POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Ketika Pohon Bicara

RedaksiOleh Redaksi
December 13, 2025
Ketika Pohon Bicara
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Gusairi

Ketika pohon bicara, suaranya seperti bisik langit

Lirih turun pelan melalui serat-serat waktu

Ia tak berhuruf, namun dapat dibaca

Oleh hati yang masih ingin mengerti asal mula kehidupan

Ia berkata,

“Aku ditanam oleh tangan yang tak terlihat

Oleh kehendak Yang Maha Menumbuhkan.”

Batangnya adalah kitab yang tumbuh

Setiap lingkar usianya adalah ayat

Tentang kesabaran yang tak pernah dipamerkan

Ketika pohon bicara

Daunnya bergetar seperti tasbih yang kehilangan suara

Ia bersaksi tentang musim yang datang dan pergi

Tentang panas yang semakin sombong

Tentang hujan yang kini seperti tamu yang ragu-ragu

Memasuki rumah lama

Akar-akar yang tak pernah dipuji itu bercerita

Bahwa mereka adalah kaki yang terus bersujud

Meski tanah di sekitarnya tak lagi ramah

Meski dunia di atasnya saling berebut

Tanpa tahu ada yang berkorban diam-diam di bawah

Pohon berkata,

“Aku memayungi kalian bukan karena kuat

Tapi karena diperintah oleh cinta

Yang tidak pernah menagih balasan.”

Teduhnya adalah rahmat

Yang sering dianggap sekadar bayangan biasa

Ia mengingat doa manusia yang dahulu sering

Dipanjatkan di bawah rindangnya

Doa yang kini jarang singgah

Karena manusia lebih akrab

Dengan layar ketimbang langit

📚 Artikel Terkait

Begitu Susahkah Mencari Pekerjaan di Negeri ini?

Dari Panggung Media ke Kursi Kekuasaan: Pelajaran Bangsa tentang Memilah Popularitas dan Integritas

Menguak Fakta Keren Hidup Sehat Rasulullah

ENGKAU TAK PERNAH MEMBENCI

Ketika pohon bicara

Suaranya seperti tangis yang ditahan lama

Ia bercerita tentang daun-daun

Yang gugur bukan karena usia

Melainkan karena jarak manusia

Dengan alam semakin menjauh

Ia bertanya lirih,

“Masihkah kalian percaya

Bahwa aku dicipta bukan sia-sia?”

“Masihkah kalian sadar

Bahwa bayangku adalah pelajaran

Tentang perlindungan dari Tuhan

Yang tak pernah kehabisan cara menjaga?”

Satu ranting patah

Dan dunia seakan diberi tanda kecil

Yang tak disadari siapa pun

Satu batang tumbang

Dan bumi seperti kehilangan satu paragraf

Dari kitab panjang kebijaksanaan

Ketika pohon bicara

Ia tidak mengutuk, tidak menuntut

Ia hanya berharap manusia

Belajar kembali mendengar

Bukan dengan telinga

Melainkan dengan jiwa yang pernah lembut

Sebelum menjadi keras oleh ambisi

Ia berpesan,

“Jika suatu hari kalian ingin pulang

Dari riuh dunia yang tak henti bergemuruh,

Datanglah kepadaku.

Aku tak punya pintu,

Tapi aku selalu membuka diri.”

Dan pada akhirnya

Pohon mengangkat cabangnya ke langit

Seperti tangan yang berdoa

Mengharap bumi tetap dapat dihuni

Oleh anak cucu yang semoga lebih bijak

Dalam memeluk ciptaan-Nya

Sebab ketika pohon bicara

Sesungguhnya yang berbicara adalah Tuhan

Melalui makhluk-Nya yang paling sabar

Dan barangkali

Kita sudah terlalu lama terlambat

Untuk benar-benar mendengar

(_Toboali, 12 Desember 2025_)

_Penulis puisi adalah seorang pengajar di SMAN 1 Toboali, Bangka Selatan. Anggota Satu Pena Bangka Belitung_

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Menulis Puisi Dengan (Kon)teks Esai

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00