POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home POTRET Budaya

Tuan Katakan Dusta

Redaksi by Redaksi
Desember 19, 2025
in POTRET Budaya, Puisi Bencana
0
Tuan Katakan Dusta - cfe1c6e7 1edf 4712 9e7b effa31ab8ffa | POTRET Budaya | Potret Online

Puisi Dr. Wiratmadinata

Tak apa tuan berdusta,
pohon-pohon itu tumbang
karena sudah lapuk dan tua;
meskipun semua bersaksi,
kayu itu putus rapi bekas gergaji,
bahkan ada nomornya pula.
Tak apa, karena tuan adalah penguasa;
yang membuat putih jadi hitam
dan yang hitam menjadi putih jua.

Tak apa tuan berdusta,
bencana bandang kayu gelondongan itu,
hanya seram di dalam TV dan Medsos saja;
meskipun dunia bersaksi dahsyatnya petaka,
kampung hilang, jembatan hancur, kota-kota terkurung, nyawa hilang dan bayi lapar, berminggu-minggu lamanya tak tersapa,
Taka apa, karena tuan adalah penguasa.

Baca Juga
Bahaya Rokok
Mahasiswa Merokok? Berhentilah Sekarang
03 Nov 2018

Tak apa tuan katakan,
ini hanya bencana biasa saja,
jadi bukanlah bencana negara,
jadi tak butuh bantuan mancanegara;
meski dunia tahu di 18 Kabupaten dan Kota,
sudah 21 hari bantuan pangan tak ada.
Ketika rakyat mau bicara, malah kau tuding,
mereka adalah ancaman kepentingan asing.

Tuan bilang “tenang, semua tersedia”,
tapi itu hanya kata-kata; sudah berminggu-minggu lamanya, BBM langka, gas langka, komunikasi macet, spekulan menaikkan harga, dan rakyat tak bisa lagi berbuat apa-apa.
Masih juga kau katakan semua baik-baik saja.
Sementara di Bener Meriah rakyat berjalan ratusan kilo menjual cabe merah, ditukar beras, untuk selamatkan nyawa anak-anaknya.

Tuan Katakan Dusta - 4F0D2190 5EA9 4A09 B753 05DFC887ECAE | POTRET Budaya | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Haruskah Ada Saweran Dalam Tarian Penyambutan Tamu?
31 Agu 2022

Tak apa kalian bisa bicara suka-suka
karena kalian penguasa, dan kami hanya jelata. Tapi kalian lupa, ini adalah jaman dimana dusta direkam dalam ingatan semesta, dan ketika ia diputar ulang sebagai fakta, maka kalian tak akan bisa lagi berdusta.
Tak apa tuan terus-menerus berdusta,
ditengah keluh, kesah, tangis dan do’a kaum teraniaya; do’a mereka akan menggetarkan pintu arsy dimana Tuhan bertahta.

Tak apa tuan terus berdusta,
karena tuan adalah penguasa,
yang putih bisa kalian hitamkan,
dan yang hitam bisa kalian putihkan.
Kami rakyat biasa hanya memiliki do’a,
dan do’a ini adalah do’a ribuan jiwa,
do’a jutaan jiwa, perlahan jadi milyaran do’a,
yang akan menggerakan tangan Tuhan,
mengunci mulutmu sampai tak lagi bisa berdusta.

Tuan Katakan Dusta - 03e43d92 ad7d 480a b4c8 817db5102f7f | POTRET Budaya | Potret Online
Baca Juga
POTRET Budaya
**Monolog Mata Ie: Surat Cinta yang Tak Pernah Usai**
05 Jan 2025

(WR)

Aceh, Desember 2025.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Tuan Katakan Dusta - d244e54c cddb 42eb 94da 81f4f48ab325 | POTRET Budaya | Potret Online

Moral Masyarakat dalam Bencana

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah