POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Dari Rasa Penasaran ke Percikan Semangat: Cerita dari Ruang Bedah Buku

RedaksiOleh Redaksi
July 5, 2025
Menembus Sunyi, Menyalakan Cita
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh RAHAYULISNA, S. Pd 

GURU SD NEGERI 11 BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA)

Pagi itu, matahari terbit seperti biasa, menyinari alam semesta dengan hangatnya. Suara burung-burung pun mulai bersaut-sautan, menandai dimulainya hari yang baru. Tepat hari Selasa, tanggal 1 Juli 2025. Tak ada yang istimewa di hari itu bagi sebagian orang. Namun bagi sebagian lainnya, tanggal 1 Juli adalah awal bulan yang membawa harapan dan hal-hal yang dinanti. Begitu juga dengan saya.

Pada hari itu, saya mengikuti sebuah kegiatan: Bedah Buku Tahap 2. Sehari sebelumnya, saya mendapat telepon dari seorang teman. Ia menanyakan apakah saya sedang sibuk. Saya menjawab, “Tidak.” Lalu ia bertanya, “Bisa tidak ikut kegiatan di kantor saya, di Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie Jaya?” Tanpa pikir panjang, saya langsung menjawab, “Boleh, saya ikut.”

Pagi harinya, setelah melihat jadwal kegiatan yang dimulai pukul 8 pagi, saya pun bersiap-siap. Kebetulan jarak dari rumah saya ke lokasi pelatihan tidak terlalu jauh—hanya sekitar lima menit dengan sepeda motor. 

Saya mengambil tas, lalu menyalakan Honda Scoopy putih kesayangan saya. Dengan penuh semangat dan rasa penasaran, saya meluncur ke Kantor Arsip Kabupaten Pidie Jaya. 

Sebenarnya saya sudah pernah melihat kantor itu, namun belum pernah masuk ke dalamnya. Bangunan tersebut memang masih baru, mungkin baru beberapa bulan digunakan. Sepanjang perjalanan, rasa penasaran terus menggelayuti pikiran saya. 

Saya pernah melihat teman-teman saya mengikuti kegiatan bedah buku. Mereka memang orang-orang yang hebat dan berpengalaman. Dalam hati saya bertanya, “Saya bisa nggak ya? Cocok nggak ya saya ikut kegiatan seperti itu?”

Setibanya di sana, saya melihat beberapa sepeda motor sudah terparkir di halaman kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie Jaya. Yang menarik perhatian saya adalah satu unit mobil Innova Reborn. Dalam hati saya berpikir, “Ini pasti mobil narasumber. Soalnya jarang-jarang ada mobil mewah di kantor.” Hehehe, hanya gurauan kecil.

Saya mengisi daftar hadir, menyapa beberapa rekan, lalu masuk ke ruangan. Ternyata ada banyak peserta yang saya kenal. Bahkan ada juga murid saya sendiri. Peserta kegiatan ini sangat beragam: mulai dari guru SD sampai SMA, siswa dari berbagai jenjang pendidikan, adik-adik mahasiswa, para pegiat literasi, hingga ustaz-ustaz dari pesantren. Suasana ruangan terasa hangat dan penuh semangat.

Kegiatan dibuka oleh moderator, Pak Mashadi, sosok yang sangat familiar di Kabupaten Pidie Jaya. siapa sih yang tidak kenal beliau? Seorang tokoh yang sangat aktif di bidang pendidikan, sosial, literasi dan juga pada kegiatan guru-guru ABK. Beliau sudah banyak meraih capaian yang menginspirasi. Dengar suaranya saja kita sudah tau bahwa itu adalah beliau, karena mempunyai ciri khas tersendiri. 

📚 Artikel Terkait

Pemko Apresiasi Pelaksanaan Coaching Clinic KUR Syariah oleh Kemenparekraf

METODE ATAU SISTEM YANG PERLU DI KAJI ULANG?

Kumpulan Sajak AlkhairAljohore@

One Person One Tree untuk Setiap ASN Kemenag yang Merayakan Ultah

Ketika beliau membuka kegiatan, mata saya tertuju pada sosok di sampingnya. Wajahnya asing bagi saya. Ketika diperkenalkan, namanya adalah Bapak Tabrani Yunis. Jujur, saya belum pernah mendengar nama itu sebelumnya. Saya pikir, mungkin beliau hanya seorang narasumber biasa, seperti pada kegiatan-kegiatan lainnya.

Namun karena rasa penasaran, saya pun membuka Google dan mengetik namanya. Ternyata, hasil pencariannya membuat saya tercengang. Bapak Tabrani Yunis adalah seorang penulis yang telah menghasilkan lebih dari seribu tulisan, yang telah dimuat di berbagai media, baik cetak maupun online. Saya seperti tertampar kenyataan. 

Saya, yang belum pernah menulis satu artikel pun, merasa sangat kecil. “Bisa nggak ya saya berada di sini? Cocok nggak ya saya duduk di ruangan ini?” tanya saya dalam hati.

Kemudian, Bapak Tabrani Yunis mulai mengambil alih untuk menjelaskan materi pelatihan. Awalnya, saya sempat berpikir bahwa kegiatan ini akan membosankan. Sebelum beliau memulai presentasi, saya melihat sosok beliau tampak pendiam, tegas, bahkan terkesan cuek. Saya pikir, “Wah, ini pasti akan jadi kegiatan yang kaku dan menjemukan.”

Tapi dugaan saya ternyata salah besar.

Saat beliau mulai berbicara, saya langsung terkesima. Cara beliau menyampaikan materi sangat menarik dan menyenangkan. Beliau mampu menguasai kelas dengan sangat baik. Audiens pun aktif terlibat dalam diskusi. Di sela-sela materi, beliau menyelipkan candaan yang ringan dan menghibur, sehingga suasana tidak kaku dan kami pun tidak bosan mengikuti sesi demi sesi.

Setelah itu, beliau memutar sebuah video podcast dan meminta kami untuk menyampaikan apa yang kami tangkap dari tayangan tersebut. Saya pun mendapat kesempatan untuk berbicara. Saya menyampaikan bahwa menulis itu tidak bisa langsung begitu saja. Ada tahapannya: mulai dari kesadaran diri, kemudian membangun konsistensi, membentuk kebiasaan, dan yang terakhir adalah memiliki tujuan dalam menulis.

Setelah sesi tersebut, kami diminta membuka website potretonline.com dari ponsel kami. Jujur, saya belum pernah membuka website itu sebelumnya. Ini benar-benar pengalaman pertama saya. Di dalam website tersebut tersedia berbagai jenis tulisan: cerita inspiratif, artikel, esai, dan sebagainya. Kami diminta memilih satu artikel untuk dibedah.

Awalnya saya bingung, tapi Bapak Tabrani menjelaskan dengan sangat rinci mengenai kerangka-kerangka yang bisa digunakan dalam membedah artikel, seperti memahami isi, gaya penulisan, kekuatan pesan, struktur kalimat, dan kesan yang ditinggalkan tulisan tersebut kepada pembaca.

Beberapa peserta kemudian diminta mempresentasikan hasil bedah artikelnya. Setelah sesi itu selesai, kami pun istirahat untuk salat dan makan siang.

Kegiatan dilanjutkan kembali tepat pukul 14.00 WIB. Dan di sinilah acara puncak dimulai yaitu bedah buku yang berjudul Sejarah Mati di Kampung Kami, yang merupakan karya Nezar Patria, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo). 

Buku tersebut merupakan kumpulan esai, catatan jurnalistik, dan refleksi personalnya selama bertugas di Aceh, termasuk pengalaman pasca tsunami 2004 hingga dinamika demokrasi dan jurnalisme di daerah itu.

Beliau membedah buku tersebut dengan sangat menyeluruh: dari desain sampulnya, judul, isi, gaya bahasa, hingga makna yang terkandung di dalamnya. Beliau juga mengajak kami untuk melihat cara penulis menyusun kata dan membangun alur cerita. Dari kegiatan ini, saya benar-benar belajar bahwa menulis itu adalah proses dan tidak ada keberhasilan tanpa memulai dari nol.

Di akhir kegiatan, kami melakukan sesi foto bersama dan menyampaikan kesan dan pesan tentang kegiatan yang telah kami ikuti. Saya pribadi merasa sangat bersyukur. Bukan hanya karena mendapat ilmu baru, tapi karena hari itu membuka pandangan saya: bahwa semua orang bisa menulis, bisa berkarya, dan bisa menginspirasi asal mau belajar dan memulai.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Pak Tabrani Yunis yang telah menyentuh semangat saya lewat cara yang tak terduga: dari rasa penasaran… menjadi percikan semangat yang menyala.

RAHAYULISNA, S. Pd (GURU SD NEGERI 11 BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

BENGKEL OPINI RAKyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00