• Latest
Sesosok Ayah

Sesosok Ayah

Februari 8, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Sesosok Ayah

Redaksiby Redaksi
Februari 8, 2026
in Ayah, Esai, Hari ayah
Reading Time: 2 mins read
Sesosok Ayah
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Isya Fakhriani

Taruni SMK Negeri 1 Jeunieb, Bireun

Tentang cinta yang diam-diam menjaga.
Tidak semua cinta di dunia ini tampil dalam bentuk kata-kata. Ada cinta yang bekerja dalam diam—tanpa banyak bicara, tanpa banyak mengeluh—namun terasa dari setiap tindakannya. Itulah cinta seorang ayah. Selayaknya dinukil dalam sebuah tulisan di hari ayah.

Hari Ayah bukan sekadar perayaan tahunan. Ia adalah pengingat bahwa di balik setiap langkah percaya diri yang kita ambil hari ini, ada sosok yang dulu menuntun kita pelan-pelan, mengajarkan cara berdiri, berjalan, hingga berani menghadapi dunia.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
8ebfa6ab-7ef6-4c91-be8a-443b7a9d1588

Ramadan, Rindu dan Gema Takbir di Negeri Seribu Menara

Maret 26, 2026
Lebaran di Kampung yang Sunyi

Lebaran di Kampung yang Sunyi

Maret 23, 2026

Ayah mungkin bukan orang yang paling pandai mengekspresikan perasaannya. Kadang caranya mencintai terasa kaku, bahkan dingin. Namun kita belajar seiring waktu bahwa setiap nasihat yang ia ucapkan, setiap teguran yang terdengar keras, hingga setiap usaha kecil yang tidak pernah dipamerkan—semuanya adalah bentuk perhatian yang tulus.

Kita ingat bagaimana ia pulang dengan langkah lelah, tetapi tetap tersenyum saat melihat kita. Kita ingat bagaimana ia berpura-pura kuat, bahkan ketika dunia terasa berat di pundaknya. Ayah selalu ingin kita melihatnya sebagai tempat yang aman, bukan seseorang yang rapuh.

Kini, ketika usia kita bertambah, barulah kita menyadari bahwa ayah pun manusia. Ia pernah takut, pernah bimbang, pernah khawatir tentang masa depan kita. Namun ia tetap berdiri di garis depan, menjadi perisai yang tidak pernah meminta ucapan terima kasih.

Hari Ayah adalah kesempatan bagi kita untuk mengatakan hal-hal yang mungkin selama ini tertahan:
“Terima kasih, Ayah.”
Terima kasih untuk segala peluh, doa yang tak terdengar, dan cinta yang kau titipkan dalam tindakan kecil yang sering tak kami sadari.

Jika ayahmu masih ada, peluklah ia lebih lama hari ini. Jika jarak memisahkan, teleponlah. Jika yang tersisa hanyalah kenangan, kirimkan doa terbaikmu. Cinta seorang ayah tidak pernah benar-benar pergi—ia hidup dalam keberanian, kebaikan, dan keteguhan yang kini ada dalam diri kita.

Selamat Hari Ayah.
Untuk semua ayah, calon ayah, dan sosok yang hadir sebagai ayah. Terima kasih karena telah menjadi rumah yang tak pernah runtuh.

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Antara Berkas Epstein, Nurani Bangsa, dan Cermin Peradaban

Antara Berkas Epstein, Nurani Bangsa, dan Cermin Peradaban

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com