• Latest

Menulis Resensi; Mengasah Literasi Santri Sejak Dini

Oktober 26, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Menulis Resensi; Mengasah Literasi Santri Sejak Dini

Mahmudi Hanafiah by Mahmudi Hanafiah
Oktober 26, 2025
in #Gerakan Menulis, Literacy, Literasi, Menulis, pegiat literasi
Reading Time: 4 mins read
0
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Tgk. Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H.

*Dosen UNISAI Samalanga, Bireuen, Aceh*

Literasi menulis merupakan salah satu hal yang perlu ditumbuhkan menjadi sebuah tradisi di kalangan santri. Literasi menulis diindikasi olehf kemampuan membaca cepat dan memahami serta menganalisa isi bacaan kemudian menuangkannya dalam sebuah narasi atau bahkan dalam sebuah gagasan baru. Ada banyak hal yang bisa diselenggarakan oleh pihak lembaga pendidikan dalam memicu kemampuan literasi para peserta didik. Di antaranya, sebagaimana yang baru saja diadakan oleh Lembaga Pendidikan Islam Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek, adalah LMRB (Lomba Menulis Resensi Buku).

Lomba Menulis Resensi Buku (LMRB) di Dayah Jamiah Al-Aziziyah diadakan oleh Bagian Perpustakaan Dayah yang diketuai oleh Tgk. Fakrurradhi, M.Sos. Perlombaan tersebut dikoordinir oleh Tgk. Yuda Alfitra, S.Sos dan Tgk. Riezki Batuah, S.Pd. Lomba tersebut diselenggarakan sebagai salah satu bentuk kepedulian Dayah dalam menumbuhkembangkan budaya literasi sejak sini dalam diri para santri. _Kenapa tidak?_ Lomba tersebut tidak hanya ditargetkan kepada para santri jenjang kuliah, yang notabennya sesuai dengan level pendidikan mereka, melainkan juga ditujukan kepada santri jenjang SMK, bahkan SMP. Perlombaan tersebut melahirkan santri-santri yang mempunyai bakat dalam hal menulis. Hal itu ditandai dengan kemampuan mereka dalam membaca dan memahami isi buka, kemudian menuangkannya dalam bentuk narasi baru sesuai dengan hasil analisa mereka masing-masing.

Kegiatan-kegiatan seperti itu atau kegiatan lain yang serupa sangat perlu ditingkatkan dan diselenggarakan secara berkelanjutan. Sebuah peribahasa dalam bahasa Arab menyebutkan: “_Qalilun mustamir khairun min katsirin munqathi’_”, yang artinya: ‘sedikit, tapi dilakukan secara terus menerus lebih baik dari pada banyak, tapi dilakukan secara terputus-putus’. Peribahasa tersebut menegaskan pentingnya konsisten dan kontinu dalam melakukan sesuatu. Suatu hal yang dilakukan secara totalitas bahkan sedikit memaksakan keadaan sama sekali tidak akan bermanfaat kalau hanya sebatas gebrakan bagaikan angin lalu. Akan tetapi, jika dilakukan dengan kontinu, walaupun tidak banyak hal yang dihasilkan setiap pelaksanaannya, lama-lama akan bertumpuk bak sebuah gunung yang berdiri kokoh dan akarnya menancap ke dasar bumi. Dalam peribahasa lain disebutkan, ‘_sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit_’. Begitulah perumpamaan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus. Butuh waktu yang lama untuk memetik hasil, tapi hasilnya pasti ada. Orang di seberang bilang, ‘_slow, but sure_’ (lambat, tapi pasti). Beda halnya sesuatu yang dilakukan umpama sebuah gebrakan, seolah-olah hasilnya sudah terpampang di depan mata, namun ternyata itu hanyalah fatamorgana.

Mendidik generasi muda agar tumbuh menjadi pegiat literasi, butuh kesabaran dan konsistensi dalam diri. Hal itulah yang sedang dijajaki oleh Lembaga Pendidikan Islam Dayah Jamiah Al-Aziziyah melalui kegiatan-kegiatan yang berbau literasi, khususnya dalam hal menulis. Tidak hanya LMRB yang baru saja diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, beberapa bulan yang lalu Dayah Jamiah Al-Aziziyah juga telah mengadakan beragam cabang perlombaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, yang salah satu cabang perlombaan yang diadakan adalah lomba menulis artike ilmiah. Perlombaan seperti itu tentunya bisa menjadi pemicu bagi para santri untuk menggali potensi diri dalam hal menuangkan ide-ide dalam berbagai lembaran, baik cetak maupun digital.

Baca Juga

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Maret 20, 2026

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

Maret 17, 2026
Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Benarkah Bangsa Aceh Malas Menulis?

Maret 10, 2026

Para generasi muda harus diberikan pemahaman bahwa menuangkan ide-ide positif dalam bentuk tulisan merupakan hal yang sangat dituntut oleh perkembangan zaman. Era 5.0 menawarkan beragam fasilitas yang sangat mudah diakses melalui AI (_artificial intelligence_), ‘kecerdasan buatan’. Melalui AI, orang-orang bisa melakukan banyak hal, termasuk mengolah data. Penyalahgunaan AI tentu saja dapat menyebabkan lahirnya berita-berita hoaks yang menjadi sumber perpecahan jika tidak dilakukan tabayyun sebelum dikonsumsi.

Dalam keadaan seperti itu, kehadiran para intelektual muslim berbekal pengetahuan agama dari karya klasik yang diintegrasikan dengan karya kontemporer dan dipadukan dengan pengetahuan umum sangat diperlukan. Para santri disemai sebagai benih unggul yang tumbuh dan berkembang sebagai pengisi ruang-ruang tersebut. Para santri dididik tidak hanya sebagai konsumen bagi perkembangan teknologi ke depan, akan tetapi juga sebagai produsen, baik untuk menanggapi isu-isu aktual maupun menawarkan gagasan-gagasan dalam menghadapi perkembangan dan kemajuan agar tidak bertentangan dengan norma-norma yang telah ditetapkan.

Untuk itu, para santri diberikan kesadaran bahwa, hidup bukanlah semata untuk hidup. Buya Hamka pernah mengatakan, ‘_Kalau hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup._’ Ungkapan tersebut terkesan sangat sederhana, tetapi penuh sindiran dan makna. Hidup dituntut untuk kreatif dalam hal menaburkan manfaat bagi semua. Rasulullah pernah bersabda: _Khairunnas anfa’uhum linnas_, yang artinya: manusia yang paling baik adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Menawarkan ide positif dan solutif lewat coretan tangan tentu saja merupakan salah satu hal yang bermanfaat bagi orang lain.

Para santri diberitahu bahwa dakwah (_nasyr_), yang merupakan salah satu tugas pokok mereka tidak hanya dengan menyampaikan mau’idhah lewat mimbar-mimbar atau podium. Coretan tangan yang disebarkan melalui media cetak maupun digital juga merupakan bagian dari bentuk _nasyr_ yang bisa diakses oleh siapapun dan kapanpun. Lebih dari itu, tulisan yang ditinggalkan menjadi bukti bagi generasi setelah kita, bahwa kita pernah hidup sebelum mereka. Oleh karena itu, lewat coretan singkat ini saya juga mengajak para pembaca sekalian untuk menulis. 

ADVERTISEMENT

Sebagai penutup, saya menghimbau para pembaca sekalian: _Menulislah, agar namamu tetap bersemi, meskipun jasadmu telah bersemayam di perut bumi._

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 309x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 272x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 235x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 222x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 180x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235Tweet147
Mahmudi Hanafiah

Mahmudi Hanafiah

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

The Never- Ending Shuffle: Indonesia’s Education Curriculum Can’t Catch a Break

HABA Mangat

Jajak Pendapat #KaburAjaDulu

Februari 22, 2025

Tema Lomba Menulis November 2025

November 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com