• Latest
Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ - ee8a7669 ce09 4a05 946b f7f8db114347_11zon | #Kriminalisasi Guru | Potret Online

Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ

Maret 22, 2025
93f22f86-ef8e-40bd-be7a-654413740c48

Pasar, Telur, dan Sebuah Catatan Kebudayaan dari Pundensari

April 20, 2026
7bf2ddcd-f2b6-4ca2-97c0-0cc808683181

Sigupai Mambaco Gelar “Mahota Buku” April di Abdya, Diskusikan Peran Perempuan hingga Kritik Sosial

April 20, 2026
Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ - IMG_9514 | #Kriminalisasi Guru | Potret Online

Aceh Tak Butuh Senjata untuk Merdeka

April 20, 2026
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Maret 22, 2025
in #Kriminalisasi Guru
Reading Time: 2 mins read
0
Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ - ee8a7669 ce09 4a05 946b f7f8db114347_11zon | #Kriminalisasi Guru | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Rosadi Jamani

Terima kasih banyak, wahai followers saya. Atas jasa kalian tak kenal lelah dalam mewartakan ketidakadilan. Berkat kegigihan kalian dalam mengetik di kolom komentar dan memviralkan tagar, Muhammad Saelan, sang guru yang sempat jadi tersangka, kini bisa menghirup udara kebebasan lagi. Restorative Justice (RJ), kata mereka. Damai, kata hukum. Kopi sudah siap di atas meja, mari kita bahas episode lengkapnya!

Siapa sangka, profesi guru yang mulia ini bisa berujung di kantor polisi? Kasus bermula ketika Muhammad Saelan, guru di Al Azhar Pontianak, diduga melakukan tindak kekerasan terhadap ARA, seorang siswi, pada November 2023. Orang tua ARA? Seorang polisi. Kombinasi yang cukup memicu plot dramatis.

Laporan diajukan, proses hukum berjalan, dan selama berbulan-bulan, kita semua disuguhkan tontonan yang lebih absurd dari FTV jam siang. Guru tersangka? Check. Murid korban? Check. Orang tua berprofesi polisi? Double check. Netizen panas? Super check!

Bulan demi bulan berlalu, dan akhirnya, pada 20 Maret 2025, sebuah keajaiban hukum terjadi. Mediasi digelar di Unit PPA Subdit IV Ditreskrimum Polda Kalbar. Para pemain utama hadir. Kompol Firah Kasubdit IV Ditreskrimum, AS sang orang tua, M Saelan sang guru, penasihat hukum, istri yang setia, dan tentu saja, tim penyidik.

Dalam adegan lebih dramatis dari ending sinetron Ramadhan, M Saelan mengakui perbuatannya. “Maaf, saya hanya ingin mendisiplinkan siswa,” katanya. Dengan itu, damai pun terjadi. Kasus selesai. The end. Terima kasih sudah menonton.

Tidak lengkap rasanya jika tidak ada adegan menangis. Begitu proses mediasi rampung, istri M Saelan menangis haru. Para guru menyambutnya dengan tepukan di bahu. Murid-murid bersorak gembira. Beberapa orang tua datang membawa bunga seolah kita baru saja menyaksikan final kontes pencarian bakat.

“Kau sudah melalui cobaan terberat. Sekarang, waktunya kembali mendidik,” bisik seorang guru senior penuh hikmah. Adegan yang pantas mendapat nominasi penghargaan kategori “Momen Paling Dramatis dalam Sejarah Pendidikan.”

Saat M Saelan pulang, rumahnya yang dulu penuh kecemasan kini kembali hangat. Angin sepoi-sepoi membawa aroma kebebasan. Apakah ini akhir yang bahagia? Apakah ini kemenangan bagi dunia pendidikan? Ataukah ini hanya episode pertama dari serial panjang berjudul “Guru vs Orang Tua Murid di Negeri Hukum Absurd?”

Yang jelas, mari kita belajar sesuatu dari kisah ini. Jadi guru di zaman sekarang bukan cuma harus pintar ngajar, tapi juga siap mental kalau-kalau mendisiplinkan murid bisa berujung ke pengadilan.

Selamat berjuang, wahai guru-guru Indonesia. Semoga kalian tetap kuat menghadapi plot twist kehidupan selanjutnya! Sekali lagi, untuk seluruh followers saya tercinta, kalian memang hebat. Bila ada lagi kasus serupa, kita serbu lagi. Apakah siap?

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Share234SendTweet146Share
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Guru Jadi Tersangka, Berakhir dengan RJ - E3DE3C56 1AF8 4F96 BC05 7F9C7C6BB748_11zon | #Kriminalisasi Guru | Potret Online

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com