POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pararaton Bertopeng

RedaksiOleh Redaksi
March 21, 2025
Pararaton Bertopeng
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Agung Marsudi

RAJA panggung itu bernama Rocky Gerung. Ia kini pemilik kata “dungu”. Dicomotnya kata itu dari kamus, hingga orang lain grogi menggunakan kata itu lagi. Ia memilih kata dungu, selain bodoh.

Raja panggung berikutnya adalah seorang petinggi negeri, yang boleh jadi karena kegeramannya pada situasi politik kiwari, terlanjur memakai diksi, “ndasmu”, yang kini mubal kemana-mana.

Sejatinya ini bukan sekedar soal diksi atau pilihan kata. Laksana magma yang tersumbat di kepala. Sehingga, dungu atau ndasmu, lalu meledak begitu saja, menjadi lahar panas di tengah-tengah masyarakat.

Dua kata itu, dianggap kasar di telinga. Tak sopan. Tak patut. Meski banyak kosakata yang lebih kasar dari itu, beredar. Bisa dibayangkan, jika dua kata itu dibubuhi kata rezim di depannya, jadilah “rezim dungu” atau “rezim ndasmu”. Nasi telah menjadi bubur. Apapun itu, “mulutmu, harimaumu”.

Meski boleh pinjam sebentar, istilah Gus Dur, “Gitu aja kok repot!”. Ya, repotlah! Sebab politik juga menyangkut kearifan. Nilai-nilai luhur. Budi pekerti.

📚 Artikel Terkait

Pengemis-Pengemis yang Menjajakan Rasa Iba di Kota Banda Aceh

Jeju Ala Pohon Ceubrek dan Nimby Syndrom

Indahnya Menjaga Lisan Agar Tak Ada Hati yang Terluka

Sahabat Till Jannah

Dungu bukanlah topeng. Ndasmu apalagi. Tapi karena diucapkan oleh pararaton, para pesohor negeri, maka berdampak serius. Meninggalkan semacam residu, dan menjadi bahan olok-olok, omon-omon. Ia telah menjelma menjadi patologi sosial yang berbahaya.

Sepantasnya, dungu tak dipakai Rocky Gerung, ndasmu tak dipakai Pak Prabowo. Sebab bagi Gerung, dungu, terlanjur seperti, sekali lancung ke ujian. Bagi Prabowo ndasmu adalah sabda pandhito ratu.

Pararaton,1 para petinggi, para peneraju, para pemangku kekuasaan, hati-hati dengan diksi. Meski awalnya hanya bermain kata, tetapi bisa membawa malapetaka. Ini bukan ranah kelirumologi ala Jaya Suprana.

Dungu milik kamus, yang dipilih Rocky Gerung menjadi bahasa berdialektika. Ndasmu, milik publik, boleh jadi tak berkelas, diangkat ke permukaan politik kelas atas. Ingat, “ndasmu kuwi nggone dhuwur” tempatnya di atas. Tempat yang terhormat. Sebab dalam bahasa Jawa krama inggil, kepala itu disebut “mustaka”.

Indonesia, bangsa besar, bangsa yang terhormat. Tak butuh Pararaton bertopeng. Sebab sebagai bangsa kita tidak hanya sudah defisit keuangan, tapi juga defisit keteladanan. Bahasa menunjukkan bangsa. Kita tidak mau disebut bangsa dungu, apalagi bangsa “ndasmu”.

Solo, 21 Maret 2025

  1. Pararaton, yang dikenal juga sebagai “Kitab Raja-Raja,” adalah naskah historiografi Jawa Kuno yang mencatat sejarah kerajaan di Nusantara, khususnya Kerajaan Singasari dan Majapahit. Ditulis dalam bahasa Kawi, naskah ini menggabungkan fakta sejarah dengan legenda, sehingga dianggap sebagai sumber penting, meskipun harus disandingkan dengan sumber lainnya untuk mendapatkan gambaran sejarah yang akurat. ↩︎

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00