• Latest
Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Maret 8, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Runtuhnya Dominasi Barat, Datangnya Keadilan? Ujian Rasionalitas Umat Muslim dalam Menyambut Tatanan Global Baru Versi Timur

Maret 28, 2026
IMG_0523

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Maret 28, 2026
5a460fc4-b5a8-48d2-9efe-fdf4b6b456c5

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
IMG_0518

Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa

Maret 27, 2026
b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 27, 2026

Rekonsiliasi Sunni–Syiah: Kunci Persatuan Umat Islam Menghadapi Ketimpangan Global

Maret 27, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Maret 8, 2026
in #Pendidikan, Artikel, Dinas Pendidikan Aceh, Kualitas pendidikan, Manggeng, pendidikan Aceh, POTRET Sekolah, Sejarah
Reading Time: 3 mins read
0
Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun
591
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Tabrani Yunis

Ketika menulis tulisan yang berjudul “ Menggali Informasi dan Literatur Tentang Para Perwira dari Manggeng pada Masa Lalu” yang dimuat di Potretonline.com, edisi 5 Maret 2026. Tulisan itu bukanlah tulisan yang sudah sempurna, yang didukung oleh sejumlah data kualitatif, maupun kuantitatif tentang tokoh-tokoh yang penulis paparkan. Artinya masih banyak informasi atau data yang kurang, sehingga terasa masih banyak ruang hampa yang harus diisi atau dilengkapi, disempurnakan oleh siapa pun yang tertarik dan peduli.

Baca Juga

IMG_0523

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Maret 28, 2026
5a460fc4-b5a8-48d2-9efe-fdf4b6b456c5

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Eksistensi tulisani itu bisa dijadikan sebagai embrio atau tulisan awal untuk menggali, mengumpulkan serpihan-serpihan informasi atau data yang dapat memaparkan lebih lengkap tentang kekayaan sejarah tokoh-tokoh Manggeng sebagai kasanah literasi dan sejarah perjuangan di tingkat lokal dan mungkin nasional. 

Jadi tulisan ini bisa menjadi trigger atau pemantik bagi siapa saja yang tertarik untuk menulis lebih lanjut. Tulisan ini ibarat membangkitkan batang terendam. Harus ada kepedulian, kemauan untuk menggali dan menuliskan menjadi catatan sejarah di setiap wilayah, termasuk bagi kecamatan Manggeng.

Nah, untuk menyempurnakan ruang hampa tersebut dibutuhkan banyak informasi atau data yang harus dikumpulkan. Penulis telah berusaha mencari data atau informasi tentang tokoh-tokoh perwira Manggeng tersebut dari berbagai sumber, namun karena berbagai alasan, salah satunya adalah terbatasnya data dan dokumen tertulis, baik dari buku, maupun dari dokumentasi di internet. 

Idealnya, semua data mengenai tokoh-tokoh dalam paparan tulisan tersebut cukup tersedia, sehingga dengan mudah dikompilasi menjadi sebuah tulisan yang lengkap dan sempurna. Namun karena terbatasnya informasi dan referensi, tulisan itu tampil sebagai waker, yang diharapkan dapat membangun keinginan atau kemauan berbagai pihak untuk melengkapinya.

Dalam hal ini, penulis menemukan kendala. Sebuah kendala yang berkaitan dengan sumber bacaan, sumber informasi, sumber dokumentasi atau literatur mengenai sejumlah tokoh masyarakat Manggeng pada masa prakemerdekaan hingga pascakemerdekaan Indonesia. Persoalannya, nama-nama tokoh yang kita cari, tidak tercatat dalam arsip lokal, maupun nasional, untuk dapat kita jadikan sebagai bahan tulisan.

Kendala itu sangat mengganggu. Dikatakan mengganggu, karena menghambat proses penulisan. Bila banyak data dan referensi yang kita punya, maka akan banyak lahir tulisan-tulisan baru yang ditulis dari berbagai sudut pandang atau perspektif oleh siapa saja yang peduli dan tertarik.

Nah, adanya kendala berupa minimnya informasi atau dokumentasi mengenai tokoh-tokoh pelaku sejarah itu, bisa diatasi dengan berbagai cara. Salah satu cara yang partisipatif dan produktif adalah dengan melibatkan pihak lembaga pendidikan atau sekolah. 

Misalnya, untuk kasus keluarangan informasi ata atau dokumentasi itu bisa mengajak pihak sekolah tingkat SMA di Kecamatan Manggeng. Mengajak guru sejarah di sekolah mengumpulkan informasi dari masyarakat lokal atau luar yang tahu atau mengenal tokoh-tokoh yang akan ditulis.

Guru bisa melibatkan siswa melakukan wawancara untuk mengumpulkan informasi atau cerita lisan dari tetua kampung.

Ke dua, menelusuri arsip Aceh Barat Daya atau museum sejarah Aceh. Ke tiga, membandingkan data tersebut dengan sumber informasi atau dokumentasi dari sumber lain.

Nah, penglibatan siswa SMA dalam pengumpulan informasi lisan lewat wawancara ini akan memberikan banyak pengetahuan dan pengalaman bagi siswa dalam melakukan kegiatan survei atau penelitian sederhana di bawah bimbingan guru sejarah. Model ini bisa menumbuhkan kembali minat belajar sejarah di kalangan siswa. Juga bisa dimaknai sebagai upaya revitalisasi pelajaran sejarah yang selama ini sudah tenggelam dari minat belajar sejarah di kalangan siswa di sekolah.

Selain itu, kegiatan yang melibatkan siswa dalam proses pengumpulan informasi dan dokumentasi sejarah ini, sekaligus bisa menggerakan program literasi sekolah. Dikatakan demikian karena para siswa akan diberi tugas menulis atau melakukan kompilasi informasi dalam tulisan. Jadi siswa akan dibimbing menuliskan hasil pencarian atau pengumpulan informasi tersebut untuk disajikan dalam bentuk artikel yang akan disebarkan dalam berbagai media.

Dengan demikian, ibarat kata pepatah. Sekali merangkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sehingga tulisan ini, dapat dijadikan contoh membangun Kemampuan meakukan penerlitian di kalangan siswa SMA. Untuk mewujudkannya perlu dibangun komunikasi dengan pihak sekolah, pihak kepala sekolah dan guru sejarah. Dengan cara ini, sekolah bukan saja berhasil melibatkan dan mengajarkan para siswa mau dan mampu secara aktif menuliskan sejarah, sekaligus bisa membangun kemampuan menulis yang menjadi barometer peningkatan kualitas sekolah atau lembaga pendidikan yang diukir oleh para siswa sendiri. 

ADVERTISEMENT

Kini setiap sekolah bisa melakukan kegiatan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran sejarah dan proses membangun kemampuan literasi siswa yang saat ini sedang layu. Jadi tidak ada kata terlambat. Lebih baik terlambat, dari pada tidak ada atau tidak pernah sama sekali. Mari kita bergerak bersama sekarang. Jangan tunggu lama-lama.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 284x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 270x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 224x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 154x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 150x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Baca Juga

Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott
Analisis

Runtuhnya Dominasi Barat, Datangnya Keadilan? Ujian Rasionalitas Umat Muslim dalam Menyambut Tatanan Global Baru Versi Timur

Maret 28, 2026
IMG_0523
Sejarah

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Maret 28, 2026
5a460fc4-b5a8-48d2-9efe-fdf4b6b456c5
Pendidikan karakter

Tawuran Pelajar,Potret Buram Dunia Pendidikan

Maret 28, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077
Antologi Puisi

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
Next Post
Soal BoP, Kalian Ikut Tokoh Agama atau Mahasiswa

Soal BoP, Kalian Ikut Tokoh Agama atau Mahasiswa

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com