• Latest
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 864a0c0f 638a 40ab 8598 50748dfa7252 | Puisi Bencana | Potret Online

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Desember 19, 2025
Ilustrasi kerumunan orang menatap ponsel di bawah panggung politik dengan figur pemimpin yang dikendalikan seperti boneka oleh tangan besar di atasnya, menggambarkan manipulasi, popularitas, dan hilangnya akal sehat dalam demokrasi.

Menuju Bangsa Goblok (MBG)

April 23, 2026
IMG_0914

Demokrasi Sebagai Dunia: Pergulatan Makna dalam Ruang Digital

April 23, 2026
27f168e7-1260-4771-8478-62c43392780e

Pulo Aceh, William Toren dan Pendidikan Kami

April 23, 2026
IMG_0904

Cahaya di Balik Luka

April 23, 2026
35b66c8c-a220-4f11-8e9a-6fccf401ca7b

Arsitektur Linguistik: Menelusuri Ontologi Kata dan Logika Taqsim dalam Ilmu Nahwu.

April 23, 2026
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 38a1ed71 84b6 44ab 9f7a a62e2a66e5e2 | Puisi Bencana | Potret Online

Perserikatan Bangsa-Bangsa Tanpa Kompas Arah di Tengah Gejolak Dunia Global

April 22, 2026
d1791700-9d77-4212-83e6-eb00db9a7ade

Dari Lumbung ke Etalase: Pergeseran Nalar Hidup Masyarakat Desa

April 22, 2026
2ba083ca-6b42-4301-9181-39025ceadd55

Hikayat Negeri Para Kuli dan Berhala Hijau

April 22, 2026
Kamis, April 23, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2025
in Puisi Bencana
Reading Time: 2 mins read
0
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 864a0c0f 638a 40ab 8598 50748dfa7252 | Puisi Bencana | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Tanjak di Singgahsana, Lumpur di Rakyat

Pada balai bertiang pidato
para pembesar mengira langit patuh
kata mereka: negeri ini teguh
mampu berdiri tanpa tongkat dunia
sementara bumi di Aceh ternganga
menelan rumah, doa dan tulang
lumpur jadi kitab tak terbaca
jerit rakyat jadi nota kaki
wahai negara bertanjak megah
apakah engkau mendengar dari singgahsana
atau hanya dari graf dan angka
seribu nyawa bukan retorik
dua ratus hilang bukan statistik
anak-anak tidur di khemah angin
ibu menyusu dengan air mata
kemandirian apakah ini
jika bantuan ditimbang maruah
sedang maut tidak menunggu mesyuarat

Alkhair Aljohore@ 1
Malaysis
16.12.25

Baca Juga
  • Puisi-Puisi Bencana Alkhair Aljohore
  • Kumpulan Sajak Alkhair Aljohore@

——-^^^^——

Terkendali Menurut Lumpur

Baca Juga
  • Perjalanan yang Tak Pernah Kembali
  • Segera Kirim Puisi Bertema “Bencana” Ke Komunitas Seni Kuflet

Aku lihat peta mencair di meja
Jakarta menjadi mulut bercermin
berkata: terkendali, terkendali

sementara Aceh menjelma paru-paru
tercekik lumpur dan janji
mikrofon tumbuh jadi menara
suara rakyat jatuh ke longkang
angka-angka berarak seperti hantu
1030 nisan berjalan
206 bayang belum pulang
khemah-khemah bernafas ketakutan
rumah berubah mimpi buruk
politik menari di atas lumpur
nasionalisme pakai kasut bersih

Baca Juga
  • Pesta Kematian Tuhan
  • Air yang Mengambil Jalan

aku bertanya pada air keruh
siapa cepat siapa lambat
negara besar atau negara gagah
jawabnya;
tenggelam bersama harapan

Lekas turun ke lapangan.

Alkhair Aljohore@2
Malaysia
16.12.25

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - cfe1c6e7 1edf 4712 9e7b effa31ab8ffa | Puisi Bencana | Potret Online

Tuan Katakan Dusta

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com