POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home POTRET Budaya

Tuan Katakan Dusta

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2025
in POTRET Budaya, Puisi Bencana
0
Tuan Katakan Dusta - cfe1c6e7 1edf 4712 9e7b effa31ab8ffa | POTRET Budaya | Potret Online

Puisi Dr. Wiratmadinata

Tak apa tuan berdusta,
pohon-pohon itu tumbang
karena sudah lapuk dan tua;
meskipun semua bersaksi,
kayu itu putus rapi bekas gergaji,
bahkan ada nomornya pula.
Tak apa, karena tuan adalah penguasa;
yang membuat putih jadi hitam
dan yang hitam menjadi putih jua.

Tak apa tuan berdusta,
bencana bandang kayu gelondongan itu,
hanya seram di dalam TV dan Medsos saja;
meskipun dunia bersaksi dahsyatnya petaka,
kampung hilang, jembatan hancur, kota-kota terkurung, nyawa hilang dan bayi lapar, berminggu-minggu lamanya tak tersapa,
Taka apa, karena tuan adalah penguasa.

Baca Juga
  • Tuan Katakan Dusta - 2025 06 23 09 51 53 | POTRET Budaya | Potret Online
    Aceh Barat Daya
    Sigupai Mambaco Menghidupkan Bahasa Singkil Lewat Baca Nyaring Istimewa
    23 Jun 2025
  • Tuan Katakan Dusta - 4e3fd338 bc5b 40c8 924c 6255d2240524 | POTRET Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Ayah
    02 Jun 2024

Tak apa tuan katakan,
ini hanya bencana biasa saja,
jadi bukanlah bencana negara,
jadi tak butuh bantuan mancanegara;
meski dunia tahu di 18 Kabupaten dan Kota,
sudah 21 hari bantuan pangan tak ada.
Ketika rakyat mau bicara, malah kau tuding,
mereka adalah ancaman kepentingan asing.

Tuan bilang “tenang, semua tersedia”,
tapi itu hanya kata-kata; sudah berminggu-minggu lamanya, BBM langka, gas langka, komunikasi macet, spekulan menaikkan harga, dan rakyat tak bisa lagi berbuat apa-apa.
Masih juga kau katakan semua baik-baik saja.
Sementara di Bener Meriah rakyat berjalan ratusan kilo menjual cabe merah, ditukar beras, untuk selamatkan nyawa anak-anaknya.

Baca Juga
  • 01
    POTRET Budaya
    Serumpun Puisi Heza Hara
    20 Okt 2021
  • Tuan Katakan Dusta - IMG_8710 | POTRET Budaya | Potret Online
    Artikel
    Menegasikan Kritik dan Yang Kebakaran Jenggot
    03 Apr 2024

Tak apa kalian bisa bicara suka-suka
karena kalian penguasa, dan kami hanya jelata. Tapi kalian lupa, ini adalah jaman dimana dusta direkam dalam ingatan semesta, dan ketika ia diputar ulang sebagai fakta, maka kalian tak akan bisa lagi berdusta.
Tak apa tuan terus-menerus berdusta,
ditengah keluh, kesah, tangis dan do’a kaum teraniaya; do’a mereka akan menggetarkan pintu arsy dimana Tuhan bertahta.

Tak apa tuan terus berdusta,
karena tuan adalah penguasa,
yang putih bisa kalian hitamkan,
dan yang hitam bisa kalian putihkan.
Kami rakyat biasa hanya memiliki do’a,
dan do’a ini adalah do’a ribuan jiwa,
do’a jutaan jiwa, perlahan jadi milyaran do’a,
yang akan menggerakan tangan Tuhan,
mengunci mulutmu sampai tak lagi bisa berdusta.

Baca Juga
  • Tuan Katakan Dusta - ADBF1A92 E25A 4651 BA32 FA2127F4173D | POTRET Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Puisi-Puisi Putri Nayla Sakinah
    03 Sep 2022
  • Tuan Katakan Dusta - dd150c8e 3817 4926 8b7b 69eb1fbaebe0 | POTRET Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Untaian Puisi Putri Nanda Roswati
    26 Feb 2026

(WR)

Aceh, Desember 2025.

Previous Post

Puisi Bencana Alkhair Aljohore

Next Post

Moral Masyarakat dalam Bencana

Next Post
Tuan Katakan Dusta - d244e54c cddb 42eb 94da 81f4f48ab325 | POTRET Budaya | Potret Online

Moral Masyarakat dalam Bencana

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah