• Latest
Menggores Asa Pemimpin Politik Baru Aceh

Danantara Problema Moneter Nasional

Februari 22, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Danantara Problema Moneter Nasional

Redaksiby Redaksi
Maret 5, 2025
Reading Time: 3 mins read
Tags: #analisis
Menggores Asa Pemimpin Politik Baru Aceh

Dr. Taufiq Abdul Rahim

600
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Dr. Taufiq Abdul Rahim

Di tengah perkembangan serta dinamika konstalasi ekonomi nasional, dikejutkan dengan usaha dari Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk melakukan stimulus siklus ekonomi nasional dengan membentuk Badan Pengelola Investasi (BPI), yaitu Daya Anagata Nusantara atau Danantara. 

Demikian praktisnya cara berfikir makroekonomi nasional untuk menciptakan siklus perekonomian melalui investasi, yakni dengan membentuk serta meraup uang masyarakat yang tersimpan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Karena otoritas moneter dan kewenangan menguasai uang aset tersebut pada pemerintah pusat.

Dalam kebijakan fiskal dan moneter nasional pemenfaatan dana ini semakin mudah dikoordinir serta dikonsolidasikan karena BUMN dan lembaga keuangan  lainnya di bawah kekuasaan dan wewenang pemerintah. Maka otoritas keuangan dan moneter serta kebijakan fiskal dapat dilakukan oleh negara untuk menguasai dana aset tersebut. 

Demikian pula dana yang dipastikan sulit dilakukan audit, serta pemeriksaan keuangan tersebut sangat mudah  untuk dimanipulasi melalui manajemen keuangan yang hanya di bawah perintah kekuasaan politik yang terpusat tersebut. Dengan demikian untuk stimulus ekonomi dengan alasan investasi nasional akan dimanfaatkan terhadap proyek strategis tertentu. Ini semua sarat dengan kepentingan politikkekuasaan.

Baca Juga

IMG_0532

Minimarket Koperasi Desa, Bukan Minimarket Biasa

Maret 29, 2026
Transisi energi dan kendaraan listrik di Indonesia

Transisi Energi Kendaraan Listrik

Maret 27, 2026

Iran dan Aceh: Pelajaran Kemandirian dan Visi Kolektif Masa Depan

Maret 16, 2026

Sehingga kebijakan moneter dan fiskal berkenaan dengan dana masyarakat yang berada pada lembaga keuangan tersebut dengan logika ekonomi memanfaatkan dana dan aset tersebut yaitu, Danantara akan mengkonsolidasi berbagai aset dan kekuatan ekonomi BUMN agar pengelolaannya lebih optimal. Dimana selama ini juga praktik manajemen BUMN lebih banyak dimanfaatkan oleh elite ekonomi dan politik negara. 

Juga hal ini disampaikan dalam keterkaitan     kewajiban menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di dalam negeri. Sehingga dapat dipastikan jika wewenang digenggam oleh pusat kekuasaan yang sangat sentralistik tersebut, sulit dipastikan kontrol serta evaluasi keuangan, akan mudah dapat diaudit, baik oleh lembaga pemeriksa yang menjadi tanggung jawab menjaga  keuangan negara, dan lembaga keuangan lainnya, maupun pihak yang berwenang seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maupun legislatif.

Karena itu cukup beralasan bagi masyarakat luas, besar kemungkinan pembentukan Danantara dicurigai merupakan upaya memanfaatkan uang rakyat yang berada di BUMN yang selama ini sangat sulit untuk diperiksa serta diaudit. Sementara itu, lembaga yang tiba-tiba hadir secara politik dalam pidato kenegaraan, kemudian dilanjutkan dengan wawancara eksklusif Presiden Republik Indonesia dalam rangka mengoptimalkan aktivitas BUMN, juga usaha merekrut dana yang tersedia adalah, sebagai langkah strategis dan praktis pemerintah untuk konsolidasi semua kekuatan ekonomi, yang di pengelolaan BUMN dengan cara diluar perencanaan awal dipahami oleh rakyat. 

Apalagi selama ini, dana yang berada pada lembaga keuangan negara serta perbankan milik negara atau pemerintah sangat sulit dipaham irakyat pengelolaannya.

Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh pemerintah dengan memanfaat dana milik rakyat yang tersimpan tersebut, di tengah kemelut dan persoalan ekonomi, kemudian juga utang pemerintah Indonesia yang demikian besar, juga tumpukan utang negara yang segera jatuh tempo, secara praktis adalah, di samping pengelolaan pajak dalam jumlah yang tinggi dengan kenaikan pajak, maka cara efektif   lainnya adalah melalui kebijakan fiskal dan moneter melalui Danantara. 

Dengan demikian, usaha untuk menguasai uang masyarakat dengan dalih badan investasi dianggap strategis oleh pemerintah Indonesia di tengah problema makro ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Maka menguasai dana masyarakat melalui dalih investasi dapat menjadikan usaha untuk mengatasi problema ekonomi nasional. Ini sebagai langkah strategis secara moneter. 

Sementara itu rakyat akan tetap berhadapan dengan kemelut ekonomi nasional yang sulit diselesaikan, termasuk beban kesulitan ekonomi.  Dengan demikian, pembentukan serta penguasaan dana aset masyarakat Danantara berada pada lembaga keuangan negara, semua BUMN serta bank-bank milik pemerintah hanya langkah dan usaha praktis elite pemerintah negara dan kelompoknya agar mendapatkan cara mudah menguasai dana milik masyarakat. 

Namun demikian, dapat dipastikan sulit dilakukan evaluasi pemanfaatkan keuangannya juga tidak mudah dikontrol jika dikuasai oleh orang dan kelompok tertentu, meskipun mengatasnamakan kepentingan rakyat, namun hanya demi kepentingan elite dan para oligarki yang selama ini menguasai sumber daya alam untuk diekploitasi.

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Tubuh-Tubuh yang Ditelanjangi di Sekolah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com