POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

BENGKEL OPINI RAKyat

RedaksiOleh Redaksi
April 25, 2025
Yuk, Kenali Hukum Taklifi dalam Islam!
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Heri Iskandar


Cara Mudah Merawat Logika
–‐————‐————————————
Jum’at, 25/4/2025 (Edisi 1369)

"Apa pantas materi khutbah Jum'at tadi menurut kau Bib?"
"Yang Abang rasa janggal apa?"
"Pemain Sirkus di Taman Safari kan profesi cari makan!" 
"Mamang iya!"
"Terus apa yang terlanggar dengan agama kita?"
"Yang Khatib persoalkan bukan cara mereka cari makan, tapi orang-orang yang memperlakukan mereka seakan sama dengan satwa yang ada di sana."
"Sampai kita dianggapnya biadab apa pasal?"
"Bukan kita, tapi orang-orang yang menikmati derita mereka sebagai mata pencaharian yang dianggap terkutuk. Mereka yang dibayar untuk melindungi orang-orang kecil yang tertindas tapi tidak berbuat apa-apa selain bernarasi bak pahlawan. Itu yang Pak Ustad sorot tadi."
"Di bagian ini pun aku tidak paham, maksudnya bagaimana itu?"
"Sebenarnya itu hanya contoh kezaliman yang dibiarkan oleh pihak berwenang Bang. Yang jadi pokok bahasan bukan itu melainkan larangan bagi manusia berlaku zalim kepada sesama seperti yang tersurah di As Syura Ayat 42 serta Surat Al An'am 21."
"Hubungan dengan pemain Oriental Sirkus Taman Safari apa?"
"Seperti yang aku bilang di awal tadi, hanya salah satu contoh kezaliman yang sengaja dibuat untuk menghibur orang lain. Tidak semestinya terjadi di negeri kita yang berlandaskan hukum."
"Coba kau ringkas biar aku lebih bisa cepat paham!"
"Khatib coba membahas apa yang sedang ramai di media tentang sejumlah pekerja Sirkus Taman Safari yang mencari keadilan karena dieksploitasi dan dianiaya oleh pengelolanya tanpa menghargai hak-hak mereka sebagai manusia."
"Terus..?"
"Khatib menyorotnya dari perspektif agama."
"Terus lagi?"
"Di mana tanggung jawab pihak-pihak yang dibayar untuk melindumgi mereka? Padahal, dari tahun 1997 pelanggaran HAM yang menimpa korban sudah dilaporkan tapi sampai sekarang hanya cari-cari fakta saja."
"Tidak salah juga karena keahlian mereka cuma cari fakta. Itu pun sesudah viral."
"Kalaulah yang bertanggung jawab atas mereka orang Islam, mana tanggung jawab mereka dengan Allah? Itu yang beliau sorot."
"Kenapa semua orang disalahkan?"
"Tidak pernah beliau ucapkan itu. Yang Khatib maksud adalah betapa celaka dan berdosa orang yang tau akan derita hamba Allah tadi tapi tidak coba membantu."
"Berarti yang beliau tikam Komnas HAM-lah!"

“Juga Menteri HAM, Anggota Dewan dan semua orang yang punya kuasa tapi tidak dengan serius membela korban serta menindak pelaku..!”

🙏Heri Iskandar

📚 Artikel Terkait

Budaya Ukir Inai Dilombakan

St. Sri Emyani: Melodi Kata dari Panggul Trenggalek Menggetarkan Dunia Sastra Jawa

Dibantu Dapur Umum, Pemko Ucapkan Terima Kasih Kepada BNPB

Rindu Gampong di Bulan Ramadan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Ketika Perempuan Aceh Berdaya, Menembus Sekat Patriarki

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00