Dengarkan Artikel
Oleh Hamdani Mulya
Jurnalis Lepas di Beberapa Surat Kabar dan Pegiat Literasi di Forum Penulis Aceh
Kisah pilu Tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam telah menarik perhatian pemain bola kaki andalan terkenal asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Hari itu seorang anak bernama Martunis kebetulan memakai kostum kebanggaan Cristiano Ronaldo, lalu difoto oleh seorang Jurnalis asing dan fotonya tersebar ke seluruh penjuru dunia. Untuk selanjutnya kisah itu diketahui oleh sang legenda Cristiano Ronaldo. Dari negeri yang jauh Portugal, Cristiano Ronaldo rela datang ke Aceh menjemput Martunis yang memakai kostum kebanggaannya, dan kini Martunis telah menjadi anak asuh sang pemain ternama dari negeri belahan Eropa tersebut.
Kini kisah yang hampir serupa terjadi, sebuah tragedi kebakaran terjadi di Minahasa Utara. Kapal Motor (KM) yang terbakar tersebut memiliki nama sebuah klub bola kaki terkenal di dunia bernama Barcelona. Semoga berita ini sampai kepada para pesepak bola Barcelona dan supporternya. Serta terketuk pintu hatinya untuk datang dan membantu para korban kebakaran KM Barcelona 5.
Wahai para kru dan pemain di klub kebanggaan Barcelona datanglah ke Minahasa Utara, di sana sangat banyak penggemarmu sampai nama kapal pun disematkan nama Barcelona. Datanglah ke Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia, Rakyat Minahasa memanggilmu.
Sebuah tragedi kebakaran hebat melanda Kapal Motor (KM) Barcelona 5 di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Minggu (20/7/2025) siang. Di tengah kepanikan dan perjuangan para penumpang untuk menyelamatkan diri, sebuah kisah heroik muncul dari seorang penumpang bernama Abdul Rahman Agu yang dengan gagah berani menyelamatkan seorang anak balita.
KM Barcelona 5, yang berlayar dari Kepulauan Talaud menuju Manado, tiba-tiba dilalap api sekitar pukul 14.00 WITA. Asap hitam tebal membubung tinggi dari badan kapal, memaksa ratusan penumpang panik dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang di dek atas sebelum menjalar dengan cepat.
📚 Artikel Terkait
Menurut data dari berbagai sumber, insiden nahas ini menewaskan lima orang penumpang, termasuk seorang ibu hamil. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Bakamla, dan dibantu oleh para nelayan setempat, segera bergerak melakukan evakuasi. Ratusan penumpang yang selamat dievakuasi ke daratan terdekat seperti Pulau Gangga dan kemudian dibawa ke Pelabuhan Manado untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga Senin (21/7/2025), seluruh penumpang yang tercatat dalam manifes kapal telah berhasil ditemukan.
Aksi Heroik Abdul Rahman Selamatkan Balita
Di tengah situasi yang mencekam, aksi heroik Abdul Rahman Agu, atau yang akrab disapa Mamay, menjadi sorotan. Saat terombang-ambing di lautan setelah melompat dari kapal yang terbakar, Abdul Rahman melihat seorang ibu yang kelelahan dan kesulitan memegang anaknya yang masih balita.
Tanpa berpikir panjang, warga Kelurahan Ternate Baru, Manado ini langsung berenang mendekat dan mengambil alih balita tersebut. Sambil menggendong dan menenangkan sang balita yang ketakutan, Abdul Rahman secara naluriah melakukan siaran langsung di media sosial Facebook untuk meminta pertolongan.
“Saat itu ada seorang ibu yang mengaku sudah tak mampu memegang anaknya di lautan, ia minta tolong ke saya, dan saya langsung menolong anak itu dengan memegangnya,” tutur Abdul Rahman.
Dalam video yang kemudian menjadi viral tersebut, terlihat Abdul Rahman berusaha menenangkan sang anak, “Adek peluk, adek peluk. Aman adek, jangan nangis ya. Tidak usah menangis, aman adek. Tolong.” Aksi siaran langsungnya tersebut berhasil mempercepat datangnya bantuan setelah videonya tersebar luas.
Berkat pertolongannya, sang balita dan ibunya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas.
Kisah keberanian Abdul Rahman ini menjadi secercah harapan di tengah duka tragedi KM Barcelona, mengingatkan pada kekuatan kemanusiaan yang muncul di saat-saat paling sulit. Selain kisah Abdul Rahman, ada pula cerita dramatis lainnya tentang penyelamatan seorang bayi yang dimasukkan ke dalam kotak pendingin oleh penumpang lain untuk bisa terapung di laut.
Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran KM Barcelona 5. Sementara itu, para korban selamat kini telah mendapatkan penanganan medis dan trauma di sejumlah fasilitas kesehatan di Manado.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






