POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Puisi Bencana

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Redaksi by Redaksi
Desember 9, 2025
in Puisi Bencana, Sastra
0
Puisi Bencana Alkhair Aljohore - bbf0ad45 914f 47c8 a3b8 d4786520f2c3 | Puisi Bencana | Potret Online


Air Naik di Aceh Tamiang

Hujan menutup langit Aceh.

Air meluru ke Tamiang gelap.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 2025 08 09 08 27 49 | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
Esai
Kutabur Kembang Kemuning di Atas Pusara Pujangga A.A. Pandji Tisna
09 Agu 2025

Nagan Raya tenang berubah kelam.

Pidie Jaya tenggelam tanpa suara.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 0165083A 5D7B 4F33 83E0 08743AFAD428 | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
Abadi
03 Apr 2023

Agam basah menanggung beban.

Sungai melimpah di Sumut.

Puisi Bencana Alkhair Aljohore - 7BA1C155 AA4E 4FA2 B630 C266F8AEB104 | Puisi Bencana | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
SAHARA DILAMUN SENJA
06 Jul 2022

Tapanuli Tengah runtuh perlahan.

Jalan putus mengikat harapan.

Anak-anak menangis kehilangan rumah.

Sumatera Barat merintih lagi.

Langit menua dengan duka.

Alkhair Aljohore @1

4.12 25


Jerit Merah di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah retak dihentak.

Kayu raksasa menyumbat sungai.

Gemuruh tanah menggila lagi.

Aceh Tamiang menjerit diam-diam.

Nagan Raya mengarak tubuh letih.

Sumatera Utara terbakar panik.

Agam tenggelam dalam kelam.

Padang menggigil menahan malam.

Bener Meriah hilang tenaga bumi.

Pidie Jaya mengecil dalam gelap.

Jiwa pecah memeluk derita.

Alkhair Aljohore @2

4.12.25


Bulan Terbalik di Agam

Gunung Agam berjalan mundur.

Laut Aceh bernafas perlahan.

Rumah Tamiang tumbuh sayap.

Nagan Raya bercakap kepada angin.

Padang melukis sungai menghilang.

Burung Tapanuli terbang terbalik.

Sumatera Utara memakan bayang.

Awan Pidie Jaya menangis batu.

Bener Meriah menidurkan matahari.

Hujan menyulam lidah sungai.

Langit menjahit mimpi isi.

Alkhair Aljohore @3

4.12.25

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

Dari Kesulitan untuk Menyongsong Masa Depan dan Cita-cita

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah