POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Moral yang Ikut Terguling

RedaksiOleh Redaksi
March 16, 2025
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Ririe Aiko

Pagi itu, Emak sudah siap tempur. Seragam anak rapi, bekal aman, motor menderu, dan wajah penuh tekad. Seperti biasa, tugas suci mengantar anak ke sekolah harus dijalankan tanpa cela. Tapi di tengah jalan, sesuatu mengalihkan perhatiannya.

Kerumunan besar. Suara ribut. Motor-motor diparkir asal. “Astaga! Ini pasti ada yang bagi-bagi THR!” pikir Emak, hatinya mendadak berdebar.

Dia menghentikan motor di pinggir jalan, berharap rezeki nomplok menyapanya. Namun, saat mendekat, pemandangan di depan membuatnya mengernyit. Bukan pejabat bagi-bagi amplop, bukan pula influencer nyebar duit demi konten. Yang ada hanya sebuah truk terguling dan ratusan telur bergelimpangan di aspal.

Tapi yang bikin lebih shock, bukannya menolong si sopir yang tampak lemas di pinggir jalan, warga justru sibuk berburu telur! Ada yang jongkok cepat mengumpulkan ke dalam kantong kresek, ada yang masukin telur ke dalam helm, ada pula yang santai ngelap telur dengan baju sebelum memasukkannya ke jok motor.

Emak melongo. “Ya Ampun Tuhan, empatinya di mana?”

Si sopir truk cuma bisa melihat dengan pasrah, tenaganya tak cukup kuat untuk menghalau pencurian massal.

📚 Artikel Terkait

Pendekar Lembah Mahoni

Syarifuddin Aliza

The Poems of Humairah Binti Zul Hasimi

Puisi -Puisi Zulkifli Abdy

Emak menepuk jidat. Pemandangan ini terlalu absurd. Tapi makin dipikir, makin masuk akal.

“Ah, pantes aja. Ini kan negeri di mana bantuan bencana kadang dikorupsi. Di mana dana kemanusiaan kadang disunat habis-habisan. Jadi, kalau pejabatnya aja begitu, ya warganya mungkin sekadar mengikuti teladan.”

Miris, memang. Apakah sebegitu miskinnya moral masyarakat sampai jika ada kesempatan untuk mengambil keuntungan, meski itu dari penderitaan orang lain, mereka berlomba adu cepat. Siapa cepat, dia dapat! Seolah semua hal harus ditakar dengan keuntungan yang berbau materi.

Harga telur itu tidak seberapa, semiskin apapun kita, seharusnya kita tidak mengambil apa yang bukan menjadi hak kita, apalagi dibalik musibah orang lain.

Pelajaran moral seperti itu adalah hal yang paling mendasar, yang diajarkan sejak kita duduk di bangku Sekolah Dasar. Tapi banyak orang-orang lupa bukan karena mereka tidak pernah belajar, tapi karena Nurani mereka mati oleh kerakusan.

“Mungkin rakyat negeri ini bukan sekadar butuh telur gratis,tapi juga butuh contoh pemimpin yang bisa menjadi Teladan”

Sumber referensi:https://youtu.be/7nJ-5_vQt6M?si=KrhXSTU_tEajiZBZ

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Gercep Sita Aset Rakyat

Gercep Sita Aset Rakyat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00