POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Bencana

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Redaksi by Redaksi
Desember 9, 2025
in Puisi Bencana, Sastra
0
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - bbf0ad45 914f 47c8 a3b8 d4786520f2c3 | Puisi Bencana | Potret Online


Air Naik di Aceh Tamiang

Hujan menutup langit Aceh.

Air meluru ke Tamiang gelap.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - A1F960E3 FEA2 4E63 B0AA 272206EE800D | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
SEMUA MENURUT PERINTAH-MU
02 Des 2022

Nagan Raya tenang berubah kelam.

Pidie Jaya tenggelam tanpa suara.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - ilustrasi pria dan wanita bertemu di Aceh saat sedang gerimis | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
Cerpen
Gerimis
15 Feb 2025

Agam basah menanggung beban.

Sungai melimpah di Sumut.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - ddef284d 1193 49f8 bf01 d13725fe776a | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
Kota Kata
18 Sep 2023

Tapanuli Tengah runtuh perlahan.

Jalan putus mengikat harapan.

Anak-anak menangis kehilangan rumah.

Sumatera Barat merintih lagi.

Langit menua dengan duka.

Alkhair Aljohore @1

4.12 25


Jerit Merah di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah retak dihentak.

Kayu raksasa menyumbat sungai.

Gemuruh tanah menggila lagi.

Aceh Tamiang menjerit diam-diam.

Nagan Raya mengarak tubuh letih.

Sumatera Utara terbakar panik.

Agam tenggelam dalam kelam.

Padang menggigil menahan malam.

Bener Meriah hilang tenaga bumi.

Pidie Jaya mengecil dalam gelap.

Jiwa pecah memeluk derita.

Alkhair Aljohore @2

4.12.25


Bulan Terbalik di Agam

Gunung Agam berjalan mundur.

Laut Aceh bernafas perlahan.

Rumah Tamiang tumbuh sayap.

Nagan Raya bercakap kepada angin.

Padang melukis sungai menghilang.

Burung Tapanuli terbang terbalik.

Sumatera Utara memakan bayang.

Awan Pidie Jaya menangis batu.

Bener Meriah menidurkan matahari.

Hujan menyulam lidah sungai.

Langit menjahit mimpi isi.

Alkhair Aljohore @3

4.12.25

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

Dari Kesulitan untuk Menyongsong Masa Depan dan Cita-cita

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah