• Latest

Perempuan Yang Tak Lagi Jadi Tulang Rusuk

April 24, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Perempuan Yang Tak Lagi Jadi Tulang Rusuk

Redaksiby Redaksi
April 24, 2025
Reading Time: 3 mins read
Tags: #Puisi
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh:Ririe Aiko

(Puisi esai yang difiksikan dari fenomena banyaknya perempuan yang menjadi pencari nafkah utama sebagai penopang ekonomi keluarga) (1)

—000—

Pukul tujuh pagi,
ia mengenakan blazer abu dan lipstik seadanya.
Merias wajah dengan terburu-buru.
Meninggalkan rumah dengan sepatu yang menyimpan langkah doa,
dan selembar pesan di meja makan:
“Jangan lupa siram anggrek. Aku rapat sampai malam.”

Namanya Arum.
Di kantor, ia manajer pemasaran yang disegani.
Di rumah, ia menjadi ibu dan istri
yang kerap hanya sempat mencium dahi anaknya
di antara fajar dan larut malam.

Di balik pintu, seorang lelaki membuka tirai,
mengangkat cucian,
memasak bubur untuk bayi mereka,
dan menahan tanya yang tak pernah ia ucapkan.
Getir dan pahit ia telan bersama perasaan bersalah.

Namanya Galang.
Lima tahun lalu, ia adalah teknisi di negeri Jepang.
Pulang dari perantauan, mencoba peruntungan di negeri sendiri.
Tapi ternyata negeri ini tak butuh yang ahli,
Yang punya koneksi lebih banyak dicari.
Sejak itu, Galang hanya menjadi ayah rumah tangga.
Ratusan lamaran, ia kirimkan.
Tapi usia empat puluh, membuatnya terjebak dalam sistem rumit.

Iklan kerja lebih sering memanggil:
“Single usia maksimal 25 tahun, menarik, energik.”
Mesin seleksi digital menghapus kata ayah muda
dari daftar yang dianggap layak.
Kecuali ia masih kerabat para petinggi.

Ia bukan pemalas.
Ia hanya laki-laki yang kalah bersaing
di antara lowongan yang absurd,
lebih dari pengalaman dan ketekunan.

Data berkata,
Sektor jasa dan administrasi lebih terbuka untuk perempuan. (2)
Laki-laki usia 30 ke atas, tanpa gelar tinggi,
lebih sulit diserap industri formal. (3)
Sistem ekonomi kita masih bias,
Aturan kerapkali mempersulit sebagian rakyat.

—000—

Di ruang tamu, Galang membaca iklan lowongan
dengan kening mengerut dan gendongan bayi di bahu.
Ia tak cemburu pada Arum,
hanya kadang sorotan kanan-kiri,
Membuatnya jatuh dalam jurang rendah diri.

“Kerja dong, Mas. Masa dinafkahi istri terus?”
Sindir para tetangga.
Galang hanya tersenyum kecut,
sebab menjelaskan kemiskinan sistem pada obrolan warung,
seperti membacakan puisi ditengah antrean sembako.

—000—

Dan Arum, setiap malam,
mengusap lehernya yang pegal oleh layar monitor,
lalu berkata:
“Yang penting kita masih bisa makan dan tertawa.”

Baca Juga

8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Di Antara Takbir dan Keranda

Di Antara Takbir dan Keranda

Maret 23, 2026

Ia bukan lagi tulang rusuk,
yang tersembunyi di balik dada Adam,
ia telah menjadi tulang punggung,
yang memanggul hari-hari dan biaya hidup
dengan pundak yang rapuh namun dipaksa kuat.

Kartini kini tak hanya memperjuangkan dirinya,
tapi juga pasangannya.
Ia tak menuntut suaminya jadi pahlawan,
karena ia tahu:
tak semua perang dimenangkan dengan pedang, kadang justru dengan kesediaan
menahan luka dalam diam.

ADVERTISEMENT

Dan Galang,
dalam sunyi nya,
adalah lelaki yang mencintai dalam bentuk paling jujur:
menerima tertinggal tanpa merasa kalah,
Ia tetap berusaha menyiram anggrek sambil menyiapkan santapan untuk istrinya yang lelah bekerja.

CATATAN:
(1)https://www.bps.go.id/id/publication/2025/03/27/1c11ddc250d82e97f1eafe29/cerita-data-statistik-untuk-indonesia—female-breadwinners–fenomena-perempuan-sebagai-pencari-nafkah-utama-keluarga.html
(2) Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2023). Profil Gender dalam Ketenagakerjaan.
(3) Laporan ILO & BPS. (2023). Kesenjangan Kesempatan Kerja Berdasarkan Gender dan Usia di Indonesia.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com