POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Air Mata Aceh

RedaksiOleh Redaksi
December 10, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Karya Rasya Ramadhani
Siswa SMAN 1 LHOKSEUMAWE

Hujan terus mengguyur, membasahi bumi Serambi Mekah yang kini berubah menjadi lautan luas. Sungai-sungai meluap, menyapu bersih rumah-rumah warga yang berdiri di tepinya. Aisyah berdiri sendirian di atas genteng rumahnya yang hampir tenggelam, menatap banjir yang merendam kampung halamannya. Ia memeluk erat tas berisi kenangan masa kecil, sementara air mata terus mengalir deras.

“Ayah, Ibu, di mana kalian?” teriaknya, suaranya tenggelam dalam gemuruh air. Ia mencari-cari kedua orang tuanya, tapi tak ada jawaban. Yang ada hanya air dan lumpur yang terus naik.

Banjir besar ini bukan hanya menghancurkan rumah-rumah, tapi juga menghancurkan harapan. Aisyah kehilangan banyak hal: rumah, kenangan, dan mungkin juga orang-orang yang dicintainya. Ia merasa sendirian di dunia yang kini begitu hampa.

Di pengungsian, Aisyah bertemu dengan banyak orang yang juga kehilangan segalanya. Mereka semua terpisah dari keluarga mereka, dan kini hanya bisa berharap bahwa orang-orang yang mereka cintai masih hidup. Aisyah melihat seorang nenek tua yang kehilangan cucu satu-satunya, melihat seorang ayah yang kehilangan istri dan anaknya. Ia melihat luka-luka yang tak hanya fisik, tapi juga mental.

Aisyah merasa tak berdaya, tak bisa melakukan apa-apa selain menangis dan berdoa. Ia berdoa agar orang tuanya masih hidup, agar dia tidak sendirian di dunia ini. Tapi, doa-doa itu tak kunjung terjawab.

Hari-hari berlalu, dan air mulai surut. Aisyah kembali ke rumah, atau lebih tepatnya, ke tempat di mana rumahnya dulu berdiri. Yang tersisa hanya puing-puing dan lumpur. Ia menangis keras, merasa kehilangan yang tak terperi.

📚 Artikel Terkait

Gitu Aja Kok Repot: Merayakan Hari Humor Nasional.

Kuliner Tradisional Situbondo, “Nasek Sodu” dan Negeri di Ambang Krisis

PRODI KRIYA ISI PADANGPANJANG LATIH PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK JADI PRODUK KREASI SENI

SEKS DI MATA PRIA DAN WANITA

Tiba-tiba, ia mendengar suara yang familiar. “Aisyah, Aisyah!” Suara itu semakin dekat, dan Aisyah melihat sosok ibunya berlari menuju ke arahnya. “Ibu!” teriak Aisyah, berlari menuju ibunya dan memeluknya erat.

“Aku selamat, Nak. Ayah juga selamat,” kata ibunya, sambil menangis bahagia.

Aisyah merasa seperti terbangun dari mimpi buruk. Ia memeluk ibunya erat, merasa bahagia yang tak terperi. Mereka berdua berjalan menuju tempat pengungsian, berharap ayahnya sudah menunggu di sana.

Saat mereka tiba, Aisyah melihat ayahnya sedang menunggu dengan senyum lebar di wajahnya. “Ayah!” teriak Aisyah, berlari menuju ayahnya dan memeluknya erat.

Mereka bertiga bersatu kembali, menangis bahagia dan bersyukur atas keselamatan mereka. Aisyah tahu bahwa hidup akan terus berjalan, dan mereka akan menghadapi tantangan bersama-sama. Mereka akan membangun kembali rumah mereka, membangun kembali hidup mereka. Dan Aisyah tahu bahwa cinta dan kasih sayang akan selalu menjadi kekuatan mereka.

Lhokseumawe 06 Desember 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Pahit Kopi Kembali Manisnya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00