POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Bencana

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2025
in Puisi Bencana
0
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 864a0c0f 638a 40ab 8598 50748dfa7252 | Puisi Bencana | Potret Online

Tanjak di Singgahsana, Lumpur di Rakyat

Pada balai bertiang pidato
para pembesar mengira langit patuh
kata mereka: negeri ini teguh
mampu berdiri tanpa tongkat dunia
sementara bumi di Aceh ternganga
menelan rumah, doa dan tulang
lumpur jadi kitab tak terbaca
jerit rakyat jadi nota kaki
wahai negara bertanjak megah
apakah engkau mendengar dari singgahsana
atau hanya dari graf dan angka
seribu nyawa bukan retorik
dua ratus hilang bukan statistik
anak-anak tidur di khemah angin
ibu menyusu dengan air mata
kemandirian apakah ini
jika bantuan ditimbang maruah
sedang maut tidak menunggu mesyuarat

Alkhair Aljohore@ 1
Malaysis
16.12.25

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - e9f1ea03 2810 4594 8176 bb170b8fefaa | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
Puisi
Banjir Aceh
04 Des 2025

——-^^^^——

Terkendali Menurut Lumpur

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 36c59436 3b17 48e8 b045 956cda675a39 | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
Aceh, Dua Puluh Satu Tahun Setelah Air Itu Pergi
28 Des 2025

Aku lihat peta mencair di meja
Jakarta menjadi mulut bercermin
berkata: terkendali, terkendali

sementara Aceh menjelma paru-paru
tercekik lumpur dan janji
mikrofon tumbuh jadi menara
suara rakyat jatuh ke longkang
angka-angka berarak seperti hantu
1030 nisan berjalan
206 bayang belum pulang
khemah-khemah bernafas ketakutan
rumah berubah mimpi buruk
politik menari di atas lumpur
nasionalisme pakai kasut bersih

Baca Juga
# Tadarus Puisi
PUISI-PUISI HERI ISNAINI
09 Mei 2025

aku bertanya pada air keruh
siapa cepat siapa lambat
negara besar atau negara gagah
jawabnya;
tenggelam bersama harapan

Lekas turun ke lapangan.

Alkhair Aljohore@2
Malaysia
16.12.25

Next Post
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - cfe1c6e7 1edf 4712 9e7b effa31ab8ffa | Puisi Bencana | Potret Online

Tuan Katakan Dusta

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah