• Latest
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

March 21, 2025

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026

Apa Kata Dunia?

March 13, 2026
Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat: Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

March 13, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA

Redaksi by Redaksi
March 21, 2025
in Puisi
0
EMPATI PENYAIR DAN MUSISI DUNIA BUAT KRAKATOA
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Diro Aritonang

Kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada metafora tak ada imaji
apa kata hati kutulis penuh emosi
kutulis puisi yang bukan puisi
tak ada irama tak ada metonymi
puisi transparan ungkap kata hati
hanya ingin kusebut yang berempati
nama-nama penyair di dunia
yang tersentuh hati
pada kebesaran nama Krakatau
yang telah menunjukkan kemurkaan
sekaligus menunjukan keindahan
nilai kemanaan hidup

Baca Juga

Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

March 9, 2026
Pesta Kematian Tuhan

Pesta Kematian Tuhan

March 7, 2026
Wafatnya Khamenei: Senjakala Globalisasi dan Eskalasi Perang Dunia III yang Terfragmentasi

Puisi Tak Bisa Menghentikan Perang

March 1, 2026

kutulis puisi yang bukan puisi
pada mereka, semua penyair
tersentuh ilmu pengetahuan
tersentuh langit yang memerah
tersentuh matahari terbenam
tersentuh perasaan cinta
tersugesti fenomena krakatau
memori letusan yang mempesona
sekaligus mematikan
seperti sugesti Alfred Lord Tennyson
memindahkan Krakatau dalam St Telemachus,
tentang terbenamnya seratus matahari
surat puitik “Nature” Gerard Manley Hopkins
matahari terbenam di Krakatau
Ravi Panamanna dari India
letusan Krakatau ada dalam diri manusia
manisnya puisi Aimé Césaire
dalam “Lost Body” menjadi Krakatau
Lisa Arnold yang melihat
warna Transient Krakatau
keterpesonaan tak terhingga
efek global Krakatau mendunia
hingga dalam citraan dan pikiran
banyak lagi penyair dunia
tersentuh dan tergugah
diungkap penuh perasaan mendalam
seperti Robert Guerrero
dalam puisinya “Krakatoa All Over Again”
mengangkat perasaan Australia
juga Jennifer Willoughby
puisi yang menggugah “Your Wife As Krakatoa, 1883”
tentang amukan Krakatau yang menghancurkan
tak kalah puisi Yoseph Michael Subekti
yang mengingatkan “Krakatoa Island of Volcano”
jika anda di sana, hidup akan hilang
mati oleh abu dan racun gas.
puisi “Krakatoa” David Rowbotham
penyair Queensland, mengungkap puitis
laut menagis seperti setan
dasar laut berderit, diam-diam
ikan mati mengambang, burung mengelam
coretan puitik Joan Colby “Burdock”
merubah perjalanan ke Krakatoa
dari fumeroles kecil orgiastic
dalam tekad untuk meledak
bahkan Sarah Lindsay
ungkap Krakatau berpisah dengan suara menyilaukan
dalam “Elegi for The Quangga” yang ironis

aku tulis puisi yang bukan puisi
walau aku tak habis bertanya dalam diri
tak menemui penyair bangsaku sendiri
apa hanya Muhammad Saleh
aku tak tahu dimana hati penyair bangsaku
dimana rasa empati puluhan ribu yang mati
yang disiksa penjajah dan tsunami
sementara dunia matanya berkaca-kaca

aku tulis puisi yang bukan puisi
atas hormatku pada penyair yang berempati
kagum pada dampak letusan Krakatau
seperti Alan Gould lewat “Krakatoa” yang mencekam
Silas mengungkap “It’s Krakatoa Tonight”
penuh kedalaman cinta
“Krakatoa” TheresaC dengan imaji tinggi
aroma mistik, ritual, ancaman nasib
makna abu dan debu
akan kecemasan dan kebencian
cerita puitis Neela Dolezal tentang kehidupan baru
hadirnya “Anak Krakatau” dari kisah menyedihkan
langit yang gelap, gelombang pasang menyapu desa
36.000 pergi selamanya
sampai “Sight” Wilfrid Wilson Gibson
yang mencari perumpamaan, dalam penglihatan
lebih merah dari api Krakatau.

kutulis puisi yang bukan puisi
tidak sebatas puisi
empati pun tumbuh di hati musisi
lirik-lirik musik agungkan Krakatau
John Curulewski dari band Styx
Krakatau menjadi sifat keangkaraan
sebagai sendawa api bumi
juga “Krakatau” Saxon
berkisah tentang Krakatau
bumi adalah Sunda dengan raungan mematikan
“Over Krakatoa” bersama Nektar
umpama aku lebih Krakatau dari pada microlite
lirik puitik yang panjang “Lava”
lagu The B-52 yang penuh emosi
hatiku bagai Krakatau
hidupkan lahar cinta
jangan lahar cinta berubah jadi batu
lahar panas
lahar panas
lahar merah panas
gairah
lahar gairah
lahar api merah

Kalianda, Bandung, 2013-2014

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 158x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 107x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Islam

Tadarus – Surah Yunus Ayat 57

March 13, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029
#Doa di Bulan Ramadan

Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital

March 13, 2026
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
#Ijazah

Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?

March 13, 2026
Pelukan Bangga Seorang Ibu
Esai

Pelukan Bangga Seorang Ibu

March 13, 2026
Next Post

BENGKEL OPINI RAKyat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com