POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh Selatan

Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa

Teuku Masrizar by Teuku Masrizar
Februari 10, 2025
in Aceh Selatan, Pangan, Tapaktuan
0
Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa - 097dd457 a324 41bc 9f68 36ffc1d7e202 | Aceh Selatan | Potret Online

Oleh Teuku Masrizar

Selesai makan siang hari ini saya kembali ke kantor untuk melaksabakan tugas-tugas yang belum selesai dilaksanakan pagi tadi. Namun saya singgah kembali di Reborn Kupi, Kampung Padang,Tapaktuan setelah dua minggu tidak berkunjung.  Saya kembali rindu dengan Hayuzar Saputra yang kerap dipanggil Bogem, kocak dan candanya dalam melayani setiap pengunjung di cafenya.

Baca Juga
  • Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa - 0c987723 19b5 4c91 9583 00f6eaeee962 1 | Aceh Selatan | Potret Online
    # Ironi
    Mengenal Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah di Saat 173 Jiwa Tewas
    05 Des 2025
  • Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa - IMG_0259 scaled_11zon 1 | Aceh Selatan | Potret Online
    Aceh Selatan
    Jambo Hatta, Kenangan Sejarah yang Terabaikan
    24 Mar 2025

Sekilas cafe ini kelihatan tidak menarik, justru tidak nampak seperti sebuah cafe layak biasanya. Hanya rumah biasa, layaknya rumah-rumah yang ada di sepanjang Pesisir barat Aceh lainnya. Namun suasanannya berubah ketika sudah memasuki dan sudah di dalam cafe. 

Designnya menarik dengan gaya modern menjadi lebih nyaman untuk berlama-lama sambil meyeruput bir pala.

Baca Juga
  • Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa - C38959FB BB34 4772 9DB3 CB6F52712653 | Aceh Selatan | Potret Online
    Aceh
    Siswa SMKN 1 Tapaktuan Lulus Beasiswa Aceh Carong ke Polman Bandung
    29 Agu 2022
  • IMG_1181
    Artikel
    Negara, Sepiring Nasi dan Rasa Curiga
    16 Mei 2026

Kata Bogem, awalnya pasca resign dari Staf Pengaman Bank Rakyat Indonesia (BRI), dia membuka sebuah cafe. Sebagai cafe yang lazim pada umumnya, namun usahannya jalan  di tempat. Lalu bogem  ingin mencoba jenis minuman baru. Tidak saja kopi dan variasi minuman turunannya, namun juga coba meracik  hal baru sesuai dengan potensi  Aceh Selatan, Pala. 

Dalam tradisi petani pala di Aceh Selatan, biasanya biji dan fuli saja yang dimanfaatkan dan bernilai ekonomis/Sementara daging buah selama ini telah dijadikan berbagai varian deversifikasi, baik manisan pala, sirup pala, permen pala, hingga balsem pala sebagai hasil ikutan.

Baca Juga
  • 52ec1706-de44-4638-9364-d3b561187fe4
    Artikel
    Antara Hidayah dan Kesesatan: Tauhid sebagai Cahaya, Kejujuran Hati sebagai Jalan
    25 Apr 2026
  • fd6fdec8-d447-4ed7-916d-8342394ff4e6
    Artikel
    Menyembuhkan Bumi Menumbuhkan Masa Depan
    02 Mei 2026

Bogem terus mencoba berbagai inovasi dengan bahan baku daging buah pala. Berkali-kali banyak yang gagal belum menemukan taste yang cocok . Dia tidak putus asa, terus mencoba dan bertanya dengan banyak orang juga  dengan ahli dalam bidang makanan dan minuman.  Perjuangannya berbuah manis. Dia telah menghasilkan minuman ekstrak pala  yang lebih sering  disebut Bir Pala. 

Menariknya ada perbedaan antara makanan dan minuman olahan pala lainnya dengan bir pala. Dalam proses pembuatan bir pala tidak menghasilkan limbah, karena daging dan kulit buah semua digunakan. Bahkan ampas sisa olahan bir pala biasanya dihinggapi lebah, bisa jadi untuk memperkaya rasa  madunya dan tidak dikunjungi lalat. Setelah busuk biasanya dapat digunakan sebagai pupuk.

Bogem jadi senang, namun sekali – kali bingung. Senangnya karena telah menemukan jenis minuman baru dan cocok dikomsumsi oleh semua kalangan, enak dan menyehatkan. Tapi di lain sisi,  dia bingung dengan nama “bir pala”. Bagaimana mungkin maju usahanya jika nama minuman favoritnya “bir pala” yang mengandung alkohol dan haram diminum oleh kalangan muslim. Akhirnya dia mengurus dokumen dan sertifikat dari BPPOM  dan LPPOM MPU ACEH bahwa minuman bir pala halal dan aman dikomsumsi dan tidak mengandung alkohol.

Selanjutnya Bogem kembali sertifikat merek dari Kemenkum HAM  dengan etiket merek “Berpala”. Ya begitulah kalau sesuatu yang sering disebut dalam masyarakat Aceh, bila namanya Ismail maka dipanggil mae, Muhammad Kasim dipanghil Mak kasem dan sebagainya. Nah begitu juga harusnya “Berpala” uang dimaknai mari sama-sama minum ekstrak pala namun disebut “birpala”. Oalllla@

Previous Post

Manfaat Jalan Pagi

Next Post

Korupsi, Kapankah Berakhir?

Next Post
Bir Pala darı Negeri Tuan Tapa - 81eb35b0 1e5e 4ad2 a933 2bc050e72028 | Aceh Selatan | Potret Online

Korupsi, Kapankah Berakhir?

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah