POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Korban Bencana Ekologis Aceh Yang Diabaikan

Feri IrawanOleh Feri Irawan
December 3, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Feri Irawan

BENCANA hidrometeorologi banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Aceh, telah membuat “Nanggroe Syariat Islam” lumpuh.

Diperkirakan, hampir 23 kabupaten/kota terdampak, ratusan nyawa melayang, ribuan warga mengungsi, ribuan rumah hancur, serta ribuan hektare lahan pertanian dan perkebunan rusak tersapu banjir dan longsor. Bencana ekologis ini melumpuhkan perekonomian, merusak infrastruktur, rumah ibadah, gedung sekolah, hingga harta benda.

Tidak berhenti sampai di situ, pasca bencana, hadir persoalan lain yang sangat mengkhawatirkan. Puluhan ribu korban terdampak krisis pangan dan air bersih.

Suplay logistik terhadap warga terdampak masih belum terlihat sama sekali. Dipastikan, akses transportasi yang terputus dan jaringan internet yang menghilang, akan menjadi kambing hitam dalam masalah ini.

📚 Artikel Terkait

Forum Siti Manggopoh dan Taty Westhoff, Diaspora Belanda: Waspada, Menjawab Kegelisahan Perempuan terhadap AI

Framing Politik Penetapan Separatis Teroris di Papua oleh Pemerintah Sejak 2021: Antara Konflik, Ideologi, dan Keamanan Nasional (1)

Yang Menyerang Malah Kocar-kacir

Rapat TPID: Lima Komoditi Pengaruhi Inflasi Bulan November

KITA bukan penonton. Kita bagian dari umat yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Bayangkan bagaimana rasanya lapar bukan karena lupa makan, tapi karena memang tidak ada yang bisa dimakan sama sekali? Itu kenyataan yang dirasakan ribuan jiwa dampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh hari ini.

Sudah lima hari anak-anak tidur dalam kondisi perut kosong. Ibu-ibu harus memilih: menyusui anaknya dengan tubuh lemah, atau menyerahkan anak itu kepada maut perlahan karena tak ada makanan. Dan Istana? Istana tetap “slow respon” dengan urusan pamer alusista, seolah tidak ada tragedi yang sedang berlangsung. Seolah nyawa-nyawa dengan perut kosong itu bukan bagian dari kemanusiaan.Ini adalah bentuk pembiaran terhadap korban untuk berjuang hidup sendiri.

Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, kelaparan dan penyakit akan terjadi. Selain itu, potensi aksi kriminal akan menguat. Warga terdampak akan bereaksi jika sudah menyangkut urusan perut.

Pemerintah harus bergerak cepat mencari solusi di tengah kendala yang ekstra berat. Walau jalur darat sudah dalam kondisi berantakan, Bandara Sultan Iskandar Muda, Malikusaleh, dan Rembele, masih berdiri kokoh, siap mengemban misi kemanusiaan.

Disisi lain, PT PLN (Persero) dan PT Telkomsel harus bekerja lebih maksimal, menyalakan listrik yang padam, menghadirkan jaringan internet yang menghilang. Ingat! Tujuh hari sudah diselimuti kegelapan dan terisolasi dari daerah luar.

Kadang aku berpikir. Mengapa banjir bandang di Sumatera belum ditetapkan sebagai status tanggap darurat oleh negara? Apa karena Sumatera bukan Jakarta, apa karena kami bukan Jawa? Atau negara takut mengeluarkan anggaran? Kondisi Aceh, Sumut, dan Sumbar sedang sekarat. Infrastruktur sangat memprihatinkan. Apalagi, banyak akses darat yang strategis putus di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Sumatera juga Indonesia. Aceh, Sumut dan Sumbar itu tiga Provinsi sedang berjuang sendirian dari banjir bandang yang meluluh lantakkan kehidupan. Maka, segeralah tetapkan bencana ekologis Sumatera dalam status bencana nasional. Dengan demikian, akan banyak pihak yang bisa membantu menyelamatkan hidup mereka. Jangan biarkan mereka terisolasi, hingga kelaparan dan mati.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Feri Irawan

Feri Irawan

Feri Irawan, S.Si, M.Pd Guru Matematika, Ketua IGI Daerah Bireuen, Pegiat Literasi, dan sekarang Kepala SMKN 1 Jeunieb, Kabupaten Bireun, Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00