POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Anak

Takjil untuk Adik Kecil

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 15, 2025
in Anak, Anak-anak, puasa
0

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (11)

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Baca Juga
  • 01
    Anak-anak
    e-tikbroh.yak Kegiatan Pengelolaan Sampah untuk Anak-Anak
    04 Mar 2024
  • Ilustrasi-kekerasan-tehadap-anak
    Anak
    Kejahatan Seksual Online terhadap Anak di Indonesia
    11 Mei 2026

Di sudut jalan yang ramai,
Langit sore berpendar jingga,
Orang-orang bergegas, mencari takjil,
Sementara seorang bocah berdiri di tepi trotoar.

Tangannya menggenggam lembar rupiah,
Hasil dari ibunya yang menjahit pakaian orang.
Hari ini, hanya cukup untuk sebungkus takjil,
Dan ia harus memilih dengan hati-hati.

Baca Juga
  • Takjil untuk Adik Kecil - 1001377152_11zon | Anak | Potret Online
    Artikel
    Ketika Anak Luput dari Kebijakan
    23 Mar 2026
  • Takjil untuk Adik Kecil - 2025 05 10 09 05 39 | Anak | Potret Online
    Anak Cerdas
    Waspadai Tontonan Anomali Berbasis AI: Ancaman Nyata bagi Perkembangan Otak Anak
    10 Mei 2025

Ibunya bilang, “Beli kolak saja, Nak,”
Kolak pisang yang hangat, mengenyangkan.
Tapi hatinya ingin es campur yang dingin,
Segar di kerongkongan setelah seharian puasa.

Ia berdiri cukup lama di depan gerobak,
Melihat orang-orang membeli dengan mudahnya.
Sementara ia, harus berpikir,
Satu bungkus untuk berbuka nanti di rumah.

Baca Juga
  • Takjil untuk Adik Kecil - IMG 20250301 WA0008 | Anak | Potret Online
    #Pertamax
    Puasa Oplosan
    01 Mar 2025
  • Takjil untuk Adik Kecil - 3d53bdd7 ac96 4fed 9e5d b1fe4c856e2f | Anak | Potret Online
    puasa
    Pedal-Pedal Doa di Jalanan Kota
    11 Mar 2025

Penjualnya tersenyum, memahami ragu di wajah bocah itu.
“Lagi puasa ya, Dik? Ini, takjil buatmu, anggap sedekah.”
Si bocah terkejut, matanya berbinar,
Namun ia menggeleng, “Aku mau beli, Bu, ini uangnya.”

Penjual itu tertawa kecil, lalu mengemas kolak,
“Makan yang enak, ya. Salam buat ibumu.”
Si bocah tersenyum, mengambil bungkusan itu,
Sambil berlari pulang, hatinya berbunga.

Di rumah, ibunya sudah menunggu,
Dengan piring kosong dan gelas berisi air putih.
“Ini, Bu, kolaknya,” katanya riang.
Ibunya tersenyum, menepuk kepala anaknya.

Azan magrib berkumandang,
Mereka berdoa, tangan menengadah ke langit,
Meskipun sederhana, kebersamaan ini adalah rezeki,
Dan malam ini, takjil mereka terasa lebih manis.


Rumah Kayu Cepu, 11 Maret 2025

Previous Post

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Next Post

Wanita Danantara

Next Post
Takjil untuk Adik Kecil - danantara | Anak | Potret Online

Wanita Danantara

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah