🔊
Dengarkan Artikel
Oleh Anies Septivirawan
Semesta terhampar, yang bertabur ayat-ayat-Mu: aku bernafas, menghirup udara gratis, aku mendengar kicau burung, gemericik air sungai yang kini telah dibungkus kemasan wisata.
Semesta terhampar, yang bertabur ayat-ayat-Mu: aku menatap langit senja, melengkung seperti seberkas alis di wajahmu, wajahmu hanya sekedip mataku.
Semesta terhampar, yang bertabur ayat-ayat-Mu: aku menatap cahaya bintang menggantung di langit seperti sorot bening matamu
Aku tlah usai membaca
Sorot bening matamu
Di bening matamu
Ada aku dan kamu di sana
Aku dan kamu
Menyimpan cerita cinta
Aku jatuh cinta, pada-Mu
Situbondo, akhir April 2025
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📚 Artikel Terkait
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






