POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Aroma Kue dan Doa di Pagi Hari

RedaksiOleh Redaksi
November 22, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh ULFITA UNDIYANI

Siswi SMA Negeri 1 Jeunib, Bureun, Aceh

Namanya Ulfita, siswi kelas Xll yang setiap pagi selalu bangun lebih awal dari teman-temannya. Saat orang lain masih terlelap, ia sudah membantu ibunya di dapur kecil rumah mereka.
Ibu sedang menata loyang berisi adonan kue bolu yang harum baunya memenuhi ruangan.

“Dik, tolong bungkuskan kue yang sudah matang, ya. Nanti Ibu harus ke pasar lebih pagi,” kata ibunya sambil tersenyum, meski lelah jelas terlihat di wajahnya.

Ulfita mengangguk. Tangannya cekatan membungkus kue satu per satu dengan plastik bening. Setiap lipatan bungkus terasa seperti doa—semoga dagangan hari ini laku, semoga rezeki lancar, semoga ayah bisa sembuh.

Ayahnya dulu seorang petani, tapi setahun terakhir hanya bisa terbaring di tempat tidur karena stroke. Sejak saat itu, ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Ulfita tahu, ibunya tak pernah mengeluh. Tapi setiap malam, Ulfita kadang mendengar suara lirih ibunya berdoa di dapur—menangis pelan sambil mencuci piring.

Sekolah bagi Ulfita bukan sekadar tempat belajar, tapi juga tempat berjuang menjaga harapan. Ia sering membawa kue buatan ibunya untuk dijual di kantin atau ke teman-teman.
Setiap kali ada yang membeli, ia tersenyum lebar—bukan karena uangnya, tapi karena tahu itu sedikit membantu ibunya.

📚 Artikel Terkait

Menyerahlah Bu Sri

Memaafkan itu Menyehatkan

Abu Ujong Rimba – Review Artikel

Niva Adillah, Modeling yang Ingin Jadi Pengusaha Sukses

Suatu hari, gurunya mengetahui keadaan keluarga Ulfita.
Di depan kelas, guru itu berkata,

“Teman-teman, kalian tahu? Semangat bisa datang dari mana saja. Lihat Ulfita— dia tetap berprestasi walau setiap pagi membantu ibunya.”

Kelas hening sejenak, lalu semua bertepuk tangan. Wajah Ulfita memerah, tapi di matanya ada sinar bangga.

Sore itu, saat ia pulang, ibunya menyambut dengan senyum.

“Kue kita habis semua, Dik. Laku di pasar!”

“Alhamdulillah, Bu! Berarti bisa beli obat Ayah lagi, ya.”

Ibunya mengangguk, menatap Ulfita penuh kasih.
“Kamu anak yang kuat, Nak. Ibu bersyukur punya kamu.”

Malam itu, di rumah kecil mereka yang sederhana, hanya ada tiga hal:
aroma kue yang masih tersisa, suara azan magrib, dan doa-doa yang tak pernah berhenti.


SMA 1 JEUNIEB

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Dari Teman Jadi Sahabat di Jurnalistik

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00