia mengalami stunting, dengan hampir setengah dari angka kematian anak terkait dengan malnutrisi. Di Indonesia, tingkat infeksi cacing masih tinggi, berkisar antara 2,5% hingga 62%, sebagaimana tercatat dalam PERMENKES RI tahun 2023. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi gizi dan kesehatan yang lebih tepat sasaran, terutama melalui pendekatan berbasis pangan lokal.

Penelitian terhadap Bhoi, kue tradisional asal Aceh, menunjukkan kandungan protein sebesar 0,96% dan karbohidrat sebesar 69,97%, menjadikannya sumber energi yang potensial. Inovasi Bhoi Morica memperkaya nilai gizi tersebut dengan biji pepaya (Carica papaya L.) yang mengandung senyawa aktif seperti benzyl isothiocyanate (BITC), sinigrin, myrosin, dan carpasein yang dikenal memiliki efek antibakteri dan anthelmintik. Sementara itu, tepung daun kelor (Moringa oleifera L.) ditambahkan sebagai antioksidan kuat yang berpotensi mencegah stres oksidatif, salah satu penyebab stunting. Gula aren, sebagai pemanis alami, berkontribusi pada peningkatan asupan mikronutrien penting, khususnya bagi wanita dan anak-anak.

Inovasi cemilan Bhoi Morica menawarkan solusi preventif infeksi cacingan dan stunting berbasis pangan lokal yang aman, berkelanjutan, dan ramah lingkungan dan memperkuat kesehatan ibu sebagai kunci utama dalam memutus siklus malnutrisi dengan berdampak signifikan bagi anak-anak dan calon Ibu yang membutukan nutrisi lebih dan mencegah cacingan dan stunting pada anak tanpa efek samping. Bhoi Morica juga membuka peluang ekonomi bagi perempuan melalui produksi skala komunitas, menjadikannya inovasi yang mendukung peran perempuan dalam kesehatan, pemberdayaan, dan ketahanan pangan keluarga, sehingga produk inovasi ini berhasil lulus pada pihak penyelenggara INNOPA dan bisa dilanjutkan untuk tahapan selanjutnya pada kompetisi KIWIE 2025.

Previous Post

Aceh Pernah Berjaya Dengan Rempah 1450-1680 M

Next Post

Sekolah Harus Pandai Bercerita dan Bicara

Next Post
Bhoi Morica: Inovasi Kue Tradisional Aceh Oleh 3 Mahasiswi USK Sebagai Solusi Anti-Stunting dan Anti-Cacingan - 2025 05 16 20 10 55 | Kompetisi | Potret Online

Sekolah Harus Pandai Bercerita dan Bicara

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah