Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
–‐————‐—————————————–
Kamis, 17/4/2025 (Edisi 1022)
“SEPERTI BERCONTOH kepada prilaku barisan sakit hati di Indonesia, Pemerintah Amerika Serikat (AS) berserta “buzzernya” Australia terus mengintimidasi Pemerintahan Prabowo-Gibran. Isu terbaru yang ditebar adalah Rusia telah mengajukan permohonan menempatkan pesawat militer jarak jauhnya di Pangkalan Udara Manuhua Biak Numfor, Papua. Isu tersebut bersumber dari Situs Web Militer AS bernama Janes dua hari silam. Petinggi Kementerian Pertahanan RI tegas-tegas menyebutkan data dari Janes adalah propaganda asing. Namun tetap saja tidak menyurutkan ambisi Australia melakukan konfirmasi seperti hendak mencari celah untuk membenarkan berita dimaksud kepada dunia. Sekilas prilaku dua negara tadi tidak beda dengan kelakuan para penggugat keaslian ijazah sarjana mantan Presiden Jokowi. Sekali pun sudah dihadirkan saksi serta ditunjukkan data-data kebenaran akademisnya tetap saja ada upaya menggiring opini bahwa kesarjanaan yang dikeluarkan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) atas nama Joko Widodo adalah palsu..!”
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






