POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong

RivaldiOleh Rivaldi
July 19, 2025
Beginilah Cara Menghukum Tom Lembong
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rivaldi


Ada satu tragedi besar dalam sistem hukum Indonesia hari ini: niat baik bisa dipenjara, asal kamu bukan bagian dari lingkar kekuasaan yang sedang berkuasa. Begitulah rasanya ketika mendengar kabar Tom Lembong dijatuhi dihukum 4,5 tahun penjara dan denda sebesar 700 juta, meski tidak terbukti memperkaya diri sendiri atau korupsi.

Sebagai mantan pejabat yang dikenal cukup bersih dan berpikiran progresif, sosok Tom Lembong dijatuhi hukuman atas kasus yang seharusnya masih bisa diperdebatkan secara akal sehat: dibolak balik fakta, padahal hakim saja tahu bahwa ia tidak memperkaya diri sendiri, itu semua perintah, tidak ada aliran uang ke rekening pribadi, tapi ia tetap dijebloskan ke penjara nyaris hampir 1 periode kepemimpinan presiden baru.

📚 Artikel Terkait

CATATAN TENTANG ORANG GILA DAN WARAS

Perempuan Dilarang Berpendidikan Rendah

SARINAH

MERENUNGI CIPTAAN ALLAH

Kita bisa membandingkan dengan banyaknya kasus korupsi kelas kakap lainnya yang mencuri triliunan, menghisap uang bansos, atau memanipulasi proyek fiktif—tapi hanya divonis ringan, kadang cuma jadi tahanan kota, atau bahkan dilindungi seolah-olah mereka malaikat. Di sinilah nurani kita sebagai rakyat diuji: apakah hukum masih punya rasa keadilan, atau hanya jadi alat politik dan balas dendam kekuasaan?

Tom Lembong tidak sempurna. Tapi jika hukum mulai menghukum niat baik dan kebijakan yang tidak menguntungkan penguasa, maka kita sedang masuk ke zaman di mana berpikir kritis dan berbeda arah bisa membuatmu dipenjara. Ini bahaya, ini bukan hanya penghukuman terhadap individu—ini peringatan keras kepada siapa pun yang berada satu tragedi besar dalam sistem hukum Indonesia hari ini: niat baik bisa dipenjara, asal kamu bukan bagian dari lingkar kekuasaan yang sedang berkuasa. Begitulah rasanya ketika mendengar kabar Tom Lembong dijatuhi dihukum 4,5 tahun penjara dan denda sebesar 700 juta, meski tidak terbukti memperkaya diri sendiri atau korupsi.

Keadilan seharusnya bicara soal niat, akibat, dan konteks. Tapi yang terjadi di Indonesia hari ini: yang penting kamu bukan ancaman bagi kekuasaan, maka kamu aman. Tapi jika kamu bicara jujur, transparan, dan tidak tunduk, siap-siap dikriminalisasi.
Niat melakukan perubahan tanpa restu oligarki.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Rivaldi

Rivaldi

Rivaldi Ketua umum HMI komisariat FKIP USK, Banda Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Menulis Halus di Era Digital

Menulis Halus di Era Digital

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00