POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home akhlak

Moral yang Ikut Terguling

Redaksi by Redaksi
Maret 17, 2025
in akhlak
0


Oleh Ririe Aiko

Pagi itu, Emak sudah siap tempur. Seragam anak rapi, bekal aman, motor menderu, dan wajah penuh tekad. Seperti biasa, tugas suci mengantar anak ke sekolah harus dijalankan tanpa cela. Tapi di tengah jalan, sesuatu mengalihkan perhatiannya.

Kerumunan besar. Suara ribut. Motor-motor diparkir asal. “Astaga! Ini pasti ada yang bagi-bagi THR!” pikir Emak, hatinya mendadak berdebar.

Moral yang Ikut Terguling - 0A8320DD 7210 45A7 8EA4 B0B5A9D2ADEF | akhlak | Potret Online
Baca Juga
Agama Islam
World Cup, Qatar dan Dakwah Ketauldanan
19 Des 2022

Dia menghentikan motor di pinggir jalan, berharap rezeki nomplok menyapanya. Namun, saat mendekat, pemandangan di depan membuatnya mengernyit. Bukan pejabat bagi-bagi amplop, bukan pula influencer nyebar duit demi konten. Yang ada hanya sebuah truk terguling dan ratusan telur bergelimpangan di aspal.

Tapi yang bikin lebih shock, bukannya menolong si sopir yang tampak lemas di pinggir jalan, warga justru sibuk berburu telur! Ada yang jongkok cepat mengumpulkan ke dalam kantong kresek, ada yang masukin telur ke dalam helm, ada pula yang santai ngelap telur dengan baju sebelum memasukkannya ke jok motor.

Moral yang Ikut Terguling - A00A10D8 1ABE 40E0 9271 18B3BEB3E9AB | akhlak | Potret Online
Baca Juga
akhlak
KODRAT DAN PRASANGKA BAIK
16 Agu 2022

Emak melongo. “Ya Ampun Tuhan, empatinya di mana?”

Si sopir truk cuma bisa melihat dengan pasrah, tenaganya tak cukup kuat untuk menghalau pencurian massal.

Moral yang Ikut Terguling - 1A5825FD 8958 49B7 9A60 BF709930ED56 | akhlak | Potret Online
Baca Juga
Agama Islam
Pungli, Satu dari 70 Dosa Besar
17 Jun 2022

Emak menepuk jidat. Pemandangan ini terlalu absurd. Tapi makin dipikir, makin masuk akal.

“Ah, pantes aja. Ini kan negeri di mana bantuan bencana kadang dikorupsi. Di mana dana kemanusiaan kadang disunat habis-habisan. Jadi, kalau pejabatnya aja begitu, ya warganya mungkin sekadar mengikuti teladan.”

Miris, memang. Apakah sebegitu miskinnya moral masyarakat sampai jika ada kesempatan untuk mengambil keuntungan, meski itu dari penderitaan orang lain, mereka berlomba adu cepat. Siapa cepat, dia dapat! Seolah semua hal harus ditakar dengan keuntungan yang berbau materi.

Harga telur itu tidak seberapa, semiskin apapun kita, seharusnya kita tidak mengambil apa yang bukan menjadi hak kita, apalagi dibalik musibah orang lain.

Pelajaran moral seperti itu adalah hal yang paling mendasar, yang diajarkan sejak kita duduk di bangku Sekolah Dasar. Tapi banyak orang-orang lupa bukan karena mereka tidak pernah belajar, tapi karena Nurani mereka mati oleh kerakusan.

“Mungkin rakyat negeri ini bukan sekadar butuh telur gratis,tapi juga butuh contoh pemimpin yang bisa menjadi Teladan”

Sumber referensi:https://youtu.be/7nJ-5_vQt6M?si=KrhXSTU_tEajiZBZ

Next Post
Moral yang Ikut Terguling - 9e9d2dd3 59c8 461b 9cdb 20902cfce3f5 | akhlak | Potret Online

Gercep Sita Aset Rakyat

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah