POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ketika Air Datang, dan Empati Menyusul

RedaksiOleh Redaksi
December 20, 2025
Ketika Air Datang, dan Empati Menyusul
🔊

Dengarkan Artikel

Ketika Air Datang, dan Empati Menyusul

By: Cut Putri Dinata

Sehari setelah banjir melanda, Komunitas Inong Literasi membuka donasi.

Bukan dengan rencana besar, hanya dengan satu niat: tidak membiarkan saudara-saudara kami bertahan sendirian.

Kami mendata anggota Inong Literasi yang menjadi korban.

Pesan-pesan masuk cepat, langkah-langkah pun diambil. Para member bergerak hampir tanpa jeda. Alhamdulillah, dana terkumpul, dan kebutuhan segera dibelanjakan berdasarkan informasi sahabat-sahabat Inong Literasi yang berada langsung di lokasi bencana.

Penyaluran bantuan tidak mudah.

Ada lelah, ada air mata, ada emosi yang naik turun. Dari sekian banyak kisah, satu cerita menetap lama di hati kami. Seorang ibu dan anak-anaknya bertahan di loteng rumah saat air naik.

Banjir datang dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak pernah mereka bayangkan. Seumur hidup, wilayah itu tidak pernah kebanjiran.

Anak-anaknya mengalami trauma berat.

📚 Artikel Terkait

Klarifikasi Sang Istri Menteri Nyatakan Tak Gunakan Uang Negara

Media Sosial Berbasis Internet Dapat Lebih Maksimal Menjadi Pendukung Berbagai Usaha

Rafly Kande Sosialisasikan Peran Pertamina Geothermal Berkelanjutan di Aceh Jaya

MENEGAK SANTUN YANG KIAN REBAH

Di tengah hari itu, sebuah pesan masuk.

Seorang dosen Universitas Teuku Umar, Meulaboh ingin berbagi, bukan dengan uang, melainkan dengan benda-benda yang memiliki makna. Boneka-boneka kesayangan putrinya.

Sepeda mini pink.

Sepeda roda tiga.

Dan sebuah skuter kecil berwarna pink.

Dengan wajah malu-malu, Naya menyerahkan mainan-mainannya.

Gadis kecil itu memahami, dengan caranya sendiri, bahwa ada anak-anak seusianya yang sedang kehilangan rasa aman.

Kami langsung teringat anak-anak yang bertahan di loteng rumah itu.

Mainan-mainan ini, insyaAllah, akan kami kirimkan ke sana.

Bukan sekadar hadiah, tetapi harapan kecil agar senyum mereka perlahan kembali.

Kadang, pemulihan tidak selalu datang dalam bentuk besar. Ia hadir lewat tangan kecil, dan empati yang tumbuh lebih dulu dari usia.

Terima kasih, Pak.

Terima kasih, Naya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Bencana Ini Diskriminatif

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00