Dengarkan Artikel
Di tengah dunia yang penuh slogan religius, identitas, dan klaim kebenaran, kita jarang berhenti untuk bertanya: apakah agama benar-benar membebaskan manusia?
Dalam episode podcast kali ini, kami membedah salah satu karya paling provokatif Ali Shariati, Religion vs. Religion. Sebuah buku yang tidak sekadar membahas iman, tetapi menggugat cara agama dipahami dan dipraktikkan dalam sejarah.
Shariati mengajukan tesis yang mengguncang: konflik terbesar manusia bukanlah antara agama dan ateisme, melainkan antara dua jenis agama—agama pembebasan dan agama kekuasaan.
Agama pembebasan berdiri bersama kaum tertindas. Agama kekuasaan berdiri di balik mimbar yang aman, dekat dengan elite dan stabilitas semu.
📚 Artikel Terkait
Melalui pembacaan kritis, episode ini tidak hanya mengurai gagasan Shariati secara teoritis, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas sosial-politik hari ini. Apakah agama masih menjadi energi moral untuk keadilan? Ataukah ia telah berubah menjadi simbol yang nyaman bagi struktur yang timpang?
Podcast ini mengajak Anda bukan sekadar mendengar, tetapi merenung. Karena mungkin pertanyaannya sederhana—namun tidak mudah dijawab: Jika agama hadir di tengah ketidakadilan, ia akan berdiri di barisan siapa?
Selamat mendengarkan dan selamat berpikir.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





