POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Di antara Gelap dan Harapan.

RedaksiOleh Redaksi
December 6, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Karya: Miftahul Jannah

Hujan turun dengan deras,
dingin menusuk hingga tulang,
membuat malam menidurkan kami,
meski tidur tak pernah sepenuhnya tenang.

Air merembes pelan ke perkarangan,
menembus tanpa permisi,
mengotori lantai yang telah dipel bersih,
melonjak, menuntut kami bertahan.

Aku memanjat atap,
meraba ketidakpastian di bawah;
di sana, saudara-saudaraku juga terangkat,
menunggu bantuan, menahan arus yang tak bersahabat.

Ibu, Ayah, mereka dekatku,
dadaku berdegup kencang kala hujan menggila;
aku peluk erat tubuh mereka,
dengan gigi menggigil—suara hujan jadi nyanyian yang tak menenangkan.

“Tetaplah bertahan, Nak,”
kata mereka, lembut namun tegas,
“Ini ujian Tuhan, berdoalah,
yakinkan dirimu, Ia akan menyelamatkan kita.”

📚 Artikel Terkait

Menjaga Lingkungan Berarti Menjaga Diri Sendiri

Kaos Pertama, Langkah Awal yang Tak Terlupakan

Mati Rasa 20 Tahun Tsunami Aceh di Benak Generasi Alpha

Buku Diary Ungu

Aku terdiam, lalu menunduk,
membiarkan harapan meresap di tulang,
menyadari syukurku—
bahwa masih bersama mereka,
meski malam ini adalah lautan yang ganas.

Tak ada sinyal, listrik mati,
namun doa kami terbang ke langit.
“Tuhan, tolong selamatkan kami,”
bisikku pelan kala hujan membasahi wajahku.

Namun di sela derasnya hujan,
ada satu hal yang menahan napas:
kabar saudara-saudaraku
yang tak kunjung tiba.

Nama-nama mereka berputar di kepalaku,
seperti bayangan yang tak bisa kugapai.
Aku hanya bisa menatap gelap,
mendoakan langkah mereka tetap selamat.

Angin membawa kegelisahan,
namun juga sedikit harapan—bahwa di tempat lain,
mereka pun sedang berdoa untuk tetap kuat.

Di tengah malam yang kuyup dan asing,
aku memeluk doa lebih erat daripada selimut.

“Ya Tuhan… lindungi mereka,”
bisikku lirih namun sungguh,
sebelum kupejamkan mata
dengan hati yang tak sepenuhnya tenang.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Inlander Modern: Bencana, Kekuasaan, dan Amnesia Post-Kolonialisme

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00