POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

RedaksiOleh Redaksi
January 18, 2026
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Hendra Er
Jubir Aliansi Gerobak Cangpanah

POTRET lahir bukan dari gemuruh media yang sibuk mengejar sensasi politik, isu SARA, atau lontang-lantung kecaman. Ia justru tumbuh dari kesunyian yang produktif: dari kegelisahan menulis, dari hasrat merawat kata, dan dari keyakinan bahwa literasi adalah jalan panjang untuk membangunkan nalar serta keberanian bersuara. Sejak awal, POTRET memilih menjadi ruang yang mengajak orang berpikir, bukan sekadar bereaksi.

Majalah POTRET ini didirikan oleh Tabrani Yunis pada 11 Januari 2003. Seorang guru yang menutup masa tugas formalnya pada tahun 2022, tetapi tak pernah benar-benar pensiun dari dunia pengabdian. Selain aktif sebagai pegiat literasi, ia juga terlibat dalam kerja-kerja pemberdayaan masyarakat melalui LSM Center for Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh. Dari tangan dan gagasan itulah POTRET dirintis sederhana, dan bersahaja.

POTRET tumbuh dari kata-kata yang dirawat dengan kesabaran, dari kalimat yang disusun tanpa tipu daya, dari paragraf yang jujur pada kenyataan. Sejak mula, ia memosisikan diri sebagai ruang bertutur tempat cerita, pikiran, dan pengalaman guna merawat literasi. Kini, ia bertransformasi menjadi potretonline.com, ruh itu tidak berubah. Yang berganti hanyalah medium, esensinya tetap, menghadirkan tulisan-tulisan dengan sudut pandang berbeda terhadap kebanyakan media lainnya.

Di tengah derasnya arus informasi yang bergerak serba cepat, kata-kata sering kehilangan kedalaman. Ia melintas di layar, dibaca sekilas dan berlalu, kemudian lenyap tanpa jejak. POTRET memilih jalur sebaliknya. Ia tidak sekadar menyajikan kabar atau pendapat, tetapi merawat literasi sebagai proses berpikir sebagai upaya memahami realitas dengan lebih jernih. Dari situlah POTRET bertahan, menjadi penanda eksistensinya dalam merawat literasi anak bangsa

Salah satu kekuatan POTRET terletak pada rubrik opininya. Di ruang ini, nalar dipertemukan tanpa perlu meninggikan suara. Perbedaan pandangan tidak diarahkan menjadi pertikaian, melainkan diletakkan sebagai bahan dialog. Opini di POTRET tidak mengklaim diri sebagai kebenaran mutlak, melainkan sebagai penimbangan ulang terhadap realita, mempertanyakan, bahkan meragukan hal-hal yang selama ini diterima begitu saja. Di tengah kebisingan hiruk pikuk sebuah fenomena yang terjadi di belahan masyarakat, rubrik ini menjadi tempat pikiran yang bebas.

Selain itu, POTRET juga menghadirkan rubrik esai sebagai ruang perenungan. Ia berjalan dengan santai, tidak tergesa mengejar viralitas. Esai-esai di POTRET mengajak pembaca menoleh pada hal-hal yang kerap luput dari kegelisahan sosial, perubahan budaya, hingga pengalaman personal yang sunyi namun bermakna. Di sini, kata-kata bekerja bukan hanya untuk menjelaskan, tetapi juga untuk merasakan.

Rubrik refleksi pun tak kalah penting. Ia mengajak pembaca menengok ke dalam diri, menawarkan jeda sebuah ruang hening di tengah dunia yang gaduh. Rubrik ini menegaskan bahwa literasi bukan semata soal pengetahuan, melainkan juga kesadaran diri dan kepekaan batin.

Yang paling menggembirakan, POTRET tidak mengabaikan masa depan. Melalui rubrik Anak-Anak Menulis dalam Majalah Anak Cerdas, POTRET menanam benih literasi sejak usia dini. Anak-anak diberi ruang untuk bercerita dengan bahasa mereka sendiri, tanpa dibebani ukuran mindset orang dewasa. Imajinasi dibiarkan tumbuh secara jujur dan bebas. POTRET seolah memahami bahwa merawat era tidak cukup dengan mencatat hari ini, tetapi juga dengan menyiapkan generasi yang berani berpikir dan menulis.

Peralihan POTRET ke ranah digital melalui potretonline.com bukan sekadar perubahan bentuk, melainkan perluasan makna. Dari halaman cetak ke layar gawai, dari jangkauan terbatas ke audiens yang lebih luas, POTRET tetap setia pada akarnya bahwa merawat literasi adalah cerminan kemajuan berpikir anak bangsa di tengah disrupsi teknologi.

📚 Artikel Terkait

Anak Tuli dan Buta yang Berhasil Menjadi Penulis Terkenal

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

MANFAAT YANG TERSEMBUNYI DARI SEPEDA

Kejamnya Politik, Sampai Cucu Mantan Presiden pun Ditembak

Pada akhirnya, POTRET adalah sebuah cermin. Ia memantulkan wajah zaman melalui tulisan-tulisan yang jujur, kritis, dan penuh empati. Ia lahir dari kata-kata, hidup bersama cerita, dan semoga terus menjaga zaman melalui literasi yang dirawat dengan kesungguhan. Selamat ulang tahun ke-23, Majalah POTRET. Teruslah konsisten menyalakan api literasi bagi anak bangsa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share5SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Munasabah dari Tanah yang Terendam: Iman, Amanah, dan Luka Ekologi Aceh

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00