• Latest
Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan - 1000530058_11zon | # Ironi | Potret Online

Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan

April 24, 2025
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

ā€ŽGhost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b

Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai

April 19, 2026
ad86b955-a8e6-412e-b371-a15c846736db

Sedih Sekali, Ibu Guru Diacungi Jari Tengah oleh Siswanya Sendiri

April 19, 2026
Minggu, April 19, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
April 24, 2025
in # Ironi, #Ijazah Palsu, #Jokowi, #Tuntutan, Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
0
Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan - 1000530058_11zon | # Ironi | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Rosadi Jamani

Soal nasab nabi memang panas, dulu. Tapi, tak ada yang disidang. Hilang begitu saja. Ijazah Jokowi juga demikian, panas, penuh drama, intrik, demo, rakyat terbelah, dua sudah masuk penjara, satu tersangka. Nah, baru kali ini isu super hot itu masuk persidangan. Sebelumnya memang ada, cuma soal pencemaran nama baik. Mari kita simak wak sambil seruput kopi lagi.

Solo, 24 April 2025, di saat umat manusia sedang memikirkan cara kolonisasi Mars dan Elon Musk sibuk nyari sinyal Starlink di hutan Kalimantan, Pengadilan Negeri Solo justru disibukkan oleh perkara yang tak kalah monumental, “Dugaan Ijazah Palsu Presiden Joko Widodo.” Kalau ini difilmkan, bisa jadi spin-off dari ā€œThe X-Filesā€ atau sinetron azab Indosiar “Pasangan Pengoplos BBM Mati Terbakar Bensin”

Dalam sebuah sidang yang penuh ketegangan, dramatisasi, dan kekurangan dokumen fotokopi, Majelis Hakim yang diketuai Putu Gde Hariadi memimpin sidang. Ia didampingi Sutikna dan Wahyuni Prasetyaningsih. Para hakim yang diyakini bisa membedakan ijazah asli dengan fotokopian KTP bekas bungkus gorengan.

Jokowi tidak hadir secara fisik. Ia diwakili oleh pengacaranya, Irpan, yang tampak tenang seperti karakter pengacara dalam film “Suits”, hanya minus jas mahal dan kamera slow-motion.

Penggugat, Muhammad Taufiq, dari kelompok “TIPU UGM” datang membawa semangat 45, segepok berkas, dan niat untuk mengguncang tatanan administratif negara. Ia bahkan mengusulkan Profesor Adi Sulistiyono dari Universitas Sebelas Maret sebagai mediator. Kenapa? Karena katanya, “Profesor Adi pernah lulus kuliah Tanpa Skripsi!” sebuah prestasi yang patut dimasukkan ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Sidang sempat diskors beberapa kali. Bukan karena para hakim butuh ngopi, tapi karena surat kuasa dari SMA Negeri 6 Surakarta entah nyangkut di mesin fotokopi atau belum diketik. Rumor lain menyebutkan bahwa ijazah tersebut sempat dibawa kabur oleh ninja berkostum Doraemon.

Publik? Tentu heboh. Netizen langsung jadi ahli forensik dokumen, sejarah pendidikan, dan bahkan astrologi. Beberapa berspekulasi bahwa ijazah Jokowi sebenarnya ditulis di papyrus kuno era Firaun. Sementara yang lain menduga itu hasil prakarya anak magang di Hogwarts.

Proses mediasi diberi waktu 30 hari, dengan bonus 10 hari jika para pihak butuh rehat untuk menonton ulang video klarifikasi di YouTube. Semua ini berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 yang sepertinya juga mewajibkan pihak tergugat membawa martabak sebagai bentuk itikad baik.

Sementara itu, konspirasi demi konspirasi bermunculan. Ada yang bilang ijazah Jokowi ditulis pakai tinta simpati. Ada yang yakin UGM saat itu hanyalah mitos seperti Atlantis. Bahkan ada yang curiga, nama “Joko Widodo” sebenarnya anagram dari “Dijok Woto-O”, bahasa Jawa kuno untuk “yang belum tentu hadir”.

Kini, bangsa ini menanti jawaban. Bukan hanya dari majelis hakim, tapi dari langit, bumi, dan mungkin Google Drive sekolah yang entah kenapa tidak bisa dibuka karena lupa password.

Apakah ini akhir dari segala drama ijazah? Ataukah ini hanya babak awal dari sinetron panjang berjudul, “Ijazah yang Hilang: Konspirasi 7 Koperasi dan 1 Birokrasi”?

Satu yang pasti, wak! Kalau negara ini bisa bertahan dari debat ijazah, maka kita pasti bisa bertahan dari serangan alien. Atau minimal, dari harga tahu goreng yang naik dari seribu jadi dua ribu.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Share234SendTweet146Share
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Akhirnya Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuk Persidangan - D490593C 8440 4672 B996 90A6D3E345B5 | # Ironi | Potret Online

HABA Si PATok

POTRET Online

Ā© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

Ā© 2026 potretonline.com