• Latest
Elite Jawa Timur Mulai Ketar-ketir Dibuat KPK

Elite Jawa Timur Mulai Ketar-ketir Dibuat KPK

Februari 4, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Elite Jawa Timur Mulai Ketar-ketir Dibuat KPK

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 4, 2026
Reading Time: 3 mins read
Elite Jawa Timur Mulai Ketar-ketir Dibuat KPK
593
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Tulisan saya terkait pengakuan jujur Fujika, istri siri almarhum Kusnadi di Pengadilan Tipikor Surabaya, meledak. Orang Jawa Timur pada absen. Bahkan tulisan itu banyak diplagiat oleh akun yang ingin monetisasi. Ini lanjutan kisah korupsi berjamaah ala elite Jatim. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Cak, bayangkan Jawa Timur itu seperti Reog Ponorogo. Harusnya gagah, sakral, penuh wibawa. Tapi di sidang Tipikor Surabaya, Reog itu berubah jadi topeng Singo Barong palsu. Mulutnya mangap bukan karena mistik, tapi karena kenyang menelan triliunan rupiah APBD. Inilah drama korupsi hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Jatim 2019–2024. Bukan dagelan ludruk, tapi ketoprak penghisapan uang rakyat.

Datanya jangan main-main, gus. Ini bukan angka di papan tulis anak SD. Tahun 2020: Rp 2,822 triliun. Tahun 2021: Rp 1,993 triliun. Tahun 2022: Rp 2,136 triliun. Tahun 2023: Rp 1,416 triliun. Totalnya segunung Gunung Wilis. Uang yang harusnya jadi tambalan jalan berlubang di Madura, sekolah reyot di Tapal Kuda, irigasi kering di Mataraman, malah berubah jadi sate klopo elit, dimakan rame-rame sambil senyum ke kamera.

Dalangnya? Kusnadi, eks Ketua DPRD Jatim. Sudah wafat 16 Desember 2025 karena kanker getah bening. Tapi orang ini, seperti keris empu, meski empunya mati, tusukannya masih terasa. Lewat BAP yang dibacakan di sidang Senin, 2 Februari 2026, Kusnadi melempar bom asap ala Suramadu. Bau busuknya nyebar ke mana-mana.

Isinya? Pegang perut dulu. Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur disebut menikmati fee sampai 30 persen dari tiap hibah pokir. Tiga puluh persen, cak! Itu bukan sambal pecel, itu saus korupsi pekat. Dari triliunan rupiah, ratusan miliar mengalir seperti Bengawan Solo saat banjir, deras, cokelat, dan menghanyutkan nurani.

Sekda-sekda ikut festival: 5–10 persen. Kepala Bappeda Mohammad Yasin dan Kepala BPKAD Bobby Soemiarsono: 3–5 persen. Puncaknya—ini bikin warga Jatim pengen banting sandal, SEMUA kepala OPD Pemprov Jatim disebut dapat 3–5 persen otomatis. Ini bukan maling ayam. Ini rombongan pencopet naik kereta api Mutiara Timur, gerbongnya APBD.

Kusnadi bilang semua tahu, semua setuju, semua “siap dipertanggungjawabkan hukum.” Kalimat paling satir sedunia. Seolah ada rembug desa versi elite, bukan bahas panen padi, tapi panen fee. Kopinya hitam, senyumnya putih, hatinya legam. Rakyat? Disuruh nonton dari balik pagar sambil bayar pajak.

Baca Juga

b25b943e-f0d2-47df-bd75-ad0c643a8322

Gara-gara Tahanan Rumah Gus Yaqut, Akhirnya KPK Minta Maaf

Maret 27, 2026
Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Cerita di Balik OTT: Mengapa Korupsi Kepala Daerah Terus Terjadi?

Maret 20, 2026
Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi, ART Dijadikan Direktur Perusahaannya

Maret 10, 2026

Sidang makin panas saat Hakim Ferdinand Marcus, versi Cak Sakera berjubah hakim, memerintahkan JPU KPK pada 29 Januari 2026, “Panggil Khofifah!” Biar jelas. Biar ndak pakai wayang bayangan. KPK mengangguk. Jadwalnya masih misteri, mungkin 5 Februari 2026, mungkin saat dramanya pas. Para terdakwa; Hasanuddin, Jodi Pradana Putra, Sukar, Wawan Kristiawan gelisah seperti penjual rujak kena razia. Penasihat hukum malah tepuk tangan, “Bagus, biar terang!”

Sampai 3 Februari 2026, Khofifah masih diam. Hening seperti pantai Pacitan tengah malam. Padahal Juni 2025 pernah bilang Kusnadi “pasti tahu”. Sekarang? Mode senyap. Padahal BAP sudah terlanjur keliling seperti odong-odong bau busuk.

Kusnadi memang wafat. Penyidikannya gugur. Tapi BAP-nya hidup. Lebih hidup dari baliho kampanye. Hibah pokir yang oleh Kemendagri dibatasi maksimal 10 persen PAD, di Jatim bisa nyaris 20 persen APBD. Ini bukan khilaf. Ini rakus struktural.

Warga Jawa Timur, muaklah! Ini bukan sekadar korupsi, ini penghinaan budaya. Reog dipermalukan, ludruk dipelesetkan, Suramadu dijadikan metafora pelarian. Kalau KPK berani bongkar sampai akar, OPD, wagub, semua, masih ada harapan. Kalau tidak, Jatim cuma jadi lumbung padi yang dijarah tikus got gorong-gorong. Tikus, cak, cuma takut satu hal, cahaya dan sapu rakyat.

“Bang, definisi uang hantu dimakan setan, mungkin macam inilah ya?”

“Benar, wak. Bila dimakan bukan menjadi tenang, malah tiap malam mengitung kasau di atap rumah.” Ups

Foto Ai hanya ilustrasi

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Serumpun Puisi ZEIA@1

Serumpun Puisi ZEIA@1

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com