POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Lentera Jum’at: 3 Pesan Rasulullah yang Menjadi Cahaya Hidup Umat

Mahmudi HanafiahOleh Mahmudi Hanafiah
August 1, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H.
Dosen UNISAI Samalanga, Bireuen

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh dengan tekanan, godaan, dan ketidakpastian, umat Islam membutuhkan petunjuk yang jelas dan hati yang tenang. Dalam khutbah Jum’at yang penuh hikmah di Masjid Al-Falah Namploh Papeuen, Samalanga, Bireuen, Tgk. H. Bahri Ismail, S.Sos., menyampaikan tiga pesan inti Rasulullah ﷺ yang menjadi kompas spiritual bagi umat dalam menjalani kehidupan. Pesan-pesan ini, meski singkat, mengandung kedalaman makna yang mampu membimbing setiap Muslim menuju kehidupan yang lebih bermakna, damai, dan diridhai Allah.

Bertakwalah Kepada Allah di Manapun Kamu Berada
Pesan pertama yang disampaikan Rasulullah ﷺ adalah: “Bertakwalah kepada Allah di manapun kamu berada.” (HR. Tirmidzi)

Takwa bukan sekadar kewajiban formal, melainkan fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Ia adalah kesadaran mendalam akan kehadiran Allah dalam setiap langkah, ucapan, dan tindakan—baik saat sendirian maupun di tengah keramaian. Takwa adalah benteng dari dosa, cahaya dalam gelap, dan penolong dalam kesulitan.

Allah berfirman dalam Surah At-Thalaq ayat 2-3:

“ Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka .”

Ayat ini menegaskan bahwa takwa bukan hanya soal ibadah, tetapi juga solusi praktis atas segala persoalan hidup. Orang yang bertakwa akan diberi kemudahan dalam urusan, ketenangan dalam hati, dan rezeki yang luas—meski jalan yang ditempuh terasa sempit. Maka, takwa bukan beban, melainkan anugerah yang membuka pintu rahmat, keberkahan, dan pertolongan dari Allah SWT.

Iringilah Keburukan dengan Kebaikan, Maka Kebaikan Itu Akan Menghapus Keburukan
Manusia, oleh sifatnya, tidak luput dari kesalahan. Namun, Islam tidak menghukum kelemahan manusia dengan putus asa. Sebaliknya, agama ini membuka pintu ampunan seluas-luasnya. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Iringilah keburukan dengan kebaikan, maka kebaikan itu akan menghapus keburukan.” (HR. Tirmidzi)

Pesan ini adalah bentuk kasih sayang Ilahi. Jika kita melakukan dosa, jangan biarkan hati tenggelam dalam penyesalan yang mematikan semangat. Segera gantilah dengan amal baik: shalat sunnah, sedekah, membaca Al-Qur’an, memaafkan, atau membantu sesama. Kebaikan yang tulus akan menghapus noda dosa, sebagaimana cahaya mengusir gelap.

📚 Artikel Terkait

MPLS Inovatif: Gagas Deklarasi Sekolah Anti Kekerasan dan Perundungan

PPDB, SPMB dan Pendidikan Berkeadilan

Mau Berwirausaha Dengan Modal Kecil, “Why Not?”

Air Mata Mata Air

Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Selama nafas masih berhembus, pintu taubat tetap terbuka. Bahkan, kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas bisa menjadi jembatan menuju pengampunan yang lebih besar—hingga dosa-dosa masa lalu pun terhapus oleh rahmat-Nya.

Berakhlaklah dengan Akhlak yang Baik
Pesan ketiga, yang tak kalah pentingnya, adalah: “Berakhlaklah dengan akhlak yang baik.”

Akhlak bukan sekadar etika sosial, melainkan inti dari ajaran Islam. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad)

Akhlak yang baik adalah cermin iman yang hidup. Ia menjadi pengikat hubungan antar keluarga, perekat masyarakat, dan landasan kehidupan sosial yang harmonis. Sebaliknya, akhlak yang buruk—seperti dusta, hasad, ghibah, dan sombong—akan memicu perpecahan, permusuhan, dan keruntuhan moral.

Rasulullah ﷺ adalah contoh nyata akhlak yang sempurna. Beliau dikenal sebagai “insan kamil”—manusia yang paling sempurna akhlaknya. Banyak orang yang awalnya memusuhi Islam, akhirnya masuk agama ini karena terpesona oleh keluhuran budi pekerti Rasulullah. Bahkan, ada yang masuk Islam setelah beliau wafat, hanya karena mendengar kisah tentang kerendahan hati, kejujuran, dan kasih sayangnya.

Dalam sebuah riwayat, seorang wanita berkata:
“ Aku tidak masuk Islam karena melihat mukjizat, tetapi karena aku melihat Rasulullah memperlakukan anak-anak kecil dengan penuh kasih, dan menyapa orang miskin seolah mereka adalah saudaranya sendiri .”

Inilah kekuatan akhlak. Ia lebih berpengaruh daripada pidato panjang atau debat teologis. Akhlak yang baik adalah dakwah yang hidup—dakwah tanpa kata, namun menyentuh hati.

Ketika Takwa, Taubat, dan Akhlak Menjadi Satu
Ketiga pesan ini—takwa, perbaikan diri, dan akhlak mulia—bukanlah tiga hal yang terpisah, melainkan satu kesatuan yang saling melengkapi.

Takwa membentuk hubungan vertikal dengan Allah.
Perbaikan diri (taubat) memperkuat pertaubatan dan pertumbuhan spiritual.
Akhlak yang baik membangun hubungan horizontal dengan sesama manusia.
Gabungan ketiganya menciptakan pribadi Muslim yang seimbang: kuat imannya, lembut hatinya, dan mulia perilakunya. Inilah gambaran ideal umat yang dirindukan oleh Rasulullah ﷺ—umat yang tidak hanya rajin ibadah, tetapi juga membawa rahmat bagi seluruh alam.

Di hari Jum’at yang penuh berkah, ketiga pesan Rasulullah ini bagaikan lentera yang menerangi jalan hidup kita. Dalam dunia yang semakin keras, cepat, dan individualistis, pesan-pesan sederhana ini justru menjadi obat yang paling mujarab.
Mari kita jadikan takwa sebagai pelita di setiap langkah, taubat sebagai tameng dari dosa, dan akhlak mulia sebagai identitas kita sebagai umat Muhammad ﷺ.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa bertakwa, cepat bertaubat, dan berakhlak mulia. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Wallahu a’lam bish-shawab.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Mahmudi Hanafiah

Mahmudi Hanafiah

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Untaian Puisi Mustiar Ar

Hujan di Meulaboh

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00