POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Essay

Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki

Redaksi by Redaksi
Mei 11, 2025
in Essay, Kuliner
0
Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - 2025 05 11 15 44 23 | Essay | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Tiga hari libur. Sebuah momen langka yang lebih langka dari senyuman tulus dari debt collector. Ini saatnya liburan. Bagi yang suka julid, baper akut, iri kronis, dan alergi terhadap kebahagiaan orang lain, liburan wak. Percayalah, liburan bukan hanya kebutuhan jasmani, tapi juga eksorsisme jiwa. Biar otak di-reset. Biar aura dendam kesumat itu bisa kembali netral seperti air cucian beras.

Maka kami sekeluarga melakukan ziarah kuliner dan kontemplasi eksistensial ke tempat suci bernama Tanjung Bajau, Singkawang. Sebuah destinasi wisata yang katanya bisa menyembuhkan luka batin hanya dengan duduk memandangi batu-batu pasrah di tepi pantai. Tapi, tentu saja, sebelum sampai ke puncak pencerahan spiritual itu, kami harus melewati ritual perut, yang sering diabaikan orang-orang modern yang terlalu percaya kopi bisa menggantikan makan siang.

Baca Juga
  • Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - IMG_9086 | Essay | Potret Online
    #Sumatera Utara
    Sampai Kapan Menormalisasi Bencana Ini sebagai Takdir?
    24 Des 2025
  • Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - danantara | Essay | Potret Online
    Essay
    Wanita Danantara
    15 Mar 2025

Kami mampir di sebuah tempat sakral, dulu namanya Kafe Galaherang, sekarang bersolek menjadi Bandar Mempawah. Jangan tertipu oleh namanya yang terdengar seperti pelabuhan penyelundupan cinta, karena di sinilah kenikmatan hakiki dan kedamaian semesta disajikan dalam bentuk ikan berkuah merah.

Saya, seorang peziarah kuliner yang tidak gampang tergoda oleh gimmick promo ShopeeFood, langsung memesan ikan asam pedas Senangin. Ini bukan sembarang ikan. Ini Senangin, ikan yang tampaknya mati dengan ikhlas demi menyatukan umat manusia lewat citarasa. Saat kuah asamnya menyentuh lidah, saya mendadak tercerahkan, inilah esensi hidup, asam, pedas, dan penuh duri, tapi tetap bisa dinikmati jika dimasak dengan cinta.

Baca Juga
  • Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - 1000967967_11zon | Essay | Potret Online
    Essay
    Kisah Sepotong Kain Selendang Batik
    14 Okt 2025
  • Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - IMG_0515 scaled 1 | Essay | Potret Online
    Ananda Nayla
    MY FIRST POEMS, FLYING ME TO THE SKY
    17 Okt 2024

Lalu datanglah bala bantuan, pakis (miding) tumbuhan hutan yang dipanen dengan air mata harapan. Disusul telur dadar, simbol kesetiaan rumah tangga, dan sambal udang, pemantik api cinta di dalam perut. Semuanya bersatu padu, menciptakan simfoni rasa yang membuat saya ingin mendeklarasikan perdamaian dunia di atas meja makan.

Dalam keheningan penuh kunyahan, saya sadar satu hal penting,
perut yang damai melahirkan jiwa yang waras.
Perut lapar? Jangan salahkan kalau tiba-tiba kamu debat kusir di kolom komentar Instagram artis.
Perut kenyang? Bahkan mantan pun terasa bisa dimaafkan.

Baca Juga
  • Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - 4D6AD3D8 9570 48F1 B9C6 04D5276D3174 | Essay | Potret Online
    Aceh
    Memek Simeulue, Sekali Mencoba Terasa Nikmatnya
    30 Agu 2022
  • 02
    Artikel
    Empat Nilai Pendidikan Karakter Pahlawan yang Bisa diterapkan pada Generasi Muda
    13 Nov 2021

Setelah ritual makan dan istirahat yang hampir menyerupai retret rohani itu, kami pun melanjutkan perjalanan. Menuju Tanjung Bajau, bukan lagi sebagai wisatawan biasa, tapi sebagai manusia baru yang sudah bertobat lewat asam pedas.

Saya pun berjanji dalam hati, jika dunia ingin damai, beri setiap pemimpin se-mangkuk ikan asam pedas.
Minimal, biar mereka diam sejenak, ngunyah dulu sebelum ngumbar amarah.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

BENGKEL OPINI RAKyat

Next Post

Pemimpin yang Lupa Menjadi Manusia

Next Post
Ziarah Asam Pedas Menuju Kebahagiaan Hakiki - 1000574930_11zon | Essay | Potret Online

Pemimpin yang Lupa Menjadi Manusia

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah