Dengarkan Artikel
Oleh Heri Iskandar
Cara Mudah Merawat Logika
Jum’at, 28/3/2025 (Edisi 1346)
“Apa yang bisa kau simpulkan dari khutbah Jum’at tadi Bib?”
“Sebuah renungan yang bermanfaat sebelum kita berpisah dengan Ramadhan tahun ini.”
“Yang bisa kau simpulkan apa?”
“Berbahagialah Umat Muhammad yang telah menjadikan Bulan Suci Ramadhan sebagai bulan untuk menyucikan diri dari dosa-dosa yang telah diperbuat.”
“Selain itu?”
“Sebenarnya ada tiga!”
“Yang aku dengar juga tiga, tapi lupa apa yang dua lagi. Mungkin bisa kau ulang untuk sama-sama kita amalkan.”
“Berbahagialah Umat Muhammad yang di sisa waktu dua hari lagi mampu meraih semua keutamaan Ramadhan tanpa dikotori oleh ucapan yang provokatif, perbuatan yang tercela, makan minum yang tidak jelas serta prilaku yang menyimpang.”
“Satunya lagi apa?’
‘Barang siapa berdoa di pengunjung Ramadhan agar Allah menjaga dirinya dari godaan dunia di sisa hidupnya, maka Allah akan melindunginya dari Iblis dan Setan hingga kelak ajal menjemputnya dalam keadaan yang salih.”
📚 Artikel Terkait
“Tentang perbuatan tercela bagaimana maksudnya itu?”
“Jauhkan diri dari apa saja yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya Muhammad. Di antaranya tidak melanjutkan perbuatan yang dilarang setelah Puasa berlalu.”
“Kalau aku tidak salah dengar Khatib tadi ada menyebut godaan wanita. Maksudnya apa itu Bib?”
“Menurut beliau banyak orang yang selama Bulan Suci Ramadhan khusyu’nya tiada dua tapi gagal melawan bisik-bisik wanita setelahnya.”
“Memang itu yang mau aku tanya, bagaimana maksudnya itu?”
“Berkirim pesan kepada wanita yang bukan isteri saja menurut beliau menjadi petanda bahwa orang tersebut tidak sungguh-sungguh ingin menjauhkan diri dari dosa. Begitu juga permohonan ampunannya di bulan Ramadhan tidaklah tulus.”
“Terus lagi..?”
“Menurut beliau godaan atau rayuan seorang wanita kerap membuat orang lebih mendengar bisikan setan dari pada janjinya kepada Allah. Itu sesuai bunyi Habis Nabi yang beliau kutip.”
“Hadis bagaima itu?”
….”tidaklah aku tinggalkan cobaan yang lebih besar kepada umatku kecuali godaan wanita..!”
“Kalau aku bilang beliau menyindir Kang Emil Bandung kau setuju tidak?”
“Apa hubungannya dengan Pak Ridwan Kamil Bang?”
“Soalnya beliau sedang diterpa isu telah tergoda oleh seorang wanita cantik. Beritanya sedang viral di media.”
“Itu persepsi Bang JAGo pribadi. Aku sendiri sama sekali tidak menyimak ada kata-kata Khatib yang bermaksud menyinggung seseorang..!”
——————————————————————
🙏Heri Iskandar
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini






