Cara Mudah Merawat Logika
–‐————‐————————————
Jum’at, 11/4/2025 (Edisi 1355)
"Jihad apa yang Khatib serukan di Mimbar Jum'at Bib? Kedengarannya kok ekstrem sekali."
"Kenapa tidak Bang JAGo artikan itu sebagai seruan amar ma'ruf nahi mungkar?"
"Jujur aku tidak paham ke arah mana jihad yang beliau sampaikan tadi!"
"Bukan tidak paham melainkan tidak fokus. Mungkin ada hal lain yang lebih Abang pikirkan."
"Kalau berkenan coba kau sederhanakan makna jihad yang beliau maksudkan tadi biar aku tidak salah tafsir."
"Itu lebih kepada jihad menjaga harga diri sebagai sebuah bangsa yang ber Tuhan dan punya harkat mertabat."
"Hubungan dengan jihadnya di mana?"
"Terutama jihad melawan kesewenangan Presiden Amerika Donald Trump terhadap negara lain khususnya terhadap negara kita."
"Tapi apa tidak provokatif menggunakan Mimbar Jum'at untuk menyerukan seruan jihad?"
"Ini jihad cinta tanah air Bang, bukan jihad yang diserukan kelompok yang mengaku negara kita bagian dari Tarim."
"Apa hal paling sederhana yang bisa kau simpulkan?"
"Secara pribadi aku sangat sepaham dengan ustad tadi!"
"Siap berperang dengan Amerika maksud kau..?"
"Kan sudah beliau uraikan bahwa ini jihad cinta negara dan jihad membela pemerintah yang dipercaya rakyat sebagai umara."
"Justeru itu yang mau aku tanya bagaimana cara memahaminya?"
"Kita harus berdiri kokoh di belakang pemerintah di saat Trump hendak melakukan praktik penjajahan baru terhadap negara kita. "
"Nilai jihadnya di mana? Itu yang belum bisa kupahami!"
“Beri dukungan penuh kepada Pemerintahan Prabowo untuk tidak mudah tunduk kepada penindasan Amerika yang seenaknya mau mendekte kita.”
“Itu aku paham. Yang aku tanya nilai jihadnya terletak di mana?”
“Dalam Islam membela negara wajib hukumnya. Memberi dukungan moral kepada Pemerintah untuk tidak tunduk kepada keinginan orang lain itu sudah bagian dari imam. Menurutku nilai jihadnya ada di situ.”
“Hadis Nabi yang beliau kutib tadi menyangkut masalah apa?”
“Salah satunya adalah cinta kepada negara bagian dari iman. Layaknya iman kita wajib menjaga sepenuh hati. Makna jihadnya ada bersama cinta kita kepada bangsa dan negara tercinta ini.”
“Ooo..!”
Baca Juga
“Berkhianat kepada negara sama halnya berkhianat kepada diri sendiri dan berikut kepada nenek moyang kita sebagai pendiri Indonesia..!”
🙏Heri Iskandar
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













Discussion about this post